@a.14566:

ًانــٓ🫵🏻ـٓت قـٰٓلـ❤ـبـٓﻲ
ًانــٓ🫵🏻ـٓت قـٰٓلـ❤ـبـٓﻲ
Open In TikTok:
Region: SA
Saturday 26 September 2026 08:47:29 GMT
14194
391
7
16

Music

Download

Comments

user7336185092381
عاشق 🤟🔥الظلام💯🔥 :
2026-09-26 10:55:49
0
user5807394747599
الًٌٌٌٔمّه‍ٍِ🫡يبٓ :
2026-09-26 10:07:42
0
user5807394747599
الًٌٌٌٔمّه‍ٍِ🫡يبٓ :
2026-09-26 10:07:36
0
user8349840610557
اليمن 🇾🇪في ❤ 💕 :
🥰🥰🥰سكس 🥰🥰🥰
2026-09-26 08:51:19
0
.8814165
الا ســـــطـــــوره 88❣️❣️ :
❤️❤️❤️
2026-09-26 10:20:19
0
maash422
معاذ عالم عبد المنان :
🥰🥰🥰
2026-09-26 11:33:09
0
user7671732696985
مجنن الجن :
😊😊😊
2026-09-26 12:50:27
0
To see more videos from user @a.14566, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Sebanyak 27 siswa SMA Negeri 1 Tongauna, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara (Sultra), diduga mengalami keracunan setelah menyantap menu Makanan Bergizi Gratis (MBG), Kamis (24/9/2026). Para siswa yang mengalami gejala keracunan kemudian dilarikan ke BLUD Rumah Sakit Konawe untuk mendapatkan penanganan medis. Informasi yang dihimpun Sultratop.com, puluhan siswa tersebut diduga mengalami gangguan kesehatan setelah mengonsumsi menu MBG. Data korban hingga kini masih dalam proses pendataan oleh pihak terkait. Kasat Reskrim Polres Konawe AKP La Ode M. Jefri Hamzah membenarkan adanya peristiwa tersebut. Ia mengatakan, pihak kepolisian masih melakukan pendataan dan penyelidikan untuk mengetahui penyebab kejadian. “Memang benar ada kejadian tersebut. Kami masih melakukan pendataan secara menyeluruh. Dugaan sementara adalah keracunan setelah mengonsumsi MBG,” kata La Ode M. Jefri Hamzah kepada awak media melalui sambungan telepon. Menurut dia, sampel makanan telah diamankan untuk selanjutnya diperiksa di laboratorium. Pemeriksaan tersebut diperlukan untuk mengetahui kandungan makanan dan memastikan penyebab gangguan kesehatan yang dialami para siswa. “Kami sudah amankan sampel makanan, tinggal diserahkan kepada pihak laboratorium untuk melakukan pemeriksaan,” ujarnya. La Ode M. Jefri Hamzah menambahkan, sejumlah siswa mengalami gejala berupa gatal-gatal, mual, hingga muntah setelah mengonsumsi menu yang diduga berupa bakso. “Sementara kami masih melakukan koordinasi untuk mengumpulkan semua data yang diperlukan,” jelasnya. Hingga berita ini diterbitkan, proses pendataan terhadap siswa yang terdampak masih dilakukan. Penyebab pasti kejadian tersebut masih menunggu hasil pemeriksaan laboratorium. (B/ST) Laporan: Bambang Sutrisno Editor: Jumriati  Baca berita eksklusif lainnya di Sultratop.com atau klik link di Bio. #sultratop #sultratopcom #mbg #keracunanmbg
Sebanyak 27 siswa SMA Negeri 1 Tongauna, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara (Sultra), diduga mengalami keracunan setelah menyantap menu Makanan Bergizi Gratis (MBG), Kamis (24/9/2026). Para siswa yang mengalami gejala keracunan kemudian dilarikan ke BLUD Rumah Sakit Konawe untuk mendapatkan penanganan medis. Informasi yang dihimpun Sultratop.com, puluhan siswa tersebut diduga mengalami gangguan kesehatan setelah mengonsumsi menu MBG. Data korban hingga kini masih dalam proses pendataan oleh pihak terkait. Kasat Reskrim Polres Konawe AKP La Ode M. Jefri Hamzah membenarkan adanya peristiwa tersebut. Ia mengatakan, pihak kepolisian masih melakukan pendataan dan penyelidikan untuk mengetahui penyebab kejadian. “Memang benar ada kejadian tersebut. Kami masih melakukan pendataan secara menyeluruh. Dugaan sementara adalah keracunan setelah mengonsumsi MBG,” kata La Ode M. Jefri Hamzah kepada awak media melalui sambungan telepon. Menurut dia, sampel makanan telah diamankan untuk selanjutnya diperiksa di laboratorium. Pemeriksaan tersebut diperlukan untuk mengetahui kandungan makanan dan memastikan penyebab gangguan kesehatan yang dialami para siswa. “Kami sudah amankan sampel makanan, tinggal diserahkan kepada pihak laboratorium untuk melakukan pemeriksaan,” ujarnya. La Ode M. Jefri Hamzah menambahkan, sejumlah siswa mengalami gejala berupa gatal-gatal, mual, hingga muntah setelah mengonsumsi menu yang diduga berupa bakso. “Sementara kami masih melakukan koordinasi untuk mengumpulkan semua data yang diperlukan,” jelasnya. Hingga berita ini diterbitkan, proses pendataan terhadap siswa yang terdampak masih dilakukan. Penyebab pasti kejadian tersebut masih menunggu hasil pemeriksaan laboratorium. (B/ST) Laporan: Bambang Sutrisno Editor: Jumriati Baca berita eksklusif lainnya di Sultratop.com atau klik link di Bio. #sultratop #sultratopcom #mbg #keracunanmbg

About