@piyarapindigheb1: #piyarapindigheb1

❣️ پیارا پنڈیگھیب ❣️
❣️ پیارا پنڈیگھیب ❣️
Open In TikTok:
Region: PK
Saturday 26 September 2026 08:00:49 GMT
119841
2465
133
742

Music

Download

Comments

ahmedusman489
Usman Humayun :
اندازہ کرو اس قوم کا جس کا یہ لیڈر ہو گا
2026-09-26 15:12:51
38
sajd2778
گمنام لوگ🥺 :
میں سمجھ رہا تھا پاکستان کے وزرا ڈرامہ باز ہیں اب تھوڑا حوصلہ مل گیا ہے 🤣🤣🤣🤣🤣
2026-09-26 10:24:10
61
motherislifejan
💕MOTHER❤️ IS💕LIFE💕 :
کیا سارے لیڈر ہمارے ملک کی طرح ہیں 😂😂😂
2026-09-26 10:41:25
25
fazaldynamics7
Fazaldynamics :
Salute his bravery
2026-09-26 12:49:28
1
shahzadali78505
zameer ul hassan :
کیا کرتا گلاس ھی نہیں تھا گلا خشک ھو گیا تھا
2026-09-26 12:31:30
25
irfan_burki
Irfan Burki :
it's AI , open water just available in Pakistan
2026-09-26 13:41:43
2
ikramsatti55
Ikram Satti :
shabaz shareef ka bai ha
2026-09-26 13:34:07
7
malikriaz8617
MalikRiaz :
sadgi pr qurban
2026-09-26 13:58:30
1
ziaullah9525
الدین النصیحہ :
اس میں ہنسی کیا ہے
2026-09-26 16:00:26
5
khattakpoetry4
KᕼᗩTTᗩK ᑭOEᖇTY :
Asey hi Shahbaz Speed ka mazaq bna k rakha howa ha
2026-09-26 13:57:01
1
syed.shahid.anis
Syed Shahid Anis :
Simple people[Heartwarming]
2026-09-26 13:08:42
1
drpainkillerpti804
Imran Khan ka docter🩺🇨🇭 :
@Imran Khan ka docter🩺🇨🇭:@Imran Khan ka docter🩺🇨🇭:@Imran Khan ka docter🩺🇨🇭::اسلام علیکم ۔۔ اِیّاکَنَعۡبُدُوَاِیّاکَنَسۡتَعِیۡنُؕ نکلو 4 اکتوبر کو 🙏پاکستان 🇵🇰 کے لیے عمران خان کے لیے اپنے لیے اپنے بچوں کے لیے اپنے روشن پاکستان کے لیے پاکستان 🇵🇰 زِندہ باد عمران خان زِندہ باد:پیٹرول فی لیٹر 600 روپے سے زیادہ جائے گا۔ آٹا تھیلہ 20 کلو 5000 تک جائے گا بجلی بل 202 یونٹ پہ 18000 سے 27000 بل بھیج رہے ہے ۔مہنگائی کی انتہا ہو گئی۔ پاکستانیوں نکلو ان مافیاز کے خلاف ورنہ بہت دیر ہو جائے گی۔مافیا تنخواہیں ہمیں سے لے رہی ہے اور ہمیں پہ ظلم کر رہی ہے 27 کو نکلو۔پنجاب پنجاب پنجاب پنجاب پنجاب پنجاب جاگو جاگو جاگو 🙏 جاگو جاگو🙏 جاگو جاگو جاگو 🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏 نکلو نکلو نکلو نکلو 🙏🙏🙏 خان کو ساتھ لیے بغیر نہیں واپس جائے گے انشاء اللہ
2026-09-26 14:07:52
4
asefkhan577
❤️صرف عمران خان زندہ باد ❤️ :
یہ تو شکر الحمدللہ اچھا ہوا کہ شاباش شریف پورا جگ اٹھا کر پاکستان نہ لے ایا 😁😁
2026-09-26 17:36:14
4
liaqat.butt50
Liaqat Butt :
ماشاء اللہ یہ تو ہم سے بھی آگے ہیں
2026-09-26 10:26:22
7
ejazkhanejazhussain
Alone Life :
bottle hoti hy water ke
2026-09-26 12:45:51
6
user390722927786
user390722927786 :
pyasa kawa
2026-09-26 09:35:47
2
afnan_malik73
Afnan_Malik :
yara ya kia ha😂😂😂😂😂😂😂
2026-09-26 15:06:16
3
haris.khan9596
Haris Khan 9596 :
sont.traiq.ha.ka.bat.ha
2026-09-26 10:31:02
1
ch_aftab212
𝐂𝐡_𝐀𝐟𝐭𝐚𝐛 𝟐𝟏𝟐🇱🇹🇵🇰 :
😂😂
2026-09-26 10:15:29
1
blackbird31312
『BLACK』乛BIRD :
2026-09-26 13:08:16
1
wahidmehmood75
wahidmehmood75 :
es ny un ke mehmaan nawazi btai good work
2026-09-26 12:51:02
1
user6580402415324
mirza/mirza :
glass kidar ha
2026-09-26 10:26:46
1
azamhanbabukheil
Azam khan babu kheil :
jab mnje achanak June July wale Ramzan yad aaye
2026-09-26 18:27:12
0
teltariqaziz
𝐓𝐚𝐫𝐢𝐪 𝐀𝐳𝐢𝐳 :
respect 😜
2026-09-26 18:28:00
0
tariqhussainchoudhary512
Tariq Hussain Choudhary.512 :
🥰
2026-09-26 18:25:25
0
To see more videos from user @piyarapindigheb1, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Anggaran sekitar Rp25 Miliar dialokasikan untuk membeli obat-obatan sebagai salah satu kebutuhan berkaitan dengan pasien infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) yang meningkat. Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Haryoto Lumajang memproyeksikan anggaran belanja obat tersebut berasal dari pendapatan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) rumah sakit yang merupakan fasilitas kesehatan milik Pemkab  Lumajang. Walau nilainya mencapai puluhan miliar rupiah, dana tersebut tidak dibelanjakan sekaligus dalam satu tahun. Pengadaan obat dilakukan secara bertahap mengikuti kebutuhan pelayanan dan kondisi pendapatan BLUD. Agus Wahyudi selaku Humas dr. Haryoto Lumajang mengatakan, anggaran tersebut sekitar 20-30 persen dari pendapatan BLUD rumah sakit selama setahun. Menurutnya, pola belanja tersebut berbeda dengan mekanisme pengadaan di sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang mempunyai alokasi anggaran untuk dibelanjakan dalam satu periode. Ia juga menjelaskan bahwa tidak langsung membelanjakan seluruh pagu anggaran obat dalam satu tahun. Pembelian dilakukan sedikit sesuai kebutuhan pasien dan ketersediaan obat di rumah sakit. Selain itu, pola tersebut juga berkaitan dengan karakter BLUD rumah sakit yang memiliki mekanisme pengelolaan keuangan berbeda dengan SKPD. Pengadaan obat dilakukan melalui pengadaan langsung menggunakan e-katalog bukan dengan mekanisme tender sebagaimana yang lazim dilakukan pada sejumlah pengadaan di satuan kerja perangkat daerah. Adanya mekanisme tersebut, kemampuan rumah sakit dalam melakukan belanja juga menyesuaikan pendapatan yang diperoleh dari pelayanan. Anggaran tersebut untuk belanja obat untuk memenuhi kebutuhan ribuan jenis obat di RSUD dr. Haryoto Lumajang. Agus mengatakan jenis obat dibutuhkan rumah sakit cukup beragam sehingga pengadaan tidak dilakukan dalam jumlah besar sekaligus. Pola pengadaan secara berkala membuat rumah sakit bisa menyesuaikan pembelian dengan kebutuhan pelayanan pasien. Sumber: Tribun Jatim/Imam Nawawi 📩 Info kolaborasi atau partnership  Hubungi 0822-2566-6497 #majangmejeng #wongmajang #SeptemberRM
Anggaran sekitar Rp25 Miliar dialokasikan untuk membeli obat-obatan sebagai salah satu kebutuhan berkaitan dengan pasien infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) yang meningkat. Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Haryoto Lumajang memproyeksikan anggaran belanja obat tersebut berasal dari pendapatan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) rumah sakit yang merupakan fasilitas kesehatan milik Pemkab  Lumajang. Walau nilainya mencapai puluhan miliar rupiah, dana tersebut tidak dibelanjakan sekaligus dalam satu tahun. Pengadaan obat dilakukan secara bertahap mengikuti kebutuhan pelayanan dan kondisi pendapatan BLUD. Agus Wahyudi selaku Humas dr. Haryoto Lumajang mengatakan, anggaran tersebut sekitar 20-30 persen dari pendapatan BLUD rumah sakit selama setahun. Menurutnya, pola belanja tersebut berbeda dengan mekanisme pengadaan di sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang mempunyai alokasi anggaran untuk dibelanjakan dalam satu periode. Ia juga menjelaskan bahwa tidak langsung membelanjakan seluruh pagu anggaran obat dalam satu tahun. Pembelian dilakukan sedikit sesuai kebutuhan pasien dan ketersediaan obat di rumah sakit. Selain itu, pola tersebut juga berkaitan dengan karakter BLUD rumah sakit yang memiliki mekanisme pengelolaan keuangan berbeda dengan SKPD. Pengadaan obat dilakukan melalui pengadaan langsung menggunakan e-katalog bukan dengan mekanisme tender sebagaimana yang lazim dilakukan pada sejumlah pengadaan di satuan kerja perangkat daerah. Adanya mekanisme tersebut, kemampuan rumah sakit dalam melakukan belanja juga menyesuaikan pendapatan yang diperoleh dari pelayanan. Anggaran tersebut untuk belanja obat untuk memenuhi kebutuhan ribuan jenis obat di RSUD dr. Haryoto Lumajang. Agus mengatakan jenis obat dibutuhkan rumah sakit cukup beragam sehingga pengadaan tidak dilakukan dalam jumlah besar sekaligus. Pola pengadaan secara berkala membuat rumah sakit bisa menyesuaikan pembelian dengan kebutuhan pelayanan pasien. Sumber: Tribun Jatim/Imam Nawawi 📩 Info kolaborasi atau partnership  Hubungi 0822-2566-6497 #majangmejeng #wongmajang #SeptemberRM

About