Language
English
عربي
Tiếng Việt
русский
français
español
日本語
한글
Deutsch
हिन्दी
简体中文
繁體中文
API
Home
How To Use
Language
English
عربي
Tiếng Việt
русский
français
español
日本語
한글
Deutsch
हिन्दी
简体中文
繁體中文
Home
Detail
@tiinvasu: Combo hạt Mitcat và Catsay #tiinvasu #hatchomeo #thucanhatchomeo #mitcat #catsay
Tiin và Su
Open In TikTok:
Region: VN
Friday 25 September 2026 16:31:00 GMT
185
0
0
1
Music
Download
No Watermark .mp4 (
2MB
)
No Watermark(HD) .mp4 (
1.44MB
)
Watermark .mp4 (
2.11MB
)
Music .mp3
Comments
There are no more comments for this video.
To see more videos from user @tiinvasu, please go to the Tikwm homepage.
Other Videos
Who wants to be my mom friend? 💕 mom of two boys 💙💙#mom #MomsofTikTok #momfriends #friends #momlife
POV 3 | Keributan mendadak pecah di area parkir Fakultas Teknik siang itu. Dalam hitungan menit, semuanya berubah menjadi tontonan satu fakultas. Para mahasiswa berkerumun, mata mereka tertuju pada dua anak Teknik yang tengah terlibat perkelahian. Sorakan penuh provokasi, bercampur dengan teriakan histeris. Sementara beberapa orang sibuk berusaha memisahkan keduanya. “SUNGHOON! JAMES! UDAH, WOI!” Namun, tak satu pun dari mereka tampak berniat berhenti. Hantaman demi hantaman masih dilayangkan, seolah amarah telah menutup akal sehat keduanya. Sementara itu, kamu baru saja menerima satu pesan dari Giselle. 💬 Giselle Y/N, LO DI MANA? JAMES SAMA SUNGHOON RIBUT DI PARKIRAN WOY Kacau. Kamu bahkan mendadak lupa pada kopi yang baru saja kamu pesan di kantin lima menit lalu. Tanpa pikir panjang, kakimu melangkah cepat, nyaris berlari—meninggalkan area kantin. Benar saja, begitu tiba di parkiran Teknik, kerumunan sudah memenuhi hampir seluruh sisi area. Suara sorakan bahkan terdengar jelas dari kejauhan. Kamu buru-buru menerobos masuk hingga akhirnya melihat keduanya. James sudah terjatuh di tanah. Wajahnya dipenuhi lebam, dengan darah mengalir tipis dari sudut bibirnya. Kedua tangannya masih terangkat menutupi wajah. Sementara Sunghoon yang berdiri di hadapannya, terus melayangkan pukulan seolah benar-benar kehilangan kendali. “JAMES!” Kamu langsung menerobos maju. Dengan bantuan beberapa orang yang sejak tadi berusaha menahan Sunghoon, kamu berhasil mendorong tubuhnya hingga mundur beberapa langkah. PLAK! Satu tamparan mendarat telak di pipinya. “ARE YOU FUCKING CRAZY?!” pekikmu. Tanpa memberi Sunghoon kesempatan bereaksi, kamu segera berjongkok di samping James dan membantunya bangkit. Tubuhnya masih limbung, napasnya berat, tetapi ia tetap memaksa berdiri dengan bantuanmu. Tatapan tajamnya langsung mengarah pada Sunghoon. Bahkan ketika kamu hendak membawanya keluar dari area perkelahian, James masih sempat menoleh. Tangannya terangkat, menunjuk tepat ke arah Sunghoon. “Awas lo.” Sunghoon yang mendengar itu langsung kembali tersulut. Tubuhnya spontan bergerak hendak menghampiri James, tapi dua mahasiswa yang sejak tadi menahannya buru-buru mempererat pegangan. “APA LO ANJING?! MAJU LO SINI!” ••• Tak membutuhkan waktu lama. Siang itu juga, base Fakultas Teknik kembali heboh. Cuitan tentang perkelahian dua anak Teknik yang cukup terkenal di kampusmu itu langsung meledak memenuhi timeline. Di salah satu meja kantin, kalian berempat duduk bersama. Jessie hanya menggeleng-gelengkan kepala sembari menggulir berbagai komentar di layar ponselnya. “Gila. Langsung rame, coy. Ngeri banget komennya. Mana bawa-bawa nama lo, y/n. Katanya Sunghoon sama James ribut gara-gara lo,” ujar Giselle, menoleh sekilas sebelum kembali sibuk dengan ponselnya. Kamu masih duduk di hadapan James, kapas dan antiseptik berada di tanganmu. Jemarimu telaten membersihkan darah yang mengering di sudut bibirnya. “Perih?” tanyamu. James mengangguk samar. “Dikit.” Kamu langsung menepuk lengannya kesal, seperti sedang memarahi anak kecil. “Dikit apaan? Muka lo udah kayak habis ditabrak truk.” “Aw—” James terkekeh, tapi seketika meringis ketika sudut bibirnya kembali terasa nyeri. Kamu mengembuskan napas panjang. “Lagian lo ngapain ladenin bocah sinting itu? Kalau udah tahu dia emosian, ya diemin.” James hanya mengangkat bahu. “Dia yang mulai.” “Ya nggak harus kayak gitu, James...” tegurmu, masih kesal. “Ya masa gue diem aja?” Matamu sontak menusuk tajam kearahnya. “James.” James akhirnya mengembuskan napas, menyerah. “Oke, oke. Salah gue.” Giselle berdecak sembari meraih es kopinya. “Dua-duanya sama aja. Tapi gue nggak habis pikir sama mantan lo yang satu itu,” gerutunya. “Udah sinting, nggak tahu malu lagi.” “Serius. Bisa-bisanya ribut sampai segitunya,” sahut Jessie. “Padahal udah putus, masih aja bikin hidup orang lain susah.” ••• Beberapa hari setelah keributan di parkiran Teknik— +💬 #pov #sunghoon #sunghoonedit #sunghoonenhypen #fyp
@guijunqueira Se você não aprende a controlar o dinheiro, ele vai controlar você. @clipfyai.league @guijunqueira #guijunqueira #clipfyleague #guijunqueiraclipfy
#xuhuong #hangmen96 #nuoclausan #nuoclausanhuongque #nuoclausansunlight
Out Now هنا نظرة 🔔🔔🔥#كولومبي #music #Rap #تصميم_فيديوهات🎶🎤🎬 #explore
bisa buat stok 2-3 bulan ini terimakasih UNILEVER 💖 #sampelgratis #unilever #affiliatetiktok #creatorsearchinsights #fypシ
About
Robot
API
Legal
Privacy Policy