@publicchoice_id: Wacana perubahan status pengemudi ojek online dari mitra menjadi pekerja kini memicu dilema tajam di akar rumput. Narasi ojol berubah menjadi buruh memunculkan ketakutan rasional terkait ancaman pemutusan hubungan kerja atau kerawanan dipecat oleh pihak aplikator. Ketika korporasi digital tiba tiba diwajibkan menanggung beban upah minimum serta jaminan sosial penuh, mereka dipastikan akan merespons dengan efisiensi besar besaran. Syarat rekrutmen yang berubah menjadi sangat ketat dan evaluasi performa yang kaku berpotensi menyingkirkan jutaan pengemudi yang selama ini menggantungkan hidup pada ruang ekonomi gig. Pemerintah sama sekali tidak boleh asal asalan memaksakan kerangka ketenagakerjaan konvensional ke dalam ekosistem digital yang dinamis ini. Negara dituntut merumuskan regulasi jalan tengah yang mampu memberikan perlindungan khusus bagi pekerja platform digital tanpa mematikan ladang pencaharian mereka. Kepastian pendapatan dan jaminan kesehatan memang sebuah hak mutlak, namun regulasi yang lahir jangan sampai menjadi senjata makan tuan yang justru berujung pada ledakan pengangguran baru. Keadilan sejati untuk para pengemudi menuntut hadirnya jaminan kesejahteraan yang tidak merampas ruang penghidupan mereka melalui ancaman pemecatan sepihak. #PublicChoiceID #SuarakanPilihanPublik #OjekOnline #PekerjaPlatformDigital #StatusOjol