@politiconews: A Boston Globe story about a lesbian bar in Massachusetts loosening its mask mandate is getting so much attention that even members of Congress are paying attention. Have resentments around mask mandates and COVID-era lockdowns laid the groundwork for the political climate we're in now? The Playbook team has more on this story that has become pure catnip for the right.

POLITICO
POLITICO
Open In TikTok:
Region: US
Thursday 24 September 2026 15:47:50 GMT
1828
57
7
0

Music

Download

Comments

jogi_diary
Jogi Diary :
2026-09-25 01:46:35
0
jogi_diary
Jogi Diary :
2026-09-25 01:46:21
0
jogi_diary
Jogi Diary :
2026-09-25 01:46:46
0
chimba2424
Medallo :
Requiring masks in bars in the name of protecting immunocompromised people is hypocrisy at its finest. It is fundamentally contradictory to impose a health precaution while simultaneously serving alcohol, a substance with well-established health risks. If someone is severely immunocompromised, a crowded bar may already be an unusually risky environment; and if someone has a contagious illness, they should stay home rather than rely on a mask to justify going out. The contradiction makes the policy more symbolic than scientifically coherent.
2026-09-24 15:57:41
2
To see more videos from user @politiconews, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

👑 Syahrbanu & 🗡️ Husain bin Ali Berikut penjelasan ringkas dan akademis tentang Syahrbanu dan hubungannya dengan Ḥusain bin ‘Ali serta garis keturunan para Imam Syiah. 1️⃣ Siapa Syahrbanu? Menurut tradisi Syiah: Syahrbanu diyakini sebagai putri raja Persia terakhir (sekarang wilayah Iran)  yaitu Yazdegerd III dari Kekaisaran Sassaniyah. Setelah penaklukan Persia pada masa Khalifah Umar bin Khattab, ia disebut tertawan dan kemudian dinikahkan dengan Ḥusain bin ‘Ali. Dari pernikahan itu lahirlah:  ‘Ali bin Ḥusain Zainal ‘Abidin (Imam ke-4 Syiah). Catatan penting: Dalam literatur Sunni awal, identitas ibunda ‘Ali Zainal ‘Abidin tidak selalu disebut “Syahrbanu”. Ada riwayat yang menyebut beliau sebagai perempuan Persia tanpa penegasan sebagai putri raja. Sejumlah sejarawan modern menilai kisah “putri Yazdegerd” kemungkinan berkembang dalam tradisi kemudian untuk menghubungkan Ahlul Bait dengan warisan Persia. 2️⃣ Ḥusain bin ‘Ali Putra dari Ali bin Abi Thalib dan Fatimah. Cucu Nabi Muhammad ﷺ. Gugur dalam tragedi Battle of Karbala tahun 680 M. Dalam teologi Syiah, beliau adalah Imam ke-3 setelah:  Ali bin Abi Thalib Hasan bin Ali Husain bin Ali 3️⃣ Garis Keturunan Imam Syiah dari Husain Menurut Syiah Imamiyah (Itsna ‘Asyariyah), para Imam setelah Husain semuanya berasal dari keturunan beliau melalui: ‘Ali bin Husain Zainal ‘Abidin (Imam ke-4) ⬇ Muhammad al-Baqir (Imam ke-5) ⬇ Ja‘far ash-Shadiq (Imam ke-6) ⬇ Musa al-Kazhim (Imam ke-7) ⬇ Ali ar-Ridha (Imam ke-8) ⬇ Muhammad al-Jawad (Imam ke-9) ⬇ Ali al-Hadi (Imam ke-10) ⬇ Hasan al-Askari (Imam ke-11) ⬇ Muhammad al-Mahdi (Imam ke-12, menurut Syiah dalam keadaan ghaib) Semua garis ini bersumber dari Husain bin Ali, dan dalam tradisi Syiah, ibunya adalah Syahrbanu. 4️⃣ Perbedaan Pandangan Historis 🔹 Dalam Literatur Syiah Menekankan bahwa garis Ahlul Bait menyatukan nasab Nabi Muhammad ﷺ dan kerajaan Persia. Kisah Syahrbanu memiliki dimensi simbolis: penyatuan Arab–Persia dalam Islam. 🔹 Dalam Literatur Sunni & Kajian Akademik Sumber awal seperti:  Tarikh al-Tabari karya Al-Tabari Tabaqat al-Kubra karya Ibn Sa'd Tidak secara tegas menyebut Syahrbanu sebagai putri Yazdegerd. Beberapa peneliti modern seperti Wilferd Madelung dan Patricia Crone mencatat kemungkinan kisah tersebut berkembang dalam periode Abbasiyah. 