@noahfrydberg: #greenscreen

Noah Frydberg
Noah Frydberg
Open In TikTok:
Region: US
Thursday 24 September 2026 18:44:53 GMT
202
10
0
0

Music

Download

Comments

There are no more comments for this video.
To see more videos from user @noahfrydberg, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Lagu “Donna, Donna” bercerita tentang anak sapi yang dibawa ke penjagalan, sebagai metafora untuk ketidakberdayaan manusia terhadap nasib atau penindasan. Burung yang terbang melambangkan kebebasan, kontras dengan nasib si sapi. “Donna Donna” menjadi salah satu lagu protes simbolik yang sering dikaitkan dengan perlawanan terhadap ketidakadilan, termasuk dalam konteks Holocaust, penindasan politik & kebebasan pribadi. Lagu ini makin kuat maknanya karena dinyanyikan oleh Joan Baez, yang dikenal sebagai aktivis perdamaian & hak asasi manusia. Lagu ini sejalan dengan visi politik dan sosialnya. Lagu ini berisikan dialog sentimental antara seorang peternak/petani dan seekor anak sapi yang hendak dibawa ke pasar. Si anak sapi sangat sedih dan meratapi nasibnya yang akan mati sesaat lagi di pasar. Tak ada yang peduli padanya, bahkan angin pun seolah menertawakan nasibnya. Dalam kepedihannya, anak sapi melihat burung walet terbang bebas di atasnya. Si anak sapi cuma bisa menatap dengan air mata penuh kepedihan dan terus mengeluhkan nasib buruknya. Bukannya mendengarkan, si petani justru menyuruh si anak sapi untuk berhenti mengeluh dan berkata, ‘Siapa suruh kau jadi anak sapi? Kenapa kau tak punya sayap dan terbang seperti burung walet?’ Arai Amelya: Apa yang dialami anak sapi, seolah jadi analogi kehidupan manusia. Berada di titik terendah dan tak bisa melakukan apa-apa selain meratapi nasib bukan sesuatu yang asing. Setiap manusia pasti punya cobaan masing-masing. Ada yang bisa bangkit, ada yang pasrah.  Sejatinya manusia bisa mengubah nasib seburuk apapun itu, sehingga Tuhan pun bergerak untuk mengubah takdir. Lagu “Donna, Donna” dalam film GIE (Riri Riza, 2005) dinyanyikan oleh Ira (Sita Nursanti). #donnadonna #joanbaez #gie #nicholassaputra
Lagu “Donna, Donna” bercerita tentang anak sapi yang dibawa ke penjagalan, sebagai metafora untuk ketidakberdayaan manusia terhadap nasib atau penindasan. Burung yang terbang melambangkan kebebasan, kontras dengan nasib si sapi. “Donna Donna” menjadi salah satu lagu protes simbolik yang sering dikaitkan dengan perlawanan terhadap ketidakadilan, termasuk dalam konteks Holocaust, penindasan politik & kebebasan pribadi. Lagu ini makin kuat maknanya karena dinyanyikan oleh Joan Baez, yang dikenal sebagai aktivis perdamaian & hak asasi manusia. Lagu ini sejalan dengan visi politik dan sosialnya. Lagu ini berisikan dialog sentimental antara seorang peternak/petani dan seekor anak sapi yang hendak dibawa ke pasar. Si anak sapi sangat sedih dan meratapi nasibnya yang akan mati sesaat lagi di pasar. Tak ada yang peduli padanya, bahkan angin pun seolah menertawakan nasibnya. Dalam kepedihannya, anak sapi melihat burung walet terbang bebas di atasnya. Si anak sapi cuma bisa menatap dengan air mata penuh kepedihan dan terus mengeluhkan nasib buruknya. Bukannya mendengarkan, si petani justru menyuruh si anak sapi untuk berhenti mengeluh dan berkata, ‘Siapa suruh kau jadi anak sapi? Kenapa kau tak punya sayap dan terbang seperti burung walet?’ Arai Amelya: Apa yang dialami anak sapi, seolah jadi analogi kehidupan manusia. Berada di titik terendah dan tak bisa melakukan apa-apa selain meratapi nasib bukan sesuatu yang asing. Setiap manusia pasti punya cobaan masing-masing. Ada yang bisa bangkit, ada yang pasrah. Sejatinya manusia bisa mengubah nasib seburuk apapun itu, sehingga Tuhan pun bergerak untuk mengubah takdir. Lagu “Donna, Donna” dalam film GIE (Riri Riza, 2005) dinyanyikan oleh Ira (Sita Nursanti). #donnadonna #joanbaez #gie #nicholassaputra

About