@i.tzj: #fyppppppppppppppppppppppp #explore #ادهم_نابلسي #عشوائيات #explore

R R🪽
R R🪽
Open In TikTok:
Region: SA
Saturday 26 September 2026 16:23:20 GMT
8006
367
65
37

Music

Download

Comments

ilililiiililllii
Hsu :
رومي☹️☹️
2026-09-26 21:41:15
0
wlwll77
.4ng3l :
اولل++مبددعتي
2026-09-26 16:26:27
3
aa6.281
B :
ااخ رغووودي
2026-09-26 17:31:20
3
t0.lio
دَال . :
كيااني و روودي وش احلى من كذااا 😋
2026-09-26 19:44:59
2
7abiba_belal
حَبيبة :
رغودى 💕🤙🏼
2026-09-26 16:27:06
1
xx4js
xx4js :
قلببببييي وعمرررري اناااا
2026-09-26 21:44:01
1
t_ij58
: :
توبببب ي رغودييي👅
2026-09-26 16:27:32
1
ql._v50
ql._v50 :
الساوندددد
2026-09-26 16:29:22
2
fo.jo92
W💕 :
مبدعههه رغوده💕💕
2026-09-26 20:36:57
1
jassmi3988
بن حمود 🥴🙃 :
ولد ولا بنت انت/ي
2026-09-26 21:44:36
0
ixr.700
🎸⛓️ :
رغوووودده التوووببب
2026-09-26 16:26:24
1
.r432684
. :
الأفضل كالعاده
2026-09-26 19:21:19
1
.r1pq
عِصام :
يمه
2026-09-26 20:04:03
0
g._7w015
⚚ :
2026-09-26 16:29:35
1
taf5c
Tem 30 👑🐦‍🔥 :
كيووت
2026-09-26 16:57:13
0
mailiz_5
mailiz_5 :
فيني فضول على المحادثه
2026-09-26 19:11:28
0
tutti_ttoo
تـولـي :
ققللبيي اناا
2026-09-26 20:43:13
0
gjy__
nu :
حلواتتتت
2026-09-26 17:36:39
1
azzi.1z8
azzi.1z8 :
ابغاك تصير صاحبي
2026-09-26 21:19:52
0
rr_lll17
🐚 :
رغوودتتتي 💓💓
2026-09-26 16:38:08
2
ex.ii11
𝐵⛧ :
دنيتتتي اقسسم بالله
2026-09-26 18:53:40
2
jordn705_
JL. :
2026-09-26 17:28:51
1
t2jir_
Vł :
دنيتتتي والله
2026-09-26 19:05:13
2
To see more videos from user @i.tzj, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

