@mikeymedia2: Happening Now: The burial ceremony for the late Afrigo Band legend Moses Matovu Papa Moi is taking place later today in kyanja #mosesmatovu #ripmosesmatovu #mikeymedia #fyp #creatorsearchinsights @innomightymedia0

MIKEY MEDIA OFFICIAL
MIKEY MEDIA OFFICIAL
Open In TikTok:
Region: UG
Friday 25 September 2026 11:50:50 GMT
9318
586
1
6

Music

Download

Comments

beautiful.daughter6
Beautiful daughter was mummy :
🙏🙏🙏
2026-09-25 12:35:22
0
To see more videos from user @mikeymedia2, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

CERITA PELOPOR GETHUK GORENG DI SRANDAKAN, BERAWAL OTODIDAK KINI OLAH 7 KUINTAL SINGKONG Aroma manis gula jawa yang berpadu dengan gurihnya minyak panas menyambut siapa saja yang melangkah ke area dapur produksi Gethuk Goreng Bu Hesti di Ngentak, Kalurahan Poncosari, Kapanewon Srandakan, Kabupaten Bantul, Rabu (23/9/2026). Di tempat ini, singkong pilihan disulap menjadi camilan lezat bertekstur renyah di luar namun lembut di dalam, yang kini menjadi salah satu ikon kuliner buruan wisatawan di jalur Pantai Selatan (Pansela) Bantul. Pemilik usaha, Hesti Irawati (42), merintis usaha secara otodidak sejak empat tahun lalu usai masa pandemi COVID-19. Berawal dari kecintaannya pada gethuk goreng Sokaraja, Banyumas, ia berinisiatif menciptakan inovasi jajanan tradisional di kawasan pesisir yang kala itu didominasi oleh kuliner olahan ikan. Setelah melewati sekitar lima kali uji coba resep mandiri, Hesti sukses menjadi pelopor gethuk goreng pertama di Kapanewon Srandakan. Saat ini, usaha yang menyerap 17 tenaga kerja lokal tersebut mampu mendatangkan sekitar tujuh kuintal ubi kayu per hari yang didatangkan dari Wonosobo serta petani lokal untuk diolah menjadi gethuk siap santap maupun varian frozen yang tahan dibawa ke luar kota tanpa bahan pengawet. Tersedia dalam pilihan rasa original, nangka, durian, hingga cokelat, Gethuk Goreng Bu Hesti dibanderol dengan harga ramah di kantong, yakni mulai dari Rp10.000 (isi 12 pcs) hingga Rp20.000 per bungkus, dengan omzet mingguan mencapai sekitar Rp5 juta. (nei/mon) Produser : Ibnu Taufik Juwariyanto Reporter : Neti Rukmana Editor : Mona Kriesdinar Program : Tribun Jogja News Video Editor : Afifudin #gethuk #oleholeh #jajanan
CERITA PELOPOR GETHUK GORENG DI SRANDAKAN, BERAWAL OTODIDAK KINI OLAH 7 KUINTAL SINGKONG Aroma manis gula jawa yang berpadu dengan gurihnya minyak panas menyambut siapa saja yang melangkah ke area dapur produksi Gethuk Goreng Bu Hesti di Ngentak, Kalurahan Poncosari, Kapanewon Srandakan, Kabupaten Bantul, Rabu (23/9/2026). Di tempat ini, singkong pilihan disulap menjadi camilan lezat bertekstur renyah di luar namun lembut di dalam, yang kini menjadi salah satu ikon kuliner buruan wisatawan di jalur Pantai Selatan (Pansela) Bantul. Pemilik usaha, Hesti Irawati (42), merintis usaha secara otodidak sejak empat tahun lalu usai masa pandemi COVID-19. Berawal dari kecintaannya pada gethuk goreng Sokaraja, Banyumas, ia berinisiatif menciptakan inovasi jajanan tradisional di kawasan pesisir yang kala itu didominasi oleh kuliner olahan ikan. Setelah melewati sekitar lima kali uji coba resep mandiri, Hesti sukses menjadi pelopor gethuk goreng pertama di Kapanewon Srandakan. Saat ini, usaha yang menyerap 17 tenaga kerja lokal tersebut mampu mendatangkan sekitar tujuh kuintal ubi kayu per hari yang didatangkan dari Wonosobo serta petani lokal untuk diolah menjadi gethuk siap santap maupun varian frozen yang tahan dibawa ke luar kota tanpa bahan pengawet. Tersedia dalam pilihan rasa original, nangka, durian, hingga cokelat, Gethuk Goreng Bu Hesti dibanderol dengan harga ramah di kantong, yakni mulai dari Rp10.000 (isi 12 pcs) hingga Rp20.000 per bungkus, dengan omzet mingguan mencapai sekitar Rp5 juta. (nei/mon) Produser : Ibnu Taufik Juwariyanto Reporter : Neti Rukmana Editor : Mona Kriesdinar Program : Tribun Jogja News Video Editor : Afifudin #gethuk #oleholeh #jajanan

About