@user9042334616660: #مركز_الجنوب_الثقافي_الاسلامي

دار الذكر
دار الذكر
Open In TikTok:
Region: IQ
Thursday 24 September 2026 14:02:45 GMT
2713
696
8
7

Music

Download

Comments

user5313146056014
عبد الزهرة :
الف رحمه على روحك الطاهره سيد علي خماماي شهيد الحسين عليه السلام يا بطل الحسين
2026-09-24 14:20:22
0
user5822603672102
رصد بلا صوت :
قائدنا
2026-09-24 15:32:39
0
om.jos0
om Muslim :
رضوان الله تعالى وبركاته عليه
2026-09-24 22:35:35
0
user733709865
Yanti :
2026-09-26 18:43:31
0
user2969262947785
حسين ابوعلي :
💔💔💔
2026-09-24 14:07:26
0
pppowohddh
ASSRPQW111 :
😭😭😭
2026-09-24 16:10:41
0
alaa83646
alaa :
وَلَا تَحۡسَبَنّٱلّذِينَقُتِلُواْفِي سَبِيلِ ٱللّهِ أَمۡوَٰتَۢاۚ بَلۡ أَحۡيَآءٌ عِندَرَبِّهِمۡ يُرۡزَقُونَ ١٦٩
2026-09-24 19:04:34
0
batin_premium_930106
AQUA 136 :
Cahaya Tak Pernah Sendirian Narator: Angin berhembus lembut, membelai rambut mereka yang masih bergandengan tangan. Cahaya matahari makin terang, menyebar ke seluruh penjuru hutan kecil itu, seolah menyentuh setiap daun, setiap bunga, setiap jengkal tanah yang mereka pijak. Ronal — meremas pelan tangan Lestari di sebelahnya, lalu menatap semua teman-temannya: "Tadi Bu Guru bilang... kalau kita berbagi, cahaya tak berkurang. Tapi aku merasa... justru makin banyak, makin terang!" Lestari — tersenyum tulus, matanya berbinar: "Benar, Ronal. Dulu aku takut lewat jalan sepi sendirian. Sekarang? Kalau kamu di sini, aku berani. Kalau kita semua bersama, jalan gelap pun terasa seperti siang hari." Guru Christina — melingkarkan tangan di bahu mereka, suaranya lembut namun tegas: "Ingatlah, anak-anak — cahaya terang itu bukan milik satu orang saja. Ia tak akan pernah habis jika kalian saling berbagi. Bahkan saat kalian terpisah, saat tak bisa saling bertemu... cahaya yang kalian tanam di hati satu sama lain tak akan pernah padam." Seorang murid kecil — bertanya pelan: "Kalau nanti kita pulang ke rumah masing-masing, Bu Guru? Apakah cahayanya tetap ada?" Guru Christina — menatapnya dengan lembut: "Tetap ada. Karena sekarang kalian sudah menjadi sumber cahaya satu sama lain. Saat kau sendirian, ingatlah: ada hati yang menyala untukmu. Dan saat kau menyala, kau juga menerangi hati orang lain." Ronal — mengangkat tangan yang masih menggenggam tangan teman di sebelahnya: "Berarti... kita bawa cahaya ini ke mana pun kita pergi?" Semua anak — serempak menjawab riang: "YA! KE MANA PUN KITA PERGI — KITA MEMBAWA TERANG!" Narator: Mereka melepaskan genggaman perlahan, tapi tak ada yang menjauh. Setiap wajah bersinar bukan karena sinar matahari saja — melainkan karena ada kehangatan yang tumbuh dari dalam, satu ke hati yang lain, menyatu, tak terpisahkan.
2026-09-24 20:09:15
0
To see more videos from user @user9042334616660, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos


About