@paradox_9830: ❤️♠️ #CapCut #foryoupage #foryou#fyppppppppppppppppppppppp #creatorsearchinsight

𝙃𝙖𝙣𝙯𝙡𝙖🔱
𝙃𝙖𝙣𝙯𝙡𝙖🔱
Open In TikTok:
Region: PK
Friday 25 September 2026 18:17:33 GMT
117
16
3
15

Music

Download

Comments

aliha423
Not_Your_알리하👑 :
2026-09-25 19:17:17
0
bis0044
Bisma🎀 :
❤️
2026-09-25 18:54:15
0
wahabgujjar924
☠️وھاب🪐 :
💕💕💕
2026-09-26 03:31:58
0
To see more videos from user @paradox_9830, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

PRESS RELEASE Upah Minimum Taiwan Naik Menjadi NT$30.900, PRT Migran Masih NT$20.000 Taiwan, 24 September 2026 — Upah minimum bulanan Taiwan akan naik dari NT$29.500 menjadi NT$30.900 mulai 1 Januari 2027, atau meningkat NT$1.400. Upah minimum per jam juga naik dari NT$196 menjadi NT$205. Kebijakan tersebut masih menunggu pengesahan Executive Yuan. Namun, di tengah kenaikan tersebut, pekerja rumah tangga migran, termasuk caregiver, masih berada pada ketentuan upah NT$20.000 per bulan untuk pekerja yang masuk dalam skema tersebut. Mereka juga belum berada dalam cakupan perlindungan Labor Standards Act yang sama dengan pekerja sektor formal. Jika minimum wage menjadi NT$30.900 pada 2027, maka terdapat selisih NT$10.900 setiap bulan, atau NT$130.800 dalam setahun. Bagi SBIPT, selisih ini bukan sekadar angka. Ini menunjukkan adanya persoalan kebijakan yang perlu dibicarakan secara serius: mengapa pekerja yang sama-sama bekerja dan berkontribusi di Taiwan memiliki standar perlindungan dan pengupahan yang berbeda? Karena itu, SBIPT mendorong pemerintah Taiwan untuk: 1. Melakukan evaluasi dan penyesuaian upah pekerja rumah tangga migran secara berkala, dengan mempertimbangkan kenaikan biaya hidup dan perkembangan minimum wage 2. Memperkuat perlindungan hukum pekerja rumah tangga migran, termasuk membuka jalan menuju perlindungan yang lebih setara dalam kerangka hukum ketenagakerjaan. 3. Membuka ruang dialog yang lebih bermakna dengan organisasi pekerja migran, termasuk serikat pekerja, dalam pembahasan kebijakan yang berdampak langsung terhadap kehidupan mereka. 4. Mengakhiri kesenjangan perlindungan berdasarkan sektor dan status migrasi, sehingga pekerja migran tidak terus-menerus berada pada posisi yang lebih lemah dalam hubungan kerja. 5. Menempatkan pekerjaan perawatan sebagai pekerjaan yang bernilai, karena merawat manusia bukan pekerjaan yang rendah nilainya dan pekerjanya berhak atas penghidupan yang layak dan bermartabat. SBIPT memahami bahwa perubahan kebijakan tidak dapat dilakukan dalam satu malam. Namun, kesenjangan yang berlangsung bertahun-tahun juga tidak seharusnya dianggap sebagai sesuatu yang normal. Kenaikan minimum wage menjadi NT$30.900 adalah momentum untuk bertanya lebih jauh: kapan pekerja rumah tangga migran juga mendapatkan kenaikan perlindungan dan pengupahan yang layak? SBIPT akan terus menyuarakan bahwa pekerja migran bukan sekadar tenaga kerja.Kami adalah manusia, pekerja, dan bagian dari kehidupan sosial Taiwan. SBIPT — BERDAYA SEJAHTERA TERLINDUNGI
PRESS RELEASE Upah Minimum Taiwan Naik Menjadi NT$30.900, PRT Migran Masih NT$20.000 Taiwan, 24 September 2026 — Upah minimum bulanan Taiwan akan naik dari NT$29.500 menjadi NT$30.900 mulai 1 Januari 2027, atau meningkat NT$1.400. Upah minimum per jam juga naik dari NT$196 menjadi NT$205. Kebijakan tersebut masih menunggu pengesahan Executive Yuan. Namun, di tengah kenaikan tersebut, pekerja rumah tangga migran, termasuk caregiver, masih berada pada ketentuan upah NT$20.000 per bulan untuk pekerja yang masuk dalam skema tersebut. Mereka juga belum berada dalam cakupan perlindungan Labor Standards Act yang sama dengan pekerja sektor formal. Jika minimum wage menjadi NT$30.900 pada 2027, maka terdapat selisih NT$10.900 setiap bulan, atau NT$130.800 dalam setahun. Bagi SBIPT, selisih ini bukan sekadar angka. Ini menunjukkan adanya persoalan kebijakan yang perlu dibicarakan secara serius: mengapa pekerja yang sama-sama bekerja dan berkontribusi di Taiwan memiliki standar perlindungan dan pengupahan yang berbeda? Karena itu, SBIPT mendorong pemerintah Taiwan untuk: 1. Melakukan evaluasi dan penyesuaian upah pekerja rumah tangga migran secara berkala, dengan mempertimbangkan kenaikan biaya hidup dan perkembangan minimum wage 2. Memperkuat perlindungan hukum pekerja rumah tangga migran, termasuk membuka jalan menuju perlindungan yang lebih setara dalam kerangka hukum ketenagakerjaan. 3. Membuka ruang dialog yang lebih bermakna dengan organisasi pekerja migran, termasuk serikat pekerja, dalam pembahasan kebijakan yang berdampak langsung terhadap kehidupan mereka. 4. Mengakhiri kesenjangan perlindungan berdasarkan sektor dan status migrasi, sehingga pekerja migran tidak terus-menerus berada pada posisi yang lebih lemah dalam hubungan kerja. 5. Menempatkan pekerjaan perawatan sebagai pekerjaan yang bernilai, karena merawat manusia bukan pekerjaan yang rendah nilainya dan pekerjanya berhak atas penghidupan yang layak dan bermartabat. SBIPT memahami bahwa perubahan kebijakan tidak dapat dilakukan dalam satu malam. Namun, kesenjangan yang berlangsung bertahun-tahun juga tidak seharusnya dianggap sebagai sesuatu yang normal. Kenaikan minimum wage menjadi NT$30.900 adalah momentum untuk bertanya lebih jauh: kapan pekerja rumah tangga migran juga mendapatkan kenaikan perlindungan dan pengupahan yang layak? SBIPT akan terus menyuarakan bahwa pekerja migran bukan sekadar tenaga kerja.Kami adalah manusia, pekerja, dan bagian dari kehidupan sosial Taiwan. SBIPT — BERDAYA SEJAHTERA TERLINDUNGI

About