@mebel.dunyasi_1: 27.09.2020🥀Allah bütün şəhidlərimizə rəhmət etsin🤲🖤 #27sentyabr #anımgünü #allahşəhidlərimizərəhmətetsin🇦🇿 #27sentyabranımgünü #44gunlukmuharibe

mebel.dünyası
mebel.dünyası
Open In TikTok:
Region: AZ
Saturday 26 September 2026 17:58:24 GMT
20024
377
10
276

Music

Download

Comments

eli_isayev003_
Əli İsayev :
Allah Bütün şəhidlərimizə rəhmət eləsin məkanları cənnət olsun onlar olmasa bizdə olmayacaqdıq❤️🥀
2026-09-27 05:06:57
1
h.a.1978
🤍 :
Allah Rehmet Elesin Şehidlerimize😭😭😭😭😭😭😭😭
2026-09-27 04:41:17
1
alisa_777_alis
🤍 :
Allah bütün Şehidlerimize rehmet elesin
2026-09-27 03:18:04
1
papatya_5512
PAPATYA🌼 :
Allah bütün şəhidlərimizə rəhmət eləsin 🤲 AMİN QARABAĞDAN CƏNNƏTƏ YOL ÇƏKƏN QƏHRAMAN QEYRƏTLİ OGULLAR😥💔
2026-09-26 18:20:39
1
vip.moyka8
Vip moyka :
2026-09-26 21:33:12
1
turann_6191
turann_619🇦🇿 :
😭😭
2026-09-27 05:03:18
0
To see more videos from user @mebel.dunyasi_1, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Ketika Jabatan Tidak Mengubah Kesalehan Ada kisah yang begitu dalam dari kehidupan Sayyidina Abu Bakar ash-Shiddiq radhiyallahu ‘anhu. Ketika beliau diangkat menjadi khalifah, keesokan harinya beliau masih pergi ke pasar untuk berdagang. Setelah diingatkan bahwa seorang khalifah memiliki tanggung jawab besar, beliau akhirnya menerima tunjangan dari negara untuk memenuhi kebutuhannya. Namun menjelang wafat, Abu Bakar justru meminta agar seluruh tunjangan yang pernah beliau terima dikembalikan dengan uang pribadinya. Mengapa? Karena beliau merasa tidak nyaman jika dirinya yang mengurus negara justru mengambil harta negara untuk kepentingan pribadi. Inilah kesalehan yang begitu tinggi. Bukan sekadar rajin beribadah, tetapi juga sangat berhati-hati ketika berhadapan dengan amanah. Gus Baha menyampaikan kisah ini dengan sebuah ungkapan menarik: Sayyidina Umar pernah menganggap kesalehan Abu Bakar “berlebihan”, karena orang yang menggantikan beliau akhirnya ikut repot. Tetapi justru di situlah kita belajar. Jabatan bukan kesempatan untuk memperkaya diri. Jabatan adalah amanah yang kelak dipertanggungjawabkan. Allah berfirman: “Sesungguhnya Allah menyuruh kamu menyampaikan amanah kepada yang berhak menerimanya...” (QS. An-Nisa: 58) Mungkin kita tidak akan mampu meniru seluruh kezuhudan Abu Bakar. Namun setidaknya kita bisa belajar satu hal: Semakin besar amanah yang kita pegang, seharusnya semakin takut hati kita untuk mengambil sesuatu yang bukan hak kita. Sebab yang membuat seseorang mulia bukan karena tingginya jabatan, tetapi karena amanahnya ketika memegang jabatan. 🤲 #Gusbaha #nagajigusbaha #nderekulama #AbuBakarAshShiddiq #SayyidinaAbuBakar #Amanah #PemimpinAmanah #KajianIslam #RenunganIslam #DakwahIslam #AkhlakIslam #ReelsIslam
Ketika Jabatan Tidak Mengubah Kesalehan Ada kisah yang begitu dalam dari kehidupan Sayyidina Abu Bakar ash-Shiddiq radhiyallahu ‘anhu. Ketika beliau diangkat menjadi khalifah, keesokan harinya beliau masih pergi ke pasar untuk berdagang. Setelah diingatkan bahwa seorang khalifah memiliki tanggung jawab besar, beliau akhirnya menerima tunjangan dari negara untuk memenuhi kebutuhannya. Namun menjelang wafat, Abu Bakar justru meminta agar seluruh tunjangan yang pernah beliau terima dikembalikan dengan uang pribadinya. Mengapa? Karena beliau merasa tidak nyaman jika dirinya yang mengurus negara justru mengambil harta negara untuk kepentingan pribadi. Inilah kesalehan yang begitu tinggi. Bukan sekadar rajin beribadah, tetapi juga sangat berhati-hati ketika berhadapan dengan amanah. Gus Baha menyampaikan kisah ini dengan sebuah ungkapan menarik: Sayyidina Umar pernah menganggap kesalehan Abu Bakar “berlebihan”, karena orang yang menggantikan beliau akhirnya ikut repot. Tetapi justru di situlah kita belajar. Jabatan bukan kesempatan untuk memperkaya diri. Jabatan adalah amanah yang kelak dipertanggungjawabkan. Allah berfirman: “Sesungguhnya Allah menyuruh kamu menyampaikan amanah kepada yang berhak menerimanya...” (QS. An-Nisa: 58) Mungkin kita tidak akan mampu meniru seluruh kezuhudan Abu Bakar. Namun setidaknya kita bisa belajar satu hal: Semakin besar amanah yang kita pegang, seharusnya semakin takut hati kita untuk mengambil sesuatu yang bukan hak kita. Sebab yang membuat seseorang mulia bukan karena tingginya jabatan, tetapi karena amanahnya ketika memegang jabatan. 🤲 #Gusbaha #nagajigusbaha #nderekulama #AbuBakarAshShiddiq #SayyidinaAbuBakar #Amanah #PemimpinAmanah #KajianIslam #RenunganIslam #DakwahIslam #AkhlakIslam #ReelsIslam

About