@wulaka2222: Rumah itu rasa. Rasa dimana kamu gak perlu pura-pura kuat. Gak perlu pura-pura baik-baik aja. Rumah itu bukan tempat kamu sempurna. Tapi tempat kamu boleh berantakan, dan tetap diterima. Kita seumur hidup nyari rumah keluar. Padahal rumah itu pulang ke dalam diri sendiri. Saat kamu berhenti menghakimi dirimu sendiri, saat itulah kamu akhirnya pulang. Rumah itu rasa. Rasa ketika kamu berhenti berlari. Berhenti mencari. Berhenti menjadi orang lain. Kamu hanya ada. Di sini. Saat ini. Bernapas. Menyadari. Dan kamu sadar, yang kamu cari selama ini bukan seseorang, bukan tempat. Yang kamu cari adalah rasa damai yang kamu cari adalah rasa diterima untuk bisa jadi dirimu sendiri, seutuhnya. Rumah itu rasa, di mana untuk pertama kalinya, kamu tidak ingin menjadi siapa-siapa lagi. Kamu hanya ingin menjadi dirimu sendiri. Dan itu sudah cukup. ---