@aburakan5020: #وادي_الدواسر #اليوم_الوطني_السعودي

Abu Rakan
Abu Rakan
Open In TikTok:
Region: SA
Wednesday 23 September 2026 19:22:07 GMT
4206
116
8
97

Music

Download

Comments

okk1234510
ٰ :
دمن 😂
2026-09-23 23:02:46
2
nm.502h
𝐴♡ :
عزززز
2026-09-23 22:36:57
1
3mx_0
3mx_0 :
كفو
2026-09-23 19:27:03
0
mdyz707
أبوعبدالله :
والله كفو ياهل الوادي
2026-09-23 23:22:49
0
ee_3ll
᷂غغنجى♯̶.ً :
2026-09-23 22:13:42
0
siiii_502
BASLI :
🎖️🎖️🎖️🎖️🎖️
2026-09-23 23:42:22
1
aa.58
مطحسـه :
حي ذا العين
2026-09-23 22:13:24
0
mfa12344321
Mfs :
🫡
2026-09-23 23:50:00
0
To see more videos from user @aburakan5020, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

#Pov :Sunghoon, laki-laki yang kamu sukai, namun memiliki sifat dingin dan selalu datar jika di ajak berbicara.  Setiap hari hanya wajah datarnya yang di berikan pada dunia, tidak pernah telihat tersenyum atau bahkan berinteraksi.  Semua orang tahu Sunghoon itu orang nya tertutup, selalu menyendiri di perpustakaan sambil membaca buku.  Dan itu setiap hari, setiap kamu mencoba mendekati nya, Sunghoon menghindar atau saat kamu mengajak nya mengobrol.  Hanya tatapan tak minat yang Sunghoon berikan dengan satu ucapan yang dia lontarkan.
#Pov :Sunghoon, laki-laki yang kamu sukai, namun memiliki sifat dingin dan selalu datar jika di ajak berbicara. Setiap hari hanya wajah datarnya yang di berikan pada dunia, tidak pernah telihat tersenyum atau bahkan berinteraksi. Semua orang tahu Sunghoon itu orang nya tertutup, selalu menyendiri di perpustakaan sambil membaca buku. Dan itu setiap hari, setiap kamu mencoba mendekati nya, Sunghoon menghindar atau saat kamu mengajak nya mengobrol. Hanya tatapan tak minat yang Sunghoon berikan dengan satu ucapan yang dia lontarkan. "Jangan ganggu gue." Tapi kamu tidak menyerah, mungkin itu tantangan mu karena sudah berani menyukai Sunghoon harus siap dengan semua sifat nya. Pagi itu kamu seperti biasa, menyapa dengan senyuman manis, lalu memberikan bekal padanya. Ya walaupun kamu tahu bekal makanan itu tak pernah di terima. Dan selalu berakhir di tempat sampah. Dan itu terus terulang sampai suatu hari Sunghoon yang merasa terganggu mulai risih. "Y/n, gue minta tolong jangan ganggu hidup gue dan stop juga ngasih gue bekal setiap pagi, karena gue nggak akan terima." Sakit hati, jelas tapi kamu tidak mau menyerah begitu aja. Apa lagi kamu tahu Sunghoon memang seperti itu, tapi kamu yakin di Balik sifat nya yang seperti itu Sunghoon memliki hati yang baik dan juga hangat untuk di ajak berinteraksi. "Kalo aku nggak mau gimana," "Terserah," jawab Sunghoon jengah. "Aku akan buktin kalo aku bilang ambil hati kamu," kata mu dengan senyuman bangga. "Coba aja kalo bisa," balas Sunghoon langsung pergi. Kamu menatap punggung Sunghoon yang mulai menjauh, sebenarnya kamu juga nggak yakin bisa membuat Sunghoon jatuh cinta dengan kamu. Tapi tidak salah nya kan berusaha... Hari-hari berlalu seperti biasa, dengan kegiatan yang serupa... mulai dari sapaan mu yang sering di abaikan. Kotak bekal yang sering di buang. Atau pembicaraan yang singkat tapi penuh makna. Suatu ketika, kamu seperti biasa pasti akan menemui Sunghoon untuk di ajak jalan-jalan di sore hari. Tapi langkah mu langsung terhenti di ambang pintu, kamu melihat Sunghoon dengan perempuan lain yang kamu tidak tahu dia siapa. Tapi untuk pertama kalinya kamu melihat Sunghoon bisa tersenyum bahkan sampai tertawa dengan perempuan itu. Kamu mau marah tapi sadar kamu bukan siap-siap. Malam hari nya saat Sunghoon baru saja keluar untuk pulang, dia liat kamu duduk sendirian. Diam namun tak lama kamu langsung berdiri saat melihat Sunghoon sudah keluar bahkan berjalan tanpa peduli kamu. "Sunghoon ko ninggalin si," rengek mu. Sunghoon mutar matanya malas, "Ngapain di situ?" "Nungguin kamu lah, ayo kita pulang bareng." Ajak mu tapi langsung di tolak mentah-mentah sama Sunghoon. "Sorry, tapi gue males pulang sama lo," kata nya yang langsung melenggang pergi bahkan dia masuk ke dalam taksi ninggalin kamu yang ngos-ngosan karena lari ngejar dia. Dan tanpa di duga hujan pun turun yang buat kamu mau tak mau harus cari tempat neduh. Sebenarnya ada sedikit rasa sakit melihat cara Sunghoon memperlakukan kamu seperti itu, tidak bisa kah hargai perjuangan kamu. Hujan semakin deras yang membuat kamu mau tak mau harus menerobos hujan untuk mencari taksi, tapi karena tidak juga dapat akhirnya kamu pulang jalan kaki dengan keadaan di guyur hujan. Sampai bebarapa hari kamu mulai ngeluh tidak enak badan, kepala yang sakit dan pusing dan juga badan mu yang panas dan mengigil. Tapi kamu tetap maksain pergi ke kampus, sambil bawa makanan buat Sunghoon. Namun yang terjadi, Sunghoon ambil makanan kamu untuk pertama kalinya, melihat itu jelas kamu langsung senyum bahagia. "Nggak sia-sia aku masak walaupun lagi nggak enak badan," batin mu bersorak senang. Tapi setelahnya senyuman kamu langsung pudar saat liat makanan mu langsung di buang ke tempat sampah, bahkan tepat di depan mata kamu. "Kenapa di buang hoon." Tanya mu menatap sedih makanan malang itu. "Kenapa? nggak masalah kan, lagian lo juga tahu kan gue ngga mungkin mau nerima makanan dari lo," jawab nya. "Tapi kalo nggak suka nggak usah di buang cukup balikin aja."

About