5️⃣ Kesimpulan Objektif ✔ Fakta yang disepakati: Para Imam Syiah Imamiyah berasal dari Husain bin Ali melalui putranya Ali Zainal Abidin. Ibunya adalah perempuan Persia. ⚖ Hal yang diperselisihkan: Apakah benar ia adalah putri Yazdegerd III atau hanya perempuan bangsawan Persia biasa. Detail kisah penawanan dan pernikahan. 📚 Sumber Rujukan Sumber Klasik Tarikh al-Tabari – Al-Tabari Tabaqat al-Kubra – Ibn Sa'd Al-Irshad – Al-Mufid Studi Modern Wilferd Madelung, The Succession to Muhammad (Cambridge University Press) Patricia Crone, Slaves on Horses #fypppp #mobilsultan #syiah #iran #persia godofwar
👑 Syahrbanu & 🗡️ Husain bin Ali Berikut penjelasan ringkas dan akademis tentang Syahrbanu dan hubungannya dengan Ḥusain bin ‘Ali serta garis keturunan para Imam Syiah. 1️⃣ Siapa Syahrbanu? Menurut tradisi Syiah: Syahrbanu diyakini sebagai putri raja Persia terakhir (sekarang wilayah Iran) yaitu Yazdegerd III dari Kekaisaran Sassaniyah. Setelah penaklukan Persia pada masa Khalifah Umar bin Khattab, ia disebut tertawan dan kemudian dinikahkan dengan Ḥusain bin ‘Ali. Dari pernikahan itu lahirlah: ‘Ali bin Ḥusain Zainal ‘Abidin (Imam ke-4 Syiah). Catatan penting: Dalam literatur Sunni awal, identitas ibunda ‘Ali Zainal ‘Abidin tidak selalu disebut “Syahrbanu”. Ada riwayat yang menyebut beliau sebagai perempuan Persia tanpa penegasan sebagai putri raja. Sejumlah sejarawan modern menilai kisah “putri Yazdegerd” kemungkinan berkembang dalam tradisi kemudian untuk menghubungkan Ahlul Bait dengan warisan Persia. 2️⃣ Ḥusain bin ‘Ali Putra dari Ali bin Abi Thalib dan Fatimah. Cucu Nabi Muhammad ﷺ. Gugur dalam tragedi Battle of Karbala tahun 680 M. Dalam teologi Syiah, beliau adalah Imam ke-3 setelah: Ali bin Abi Thalib Hasan bin Ali Husain bin Ali 3️⃣ Garis Keturunan Imam Syiah dari Husain Menurut Syiah Imamiyah (Itsna ‘Asyariyah), para Imam setelah Husain semuanya berasal dari keturunan beliau melalui: ‘Ali bin Husain Zainal ‘Abidin (Imam ke-4) ⬇ Muhammad al-Baqir (Imam ke-5) ⬇ Ja‘far ash-Shadiq (Imam ke-6) ⬇ Musa al-Kazhim (Imam ke-7) ⬇ Ali ar-Ridha (Imam ke-8) ⬇ Muhammad al-Jawad (Imam ke-9) ⬇ Ali al-Hadi (Imam ke-10) ⬇ Hasan al-Askari (Imam ke-11) ⬇ Muhammad al-Mahdi (Imam ke-12, menurut Syiah dalam keadaan ghaib) Semua garis ini bersumber dari Husain bin Ali, dan dalam tradisi Syiah, ibunya adalah Syahrbanu. 4️⃣ Perbedaan Pandangan Historis 🔹 Dalam Literatur Syiah Menekankan bahwa garis Ahlul Bait menyatukan nasab Nabi Muhammad ﷺ dan kerajaan Persia. Kisah Syahrbanu memiliki dimensi simbolis: penyatuan Arab–Persia dalam Islam. 🔹 Dalam Literatur Sunni & Kajian Akademik Sumber awal seperti: Tarikh al-Tabari karya Al-Tabari Tabaqat al-Kubra karya Ibn Sa'd Tidak secara tegas menyebut Syahrbanu sebagai putri Yazdegerd. Beberapa peneliti modern seperti Wilferd Madelung dan Patricia Crone mencatat kemungkinan kisah tersebut berkembang dalam periode Abbasiyah. 5️⃣ Kesimpulan Objektif ✔ Fakta yang disepakati: Para Imam Syiah Imamiyah berasal dari Husain bin Ali melalui putranya Ali Zainal Abidin. Ibunya adalah perempuan Persia. ⚖ Hal yang diperselisihkan: Apakah benar ia adalah putri Yazdegerd III atau hanya perempuan bangsawan Persia biasa. Detail kisah penawanan dan pernikahan. 📚 Sumber Rujukan Sumber Klasik Tarikh al-Tabari – Al-Tabari Tabaqat al-Kubra – Ibn Sa'd Al-Irshad – Al-Mufid Studi Modern Wilferd Madelung, The Succession to Muhammad (Cambridge University Press) Patricia Crone, Slaves on Horses #fypppp #mobilsultan #syiah #iran #persia godofwar

About