@sangartoyota:

سیرڤسی. وەستا. سنگەری
سیرڤسی. وەستا. سنگەری
Open In TikTok:
Region: IQ
Saturday 26 September 2026 08:37:06 GMT
12003
657
12
55

Music

Download

Comments

To see more videos from user @sangartoyota, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Hai sayangg... Aku tahu sekarang aku udah bukan siapa-siapa lagi buat kamu. Kita udah selesai, udah nggak seperti dulu, dan mungkin setelah ini aku memang harus belajar menerima kalau aku udah nggak punya tempat yang sama di hidup kamu. Aku masih sering kepikiran kamu. Masih suka bertanya-tanya kamu udah makan belum, tidur jam berapa, hari ini cape atau ngga, masih sering merokok atau nggak. Bedanya, sekarang aku udah nggak punya hak buat nanyain semua itu lagi. Dan ternyata, kehilangan hak untuk peduli sama seseorang yang dulu setiap hari kita pedulikan itu sakit banget. Aku tahu sekarang aku udah bukan pasangan kamu. Aku juga tahu kamu bebas melakukan apa pun yang kamu mau. Aku nggak punya hak buat melarang kamu. Tapi kalau boleh, anggap ini sebagai permintaan terakhir dari seseorang yang pernah sayang banget sama kamu. Jangan terlalu sering begadang juga. Jangan sampai kamu terus-terusan mengorbankan kesehatan kamu cuma karena kebiasaan yang sebenarnya bisa kamu ubah. Aku mungkin udah nggak bisa lagi marah karena kamu tidur terlalu malam. Udah nggak bisa lagi ngomelin kamu karena kamu masih ngerokok. Udah nggak bisa lagi bilang,
Hai sayangg... Aku tahu sekarang aku udah bukan siapa-siapa lagi buat kamu. Kita udah selesai, udah nggak seperti dulu, dan mungkin setelah ini aku memang harus belajar menerima kalau aku udah nggak punya tempat yang sama di hidup kamu. Aku masih sering kepikiran kamu. Masih suka bertanya-tanya kamu udah makan belum, tidur jam berapa, hari ini cape atau ngga, masih sering merokok atau nggak. Bedanya, sekarang aku udah nggak punya hak buat nanyain semua itu lagi. Dan ternyata, kehilangan hak untuk peduli sama seseorang yang dulu setiap hari kita pedulikan itu sakit banget. Aku tahu sekarang aku udah bukan pasangan kamu. Aku juga tahu kamu bebas melakukan apa pun yang kamu mau. Aku nggak punya hak buat melarang kamu. Tapi kalau boleh, anggap ini sebagai permintaan terakhir dari seseorang yang pernah sayang banget sama kamu. Jangan terlalu sering begadang juga. Jangan sampai kamu terus-terusan mengorbankan kesehatan kamu cuma karena kebiasaan yang sebenarnya bisa kamu ubah. Aku mungkin udah nggak bisa lagi marah karena kamu tidur terlalu malam. Udah nggak bisa lagi ngomelin kamu karena kamu masih ngerokok. Udah nggak bisa lagi bilang, "udah tidur sana" atau "jangan ngerokok terus." Tapi percayalah, aku masih kepikiran semua itu. Dan yang paling nyesek adalah sekarang aku cuma bisa peduli dari jauh. Oh iya, nanti kalau puasa, aku udah nggak bisa nemenin kamu lagi. Mungkin nanti ada orang lain yang nemenin kamu sahur, ada yang ingetin kamu buat makan, ada yang nanyain kamu udah buka atau belum. Mungkin nanti ada orang lain yang bisa mengisi waktu-waktu yang dulu pernah kita habiskan bersama. Aku nggak tahu. Dan sebenarnya aku nggak mau terlalu banyak membayangkannya karena sakit. Tapi kalau memang nanti ada seseorang yang menggantikan tempat aku, aku cuma berharap dia bisa menjaga kamu dengan baik. Bisa mengingatkan kamu ketika kamu mulai nggak menjaga diri. Bisa menemani kamu ketika kamu sedang capek. Bisa mendengarkan cerita kamu ketika kamu sedang banyak pikiran. Karena aku mungkin sudah nggak bisa melakukan semua itu lagi. Aku cuma ingin kamu baik-baik saja. Bahkan kalau baik-baiknya kamu nanti bukan lagi bersama aku. Mungkin itu bagian paling menyakitkan dari perpisahan kita. Aku masih ingin kamu bahagia, tapi aku harus belajar menerima bahwa kebahagiaan kamu mungkin nggak lagi membutuhkan aku. Kalau suatu hari kamu merasa aku benar-benar sudah melupakan kamu, mungkin sebenarnya aku cuma sedang belajar terlihat baik-baik saja. Karena sampai sekarang, ada bagian dari aku yang masih berharap kamu menjaga diri, masih berharap kamu sehat, masih berharap kamu nggak terlalu memaksakan diri. Tapi aku juga sadar. Aku sudah bukan rumah kamu lagi. Aku sudah bukan orang yang bisa kamu cari ketika kamu sedang sedih. Aku sudah bukan orang yang punya hak untuk kamu Dan aku harus belajar menerima itu, sesakit apa pun. Jadi sebelum semuanya benar-benar menjadi asing, aku cuma mau bilang: Tolong jaga diri kamu baik-baik. Berhenti merokok kalau kamu bisa. Kurangi begadang. Jangan lupa makan. Jangan terlalu kerja extra keras Bukan karena aku masih ingin mengatur hidup kamu. Tapi karena aku pernah menjadi orang yang sangat menyayangi kamu, dan ternyata setelah semuanya berakhir, rasa peduli itu masih tertinggal. Tapi untuk sekarang, izinkan aku mengucapkan ini untuk terakhir kalinya... Aku benar-benar sayang sama kamu. Dan meskipun hubungan kita sudah selesai, aku nggak pernah menyesal pernah mengenal kamu, pernah menemani kamu, dan pernah menjadi bagian kecil dari hidup kamu. Kalau nanti kita benar-benar nggak punya kesempatan untuk saling bicara lagi, aku harap kamu ingat satu hal: Pernah ada seseorang yang setelah kehilangan kamu pun masih mendoakan kamu diam-diam. Seseorang yang sudah nggak punya hak untuk menjaga kamu, tapi masih berharap kamu bisa menjaga diri sendiri. Seseorang yang harus melepaskan kamu bukan karena sudah nggak sayang, tapi karena sadar bahwa nggak semua yang kita sayangi harus kita miliki selamanya. Jadi, selamat menjalani hidup kamu setelah ini.

About