KEBAKARAN HUTAN LERENG MERAPI BELUM BISA DIPADAMKAN, PETUGAS TERKENDALA AIR DAN ANGIN KENCANG Upaya pemadaman kebakaran di kawasan lereng Gunung Merapi kembali menghadapi kendala. Hingga Rabu (23/9/2026) petang, Tim Gabungan penanganan kebakaran Hutan Taman Nasional Gunung Merapi masih berjibaku memadamkan api yang membakar kawasan hutan vegetasi. ‎ ‎Kepala Seksi Pengelolaan Taman Nasional (SPTN) Wilayah I Magelang-Sleman, Balai Taman Nasional Gunung Merapi (TNGM), Sutris Haryanta mengatakan, proses pemadaman api mengalami kendala diantaranya keterbatasan air untuk pemadaman dan kencangnya angin yang berhembus membuat api cepat menjalar. ‎ ‎Sutris menjelaskan, vegetasi permukaan seperti semak dan bambu menjadi bagian yang paling banyak terbakar. Sementara sebagian besar pohon masih dalam kondisi berdiri. ‎ ‎“Vegetasi yang terbakar hebat itu permukaan, semak, bambu dan sebagainya. Untuk pohon-pohonan kita lihat masih utuh, masih berdiri. Tapi ada sebagian yang memang terbakar,” jelasnya. ‎ ‎Kondisi tersebut menjadi salah satu kendala karena bara api yang tidak terlihat dapat kembali menyala saat ditiup angin dalam kondisi cuaca panas. ‎ ‎Selain kondisi angin dan cuaca panas, ketersediaan air juga menjadi tantangan dalam proses pemadaman. Sutris mengatakan sumber air sebenarnya tersedia, tetapi distribusinya tidak selalu bisa dilakukan dengan cepat ketika dibutuhkan di titik api. ‎ ‎“Kendalanya untuk ketersediaan air sebenarnya ada, tetapi ketika dibutuhkan tidak serta-merta terus. Jadi agak terlambat tadi, tidak bisa kita potong di situ,” katanya. ‎ ‎Untuk memenuhi kebutuhan pemadaman, lanjut Sutris, petugas memanfaatkan sejumlah sumber air, di antaranya dari pabrik, sumber air di sekitar loket, bantuan masyarakat, serta BPBD. ‎ ‎Sementara untuk teknik pemadaman, petugas tidak sepenuhnya mengandalkan mobil pemadam. Kondisi medan membuat penanganan api lebih banyak dilakukan secara manual. Produser : Ibnu Taufik Juwariyanto Reporter : Yuki Pramudya  Editor : Afifudin Program : Tribun Jogja News Video Editor : Afifudin #kebakaran #merapi #kemarau
KEBAKARAN HUTAN LERENG MERAPI BELUM BISA DIPADAMKAN, PETUGAS TERKENDALA AIR DAN ANGIN KENCANG Upaya pemadaman kebakaran di kawasan lereng Gunung Merapi kembali menghadapi kendala. Hingga Rabu (23/9/2026) petang, Tim Gabungan penanganan kebakaran Hutan Taman Nasional Gunung Merapi masih berjibaku memadamkan api yang membakar kawasan hutan vegetasi. ‎ ‎Kepala Seksi Pengelolaan Taman Nasional (SPTN) Wilayah I Magelang-Sleman, Balai Taman Nasional Gunung Merapi (TNGM), Sutris Haryanta mengatakan, proses pemadaman api mengalami kendala diantaranya keterbatasan air untuk pemadaman dan kencangnya angin yang berhembus membuat api cepat menjalar. ‎ ‎Sutris menjelaskan, vegetasi permukaan seperti semak dan bambu menjadi bagian yang paling banyak terbakar. Sementara sebagian besar pohon masih dalam kondisi berdiri. ‎ ‎“Vegetasi yang terbakar hebat itu permukaan, semak, bambu dan sebagainya. Untuk pohon-pohonan kita lihat masih utuh, masih berdiri. Tapi ada sebagian yang memang terbakar,” jelasnya. ‎ ‎Kondisi tersebut menjadi salah satu kendala karena bara api yang tidak terlihat dapat kembali menyala saat ditiup angin dalam kondisi cuaca panas. ‎ ‎Selain kondisi angin dan cuaca panas, ketersediaan air juga menjadi tantangan dalam proses pemadaman. Sutris mengatakan sumber air sebenarnya tersedia, tetapi distribusinya tidak selalu bisa dilakukan dengan cepat ketika dibutuhkan di titik api. ‎ ‎“Kendalanya untuk ketersediaan air sebenarnya ada, tetapi ketika dibutuhkan tidak serta-merta terus. Jadi agak terlambat tadi, tidak bisa kita potong di situ,” katanya. ‎ ‎Untuk memenuhi kebutuhan pemadaman, lanjut Sutris, petugas memanfaatkan sejumlah sumber air, di antaranya dari pabrik, sumber air di sekitar loket, bantuan masyarakat, serta BPBD. ‎ ‎Sementara untuk teknik pemadaman, petugas tidak sepenuhnya mengandalkan mobil pemadam. Kondisi medan membuat penanganan api lebih banyak dilakukan secara manual. Produser : Ibnu Taufik Juwariyanto Reporter : Yuki Pramudya Editor : Afifudin Program : Tribun Jogja News Video Editor : Afifudin #kebakaran #merapi #kemarau

About