@fals_aja0:

R1P4LS 
R1P4LS 
Open In TikTok:
Region: ID
Thursday 24 September 2026 01:13:52 GMT
1514
56
7
6

Music

Download

Comments

tataw_cantii
tataw_cantii🦢 :
knl ak taa🗿🗿🗿
2026-09-24 08:16:52
0
anaira516
Ana Ira .180 :
itu Bondowoso ya mas
2026-09-24 12:28:13
0
fallzspajer
@Nopal Sarimi 🤪❤️ :
fb masss ✌️
2026-09-24 11:15:05
0
user8481597438083
𝕬𝖗𝖊𝖐 𝖇𝖔𝖓𝖉𝖔𝖜𝖔𝖘𝖔🖐 :
fb masss
2026-09-24 11:01:23
0
To see more videos from user @fals_aja0, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Ada orang yang ingin mendirikan majelis taklim, membangun pondok pesantren, mengumpulkan santri, lalu mengajarkan banyak hal kepada manusia. Tapi ada satu pertanyaan yang harus dijawab terlebih dahulu: Sudahkah engkau menjadi orang yang layak diteladani dari apa yang akan engkau ajarkan? Sebab mendidik bukan sekadar pandai berbicara. Mendidik adalah ketika ucapanmu memiliki saksi bernama perilakumu. Jangan mengajarkan kesabaran, sementara sedikit masalah membuatmu meledak. Jangan mengajarkan keikhlasan, sementara pujian manusia masih menjadi tujuan. Jangan mengajarkan adab, sementara orang-orang terdekatmu justru terluka oleh sikapmu. Jangan mengajarkan istiqamah, sementara dirimu sendiri mudah meninggalkan apa yang engkau nasihatkan. Sebagaimana syair: يا أَيُّها الرَجُلُ المُعَلِّمُ غَيرَهُ هَلا لِنَفسِكَ كانَ ذا التَعليمُ تَصِفُ الدَّواءَ لِذي السَّقامِ وَذي الضَّنا كيما يَصحّ بِهِ وَأَنتَ سَقِيمُ لا تَنهَ عَن خُلُقٍ وَتأتيَ مِثلَهُ عارٌ عَلَيكَ إِذا فَعَلتَ عَظيمُ “Wahai orang yang mengajarkan kepada orang lain, mengapa engkau tidak terlebih dahulu mengajarkan hal itu kepada dirimu sendiri? Engkau memberikan resep obat kepada orang yang sakit agar ia sembuh, sementara engkau sendiri dalam keadaan sakit. Janganlah engkau melarang suatu akhlak, sementara engkau sendiri melakukannya. Sungguh, itu adalah aib yang besar.” Kalau ingin mendirikan pesantren, jangan hanya bangun gedungnya. Bangun dulu pribadimu. Karena santri tidak hanya akan menghafal apa yang keluar dari lisanmu. Mereka akan meniru apa yang mereka lihat darimu. Jangan sampai kita sibuk mencetak santri yang baik, tetapi lupa mencetak diri sendiri menjadi guru yang baik. #guskautsar #guskautsarploso #terasgubuk #dawuhterasgubuk #nderekpusatofficial
Ada orang yang ingin mendirikan majelis taklim, membangun pondok pesantren, mengumpulkan santri, lalu mengajarkan banyak hal kepada manusia. Tapi ada satu pertanyaan yang harus dijawab terlebih dahulu: Sudahkah engkau menjadi orang yang layak diteladani dari apa yang akan engkau ajarkan? Sebab mendidik bukan sekadar pandai berbicara. Mendidik adalah ketika ucapanmu memiliki saksi bernama perilakumu. Jangan mengajarkan kesabaran, sementara sedikit masalah membuatmu meledak. Jangan mengajarkan keikhlasan, sementara pujian manusia masih menjadi tujuan. Jangan mengajarkan adab, sementara orang-orang terdekatmu justru terluka oleh sikapmu. Jangan mengajarkan istiqamah, sementara dirimu sendiri mudah meninggalkan apa yang engkau nasihatkan. Sebagaimana syair: يا أَيُّها الرَجُلُ المُعَلِّمُ غَيرَهُ هَلا لِنَفسِكَ كانَ ذا التَعليمُ تَصِفُ الدَّواءَ لِذي السَّقامِ وَذي الضَّنا كيما يَصحّ بِهِ وَأَنتَ سَقِيمُ لا تَنهَ عَن خُلُقٍ وَتأتيَ مِثلَهُ عارٌ عَلَيكَ إِذا فَعَلتَ عَظيمُ “Wahai orang yang mengajarkan kepada orang lain, mengapa engkau tidak terlebih dahulu mengajarkan hal itu kepada dirimu sendiri? Engkau memberikan resep obat kepada orang yang sakit agar ia sembuh, sementara engkau sendiri dalam keadaan sakit. Janganlah engkau melarang suatu akhlak, sementara engkau sendiri melakukannya. Sungguh, itu adalah aib yang besar.” Kalau ingin mendirikan pesantren, jangan hanya bangun gedungnya. Bangun dulu pribadimu. Karena santri tidak hanya akan menghafal apa yang keluar dari lisanmu. Mereka akan meniru apa yang mereka lihat darimu. Jangan sampai kita sibuk mencetak santri yang baik, tetapi lupa mencetak diri sendiri menjadi guru yang baik. #guskautsar #guskautsarploso #terasgubuk #dawuhterasgubuk #nderekpusatofficial

About