@anotherdaisies: Sejak hari penjemputan di bandara itu, dinamika di antara kalian berubah drastis. Jay yang selalu hangat, penuh perhatian, dan pandai mencairkan suasana seolah menjadi tempat berlindung baru bagimu. Berbeda dengan Sunghoon yang penuh benteng pertahanan, bersama Jay kamu bisa kembali menjadi dirimu yang dulu—tanpa perlu merasa menjadi beban atau pengikis harga diri seseorang. Siang itu, kamu duduk di sebuah kafe. Di depanmu, Jay sedang sibuk memotong kue red velvet lalu menggeser piringnya mendekat ke arahmu. "Cobain deh, ini manisnya pas. Gak kayak espresso yang biasa diminum Sunghoon," gurau Jay dengan senyum khasnya yang menawan. Kamu tertawa pelan, mengambil suapan kecil. "Enak! Makasih ya, Jay. Kamu selalu tahu cara bikin suasana hatiku membaik." "Tugas utamaku kan memang bikin kamu senyum lagi," Balas Jay tulus. Matanya menatapmu lembut, ada selapis perhatian mendalam yang tak pernah ia sembunyikan sejak ia kembali. "Aku gak tahu pasti apa yang terjadi antara kamu dan Sunghoon selama aku di luar negeri. Tapi yang aku tahu, aku gak suka liat kamu sedih kayak kemarin." Jemarimu memegang cangkir teh lebih erat. Kalimat Jay begitu menenangkan, menghangatkan bagian dadamu yang sempat membeku akibat penolakan Sunghoon. Namun, ketenangan itu tak bertahan lama. Suara denting pintu kafe berbunyi, disusul aura dingin yang mendadak memenuhi ruangan. Sunghoon melangkah masuk. Pria itu mengenakan kemeja hitam formal, tampak baru saja menyelesaikan urusan bisnis keluarga. Pandangan Sunghoon langsung terkunci pada meja kalian—pada posisimu yang duduk sangat dekat dengan Jay, dan pada tangan Jay yang baru saja terulur untuk merapikan helai rambut di pipimu. Langkah Sunghoon terhenti sejenak. Rahangnya mengeras rapat, kilat di matanya begitu tajam hingga mampu menusuk siapapun yang menatapnya. "Sunghoon? Sini gabung!" Panggil Jay santai sambil melambaikan tangan, sama sekali tak terpengaruh oleh raut menyeramkan kembarannya. Sunghoon melangkah mendekat, namun ia tidak duduk. Ia berdiri menjulang di samping meja kalian, menatapmu yang reflek menunduk dan menarik diri dari jangkauan Jay. "Papa nyariin lo di kantor, Jay. Ada berkas ekspansi yang harus lo tanda tangani sekarang," Ucap Sunghoon dengan suara dingin, sedikit bergetar menahan emosi. Jay menaikkan sebelah alisnya, lalu melirik jam tangan mewahnya. "Oh ya? Yaudah kalau gitu. Y/n, aku antar kamu pulang dulu ya sebelum ke kantor?" "Gak usah!" Potong Sunghoon cepat sebelum kamu sempat menjawab. Tatapan matanya berpindah menghunusmu. "Dia pulang sama gue." "Bukannya, lagi marahan ya?" Tanya Jay tenang namun tajam, seolah sengaja memancing reaksi kembarannya. "Biar gue aja yang antar Y/n. Kasihan dia kalau harus di mobil sama orang yang selalu pasang muka judes." Suasana di meja itu mendadak hening dan mencekik. Sunghoon mengepalkan tangannya kuat-kuat di sisi tubuh, menatap Jay dengan penuh permusuhan, lalu beralih menatapmu yang masih membisu—menunggu keputusanmu yang berada dalam kebimbangan. "Aku pulang sama kamu aja," Ucapmu pelan akhirnya, sambil memalingkan wajah dari Sunghoon. Jemarimu terulur meraih ujung lengan kemeja Jay, menggenggamnya erat seolah meminta perlindungan. Sentuhan jarimu di lengan Jay menjadi sumbu yang memicu ledakan di dada Sunghoon. Mata gelap pria itu melebar seperkian detik, menatap jemarimu yang memegang kemeja kembarannya—sebuah gestur yang dulu selalu menjadi hak miliknya. Udara di sekitar kalian mendadak terasa begitu dingin dan mencekik. Rahang Sunghoon mengeras, membendung luapan amarah, cemburu, dan rasa kehilangan yang datang menghantamnya tanpa ampun. Jay melirik pegangan tanganmu di lengannya, lalu tersenyum tipis—sebuah senyuman penuh kemenangan yang tersembunyi halus. Ia menepuk punggung tanganmu lembut sebelum kembali menatap Sunghoon yang berdiri kaku bagai patung. "Dengar sendiri kan, Hoon?" ucap Jay tenang, suaranya mengalun santai namun menusuk. "Biar gue yang antar Y/n pulang. Lo bisa duluan ke kantor, nanti gue nyusul." Comsec++ #Sunghoon #jay #enhypen #pov

