Cherelon :
Pearl — Sebuah Perjalanan yang Tak Ingin Diakhiri
Kereta Astral melaju perlahan melewati hamparan bintang. Di balik jendela, cahaya planet-planet yang jauh tampak seperti serpihan berlian yang terapung di kegelapan.
Aku duduk sendirian di salah satu kursi, menikmati pemandangan sambil memikirkan perjalanan yang sudah kulalui.
Sampai seseorang duduk di sampingku.
Pearl.
"Belum tidur?" tanyanya pelan.
Aku menggeleng. "Belum. Kamu sendiri?"
Pearl tersenyum kecil. "Aku juga."
Untuk beberapa saat, kami hanya diam. Tidak ada percakapan penting. Tidak ada misi. Hanya suara lembut kereta dan pemandangan bintang yang terus bergerak.
Entah kenapa, justru keheningan itu terasa nyaman.
"Menurutmu," Pearl berkata sambil menatap keluar jendela, "kenapa orang-orang selalu takut kehilangan?"
Aku menoleh kepadanya.
"Mungkin karena mereka tahu sesuatu yang mereka sayangi tidak akan selalu berada di sisi mereka."
Pearl terdiam.
Kemudian dia menatapku.
"Kalau begitu... bagaimana kalau aku tidak ingin kehilanganmu?"
Aku tidak langsung menjawab.
Jantungku berdetak lebih cepat.
Pearl tertawa kecil, seolah menyadari betapa jujurnya kalimat yang baru saja keluar dari mulutnya.
"Aku tidak tahu sejak kapan," katanya, "tapi setiap kali perjalanan ini hampir berakhir, hal pertama yang kupikirkan adalah... apakah kamu masih akan berada di sampingku setelah semuanya selesai?"
Aku tersenyum.
"Kalau kamu masih mau berjalan bersamaku, aku akan tetap di sini."
Pearl memandangku beberapa detik.
Lalu dia tersenyum.
Senyumnya kali ini berbeda. Lebih hangat daripada biasanya.
"Janji?"
Aku mengulurkan tanganku.
"Janji."
Pearl menggenggam tanganku.
Di luar jendela, sebuah planet biru perlahan muncul dari balik kegelapan.
Namun malam itu, untuk pertama kalinya, aku tidak terlalu peduli dengan tujuan perjalanan kami.
Karena aku akhirnya mengerti.
Perjalanan yang paling ingin kujaga bukanlah perjalanan menuju planet mana pun.
Melainkan perjalanan yang kulalui bersama Pearl.
Dan selama dia masih menggenggam tanganku, aku tidak keberatan jika perjalanan itu berlangsung selamanya.
2026-09-24 03:16:38