dan lebih bijaksana lagi ketika menasehati tanpa membuat orang merasa dipermalukan atau dihakimi๐
2026-10-24 01:09:04
16
FANZZ_EDITZ๐ฅถAURA 999+ :
dan anomali satu ini niat nya berubah tapi tetap mengulangi lagi๐น
2026-10-21 13:16:38
7
Rago. :
ingat ya guys, menasehati itu berbeda dgn merendahkan/menghina di depan umum, kalo menasehati dia bakal menghampiri dan berbicara pelan/memberitahu kesalahannya tanpa diketahui orang lain. sedangkan merendahkan/menghina, dia bakal memberi tau kesalahan kita secara terang-terangan dan dengan suara yg kuat sehingga orang lain menjadi tau sehingga membuat kita malu dan sakit hati
2026-10-24 01:22:02
3
Nadi barata :
tapi liat kondisi jg,jgn kasi nasehat di tempat umum
ada multo ada ๐ฑ๐๐๐๐ ๐๐๐๐๐๐
2026-10-26 07:13:25
0
"hidup jokowi" :
2026-10-27 02:20:52
0
๐ฒ=๐ :
berarti aku bodoh, let's go
2026-10-24 13:21:08
0
kesatriakegelapan628 :
referensi?
2026-10-02 06:42:22
5
Kurๆก :
Meluruskan Kutipan yang Viral
Teman-teman, belakangan ini sering kita jumpai kutipan bijak yang berbunyi: "Jika engkau menasihati orang, akan ada dua reaksi: orang pintar akan merenung, dan orang bodoh akan tersinggung."
Di media sosial, kalimat ini sering kali disematkan sebagai perkataan Imam Syafi'i. Namun, setelah ditelusuri dalam kitab-kitab klasik maupun rekam jejak perkataan beliau (seperti Diwan Asy-Syafi'i), kalimat tersebut tidak pernah ditemukan.
Status kalimat ini adalah kata mutiara anonim atau pepatah modern yang mengalami 'salah atribusi' (quote attribution error) di internet. Memang isinya mengandung kebenaran dan sejalan dengan nilai kebijaksanaan, tetapi menisbatkan perkataan kepada seorang ulama besar tanpa bukti otentik tentu kurang tepat.
Mari lebih bijak dalam menyebarkan kutipan. Nilai baiknya tetap bisa kita ambil sebagai renungan diri, namun dengan tetap menjaga keaslian sejarah perkataan para ulama.
2026-10-25 06:43:01
1
To see more videos from user @rangga.hijrah75, please go to the Tikwm
homepage.