𝐃𝐚𝐢𝐬𝐢𝐞𝐬🐜
𝐃𝐚𝐢𝐬𝐢𝐞𝐬🐜
Open In TikTok:
Region: ID
Wednesday 23 September 2026 09:25:24 GMT
6510
1728
39
40

Music

Download

Comments

sweettcatt_
miaw🐈‍⬛ :
kasihan jugaa my baby hoonie🥲, tapi biarin ah, Jay maju jayy😭
2026-09-23 09:59:04
19
anotherdaisies
𝐃𝐚𝐢𝐬𝐢𝐞𝐬🐜 :
Lanjutan 1-4
2026-09-23 09:26:02
4
jeyyiejay
jyaxi. :
nahh demen ni gw kalo tegas gini, biar si hoon hoon mikir apesii mau dia sebenernya
2026-09-23 09:40:13
18
wonmatchahoonie
nng :
suka nih kalo y/n ga menye-menye, btw yuk kak lanjut
2026-09-23 09:56:41
5
ofcheiawul
haechan’s indomaret partner :
yah cowo bingung ini lagi
2026-09-23 09:40:11
3
0laolaola
. :
apa mau mu hoon
2026-09-23 10:08:46
1
rrnnll06
leminaleee :
konflik nya seru banget
2026-09-23 23:40:11
0
lilyaaakimlee
_lachibolalasim🌸♡🐳 :
aku tidak suka pria plin plan tapi kalau itu sunghoon bisa di bicarakan baik-baik🤭
2026-09-23 12:34:48
2
urlove0573
🦋 :
yeuhh sendirinya yang gamau di deketin giliran di turutin marah" gajelas
2026-09-23 10:00:17
1
wx.yqh
y :
kakk lanjutannyaa manaa
2026-09-23 14:36:38
0
noyys_nana
nana :
gereget bangett sama lu hoon🙂
2026-09-23 14:41:40
0
j922820
扎希拉 :
lanjut kaa
2026-09-23 15:44:04
0
nuycahaya72
Cahaya✨🦋 :
yuk lanjut yuk kak smngtttt
2026-09-23 10:54:36
0
loveeyhc
luckygirl🌴 :
eh salfok bgt gw sama videonya, sampek gak sadar sama caption nya😭
2026-09-23 13:58:49
0
sisilia3670
sweet hoonie :
gw gibeng jg lu hoon
2026-09-23 14:03:30
0
punyahoon6
𝒎𝒊𝒏𝒋𝒆𝒐𝒏𝒈𝒈𝒈🌻 :
YASHHH MY GURLLLL, PROUD OF YOUUUU JANGAN GOB LG YAA, sebenarnya kasian sii sm hoon krn banyak tekanannnnn, makanya hoon turunin egonya
2026-09-23 10:33:21
2
fitriwhyningsih
vtrii ୨୧ :
habis ini mikir yaa hoon, jangan jadi cowok bingung lagi, greget banget nyesel kan
2026-09-23 13:16:49
1
kaimahajijamalara
baby monster♥️ :
🤩🤩
2026-09-23 14:52:51
0
To see more videos from user @anotherdaisies, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos


About