Language
English
عربي
Tiếng Việt
русский
français
español
日本語
한글
Deutsch
हिन्दी
简体中文
繁體中文
API
Home
How To Use
Language
English
عربي
Tiếng Việt
русский
français
español
日本語
한글
Deutsch
हिन्दी
简体中文
繁體中文
Home
Detail
@becka_lew: Free shipping!!
becka_lew
Open In TikTok:
Region: US
Sunday 27 September 2026 20:00:00 GMT
940
3
0
0
Music
Download
No Watermark .mp4 (
3.06MB
)
No Watermark(HD) .mp4 (
3.57MB
)
Watermark .mp4 (
0MB
)
Music .mp3
Comments
There are no more comments for this video.
To see more videos from user @becka_lew, please go to the Tikwm homepage.
Other Videos
الخفيف#كومديا #ضحك #🤣🤣🤣 #😂 #laughter
#fyp #viral #bsf #blowthisup #summertime
##हार्दिक निमन्त्रणा मंगोल नेशनल अर्गनाइजेशन कोशी प्रान्तीय सभाद्वारा आयोजित कार्यकर्ता भेला तथा मार्गनिर्देशन कार्यक्रम- २०२६ भव्यताका साथ सफल पारौँ।
#fyp
"Không biết chọn kem tẩy lông nào? 4 loại kem tẩy lông hot nhất hiện nay đều có ở đây! 👀 /kemtaylong /taylong /taylongnach /longcoram /taylongtoanthan /taylongtainha /kemtaylonggiare /reviewkemtaylong /topkemtaylong /sinhvien /goiyhay /taylongmuahe /gym /taylongchan /cachdungkemtaylong /veet /longquanhmoi /dulichhe /lamdepmuahe #kemtaylong#taylong#taylongtainha #taylongchan #taylongtay"
#pov . 𝘴𝘦𝘰𝘯𝘨𝘩𝘺𝘦𝘰𝘯 𝘱𝘳𝘵 3 - kau sedang duduk sendiri di bangku paling belakang kelas, menatap buku yang terbuka tapi tidak benar-benar dibaca. pikiranmu kemana-mana sejak dua hari terakhir. suara kursi ditarik kasar membuatmu sedikit tersentak. “lo ngindar lagi.” kau tidak perlu menoleh untuk tahu siapa. “ngga,” jawabmu singkat tanpa melihatnya. hening sebentar, lalu— buku di depanmu tiba-tiba ditutup secara paksa. kau langsung menoleh, kesal.“apaan sih lu—” “liat gue kalau lagi ngomong.” nada suaranya rendah. kau menghela napas kasar. “males.” kau kembali membuka bukumu, tapi tangan samuel lebih cepat. Dia menarik pergelangan tanganmu. keras. “samuel, lepas.” dia berdiri, dan tanpa banyak bicara—menarikmu keluar kelas. •••••• “LEPASIN SAMUEL—”kau berusaha menahan langkah, tapi tenaganya terlalu kuat, orang-orang hanya melihat. Tidak ada yang benar-benar menghentikan. lorong kosong, langkahmu terhenti saat punggungmu menabrak dinding. deg. samuel langsung menahanmu, tangan di samping kepalamu mengurung. “lo kenapa sih?” suaranya rendah, lebih pelan dari sebelumnya. “lo yang kenapa!” balasmu cepat. “narik-narik gue kayak gini, lu kira gue apa?” samuel menatapmu, lama. “lo ngindarin gue.” “iya.” jawaban itu keluar cepat. hening, rahang samuel langsung mengeras. Dia mendekat sedikit lagi. “kenapa?.” “capek.”satu kata keluar dari mulut mu “capek sama gue?” tanyanya. kau tidak langsung menjawab melainkan diam sembari memalingkan wajah mu “jawab.” nada suaranya turun. “iya.” kau mencoba menjawab jujur mengira ini akan mengakhiri semua masalah yang terjadi. dan untuk pertama kalinya— samuel tidak langsung marah. dia cuma diam, menatapmu lalu dia tertawa kecil. “capek tapi masih gue cari.” deg. “samuel, ini ngga lucu.” “gue juga gak ketawa.” ucap nya “lo pikir gue bakal berhenti cuma karena lo bilang capek?” kau mengerutkan dahi. “emang harusnya berhenti.” samuel mendekat lagi, hampir tidak ada jarak di antara kalian “gue gak biasa berhenti di tengah.” kekeh nya "gue bukan sesuatu yang bisa lo kejar seenaknya.” ucap mu membela diri. kau mencoba mendorongnya. “geser.” tapi dia tidak bergerak sama sekali, samuel tetap kokoh dengan badan nya yang besar dan kekar itu, bahunya yang lebar membuat mu tak bisa melihat apa-apa selain bahunya. “samuel.” tapu tidak ada respon darinya. kesal, kau mendorongnya lebih kuat akhirnya dia mundur satu langkah. "udah dehh jangan ganggu gue lagi!" gertak mu, kau langsung berjalan melewatinya. tapi— tanganmu kembali ditarik, lebih keras dari sebelumnya. “gue belum selesai.” emosimu naik. "terus kapan selesainya?!” “kalau gue udah bosen, dan sekarang gue belum.” kau terdiam, sepersekian detik lalu menarik tanganmu paksa. “yaudah, capek gue.” kau berbalik, berjalan pergi. “Y/N!.” teriak samuel. kau tidak berhenti. “gue bilang berhenti.” langkahmu tetap jalan, dan detik berikutnya—tanganmu ditarik lagi. “lo denger gue gak sih?!” kali ini nadanya naik, emosinya terlihat jelas. “gue bukan orang yang bisa lo panggil seenaknya!” balasmu. tatapan kalian bertabrakan, napas samuel sedikit berat. “jangan bikin gue kesel.” “terus kenapa?” tantangmu. rahangnya mengeras lagi. “gue gak suka kalau yang gue liat tiap hari tiba-tiba hilang.” “gue bukan kebiasaan lo.” “tapi lo jadi salah satunya.” kalimat itu… aneh, dan salah. kau menatapnya tidak percaya. “lu sakit.” samuel tersenyum tipis. “iya.” hening. lalu dia mendekat lagi, lebih dekat. “tapi lo tetep di sini.” kau tidak jawab, karena entah kenapa kakinya tidak bergerak. samuel mundur perlahan. “balik ke kelas.” kali ini nadanya… berbeda, lebih tenang. kau mengernyit. “dan lu?” dia menatapmu, lalu menjawab— “gue nyusul.” kau tidak menunggu, langsung pergi. tapi satu hal yang kau sadari— samuel tidak pernah benar-benar melepas, dan mungkin— tidak akan pernah. bantu salin tautan dan ramein, kalau rame lanjutt #fyp #seonghyeon #cortis #foryou
About
Robot
API
Legal
Privacy Policy