@warganet_ujung_timur: Mengenang kisah heroik Kapten Abdul Rivai nakhoda KM Tampomas 2 yang tenggel4m di perairan Masalembo laut Jawa 26 Januari 1981. HORMAT UNTUK CAPT. ABDUL RIVAI - Nakhoda Terakhir Tampomas II 26 Januari 1981, Laut Jawa mengamuk, Hujan lebat, kabut tebal, di perairan Masalembo, KM Tampomas II sudah 30 jam terbakar, Api melahap besi, asap menelan harapan. Di atas anjungan, satu nama tak pergi, Kapten Abdul Rivai, nakhoda pemberani, Pelampung ia bagi satu per satu, "Selamatkan penumpang dulu!" perintahnya pilu. Sekoci diturunkan, ABK memohon, "Kapten, ikutlah, kapal akan tenggelam!" Ia menolak, ia tetap berdiri, Menjadi ayah bagi ratusan nyawa yang ketakutan. Detik-detik akhir, kapal mulai miring, Penyelamat berteriak dari kejauhan, Ia hanya meminta air dan makanan, Bukan untuk dirinya, tapi untuk yang masih terjebak di dalam. Lalu ia melambaikan tangan, Lambaian terakhir yang takkan terlupa, Ia masuk kembali ke dalam kapalnya, Tenggelam bersama Tampomas II ke dasar samudra. Berhari-hari dicari, akhirnya KM Sonne menemukan, Sebuah jasad yang sudah tak dikenali lagi, Wajahnya hilang ditelan laut dan api, Namun di jarinya, ada yang bersinar. Sebuah cincin kawin, Terukir satu nama: HASANAH, Nama istrinya, Cinta yang membawanya pulang untuk dikenali. 3 Februari 1981, Jakarta menangis, Jenazahnya diterbangkan, dimakamkan di TMP Kalibata, Dengan upacara militer, dengan hormat tertinggi, Untuk seorang kapten yang menolak meninggalkan kapalnya. Hormat, Capt. Abdul Rivai. Kau mengajarkan kami, Seorang pemimpin sejati tidak turun sebelum yang terakhir selamat, Seorang pelaut sejati tenggelam bersama kapalnya. Al-Fatihah untukmu dan 431 jiwa Tampomas II. #Tampomas #kaptenabdulrivai #viraltiktok #foryourpage #fypage
Warganet Ujung Timur
Region: ID
Thursday 24 September 2026 14:55:08 GMT
Music
Download
Comments
There are no more comments for this video.
To see more videos from user @warganet_ujung_timur, please go to the Tikwm
homepage.