@perspektif_coid: Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Benyamin Davnie mengandalkan Sistem Integrasi Geospasial Informasi Tanah dan Pajak (SISGITA) untuk menyatukan data pertanahan dan perpajakan dalam satu sistem. Inovasi tersebut kini telah direplikasi oleh 58 pemerintah daerah kabupaten/kota di Indonesia dan diharapkan dapat mendukung peningkatan pendapatan asli daerah (PAD). Benyamin mengatakan SISGITA dirancang untuk mempertemukan data pertanahan dan perpajakan yang sebelumnya berada dalam administrasi berbeda. Integrasi tersebut diharapkan membuat pemerintah memiliki basis informasi yang lebih terpadu dalam melakukan pendataan dan pengelolaan pajak. “SISGITA dibentuk agar data pertanahan dan perpajakan yang selama ini menjadi bagian dari administrasi berbeda, dapat dipertemukan dalam satu sistem informasi yang lebih terintegrasi,” ujar Benyamin dalam keterangannya, Senin (21/9/2026). Salah satu komponen penting dalam SISGITA adalah penggabungan Nomor Identifikasi Bidang (NIB) milik Badan Pertanahan Nasional (BPN) dengan Nomor Objek Pajak (NOP) Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) milik pemerintah daerah. Benyamin mengatakan kualitas data menjadi bagian penting dalam menentukan kebijakan pemerintah, khususnya yang berkaitan dengan pendataan dan pengelolaan pajak. “Keputusan mengenai pendataan dan pengelolaan pajak sangat bergantung pada kualitas informasi yang digunakan pemerintah,” kata dia. Karena itu, menurut Benyamin, pengembangan sistem informasi yang mampu mengintegrasikan data tersebut perlu terus didorong. Langkah tersebut dinilai penting untuk memperkuat tata kelola pemerintahan sekaligus mendukung pengambilan keputusan berbasis informasi yang lebih baik. Selengkapnya di perspektif.co.id
PERSPEKTIF.CO.ID
Region: ID
Wednesday 23 September 2026 01:03:41 GMT
Music
Download
Comments
There are no more comments for this video.
To see more videos from user @perspektif_coid, please go to the Tikwm
homepage.