@sgtv71: #دراجات_نارية🔥 #اول_لاين_الحيانيه #تصميم_فيديوهات🎶🎤🎬 #شعب_صيني_ماله_حل😂😂

آبًوٌ آلَجّيَسِ ✅
آبًوٌ آلَجّيَسِ ✅
Open In TikTok:
Region: IQ
Saturday 26 September 2026 23:12:18 GMT
29430
1039
53
57

Music

Download

Comments

ji_90n
رصّـأّصّـهّـ 🚀♻️ :
عبالي بس اني اكب بليل 😅💔
2026-09-27 12:12:01
4
c_h_b_a_f_h2
آبو ححــســســن 🤎 :
وعلي نفس سواديني 😅
2026-09-27 06:22:45
1
dkdjdkfkf3
ميمو :
3 بليل ولا طير مشي مرحاتك
2026-09-27 14:17:40
1
1_a_1_d1
عبود :
مو عل دراجات هاي مكافحه
2026-09-27 08:52:56
2
vi44_l
عليوي بصره :
شكد تمشي الف رحمه عله والديك 😁
2026-09-26 23:33:45
1
zzcvbxx
حـ✌︎ـسـون اﻟجـبّـريَ✈ :
عبالي بس اني تجيني الحاله 😂😂
2026-09-27 14:02:34
1
user7468150828693
!☆آلحًربًيَ✪ :
شنو نوع المكينه
2026-09-27 18:46:11
0
care_er_
كـروري ألاصـل 🇦🇪 :
مسرع الفيديو 😂
2026-09-27 09:31:05
0
98_.fae
✈︎::@♯̶ عــــليوــي✌︎↯🍃¹✈︎ :
الك خالي واحد بصرة 🥇🤫
2026-09-27 23:05:38
0
user7333612911995
°✪ح̶ح̶سيون بصرةة ™🇦🇪✓° :
احسن حل وعلي
2026-09-27 17:25:23
0
z__ix11
جيكو ᡕᠵ᠊ᡃ່࡚ࠢ࠘⸝່ࠡ᠊߯ᡁࠣ࠘᠊᠊ࠢ࠘气亠 :
حجي هليم كشع كلش
2026-09-27 16:56:46
0
asndu4
:ححـسوטּ˹↯✘. :
على كيفك بردود على التعليقات😂😂
2026-09-27 16:22:21
0
9t.3w
♯̶ عـ͜عبيــس ٭ं٭ :
دوريات هليام شديت ويانه اني كمت ما طلع بل من وراهم كبلل يكلي اوكف واني خلي بس تراب وراي.. 😅💕
2026-09-27 14:18:25
0
s76ma
قزوم؟ :
لا سرع الفديو حب خلي ع طبيعته احله
2026-09-27 17:24:39
0
q_75
أحمد عبدالله :
وبو فاضل النجده من كد ما شردت منهم ندلو بيتنا كامو يتانوني براس شارعنا😂😂
2026-09-27 12:35:01
0
aa_oos12
ســٓيــوفـفّ🩵🔞 :
تمشي ٣ وقافل سكيلتر،..... الكك حجي
2026-09-27 13:01:51
0
hmieed5
حمًوٌدٍيِّ أّلَأّصّـيِّلَ 🤫🫡 :
الك اخي
2026-09-27 07:15:58
0
v.v1.17
بـــࢪي..!🇪🇪 :
لحكوني قبل شويه طببتهم بفرع حتى الجني مايندله هاي الافرع جنت اخذ البتك بي وانت شوف شكد اضلم
2026-09-27 19:58:30
0
user3045580851811
ايوب حافظ الدبي :
لصيصان مشكلة😂
2026-09-27 12:05:42
0
dyawnzh6qhok
حسون الحجي :
😂😂
2026-09-27 19:02:44
0
dyawnzh6qhok
حسون الحجي :
🌹💘👋🏾
2026-09-27 19:02:54
0
To see more videos from user @sgtv71, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Ketika “Maaf” Tidak Selalu Menghapus Luka Video ini menyampaikan pesan yang sederhana namun sangat dalam: tidak semua luka bisa hilang hanya dengan satu kata “maaf”. Visual sebuah cangkir yang retak dan disatukan kembali, kita diajak memahami bahwa meskipun sesuatu dapat diperbaiki, bekas kerusakan sering kali tetap terlihat. Retakan itu menjadi simbol luka batin. Sesuatu yang mungkin tidak lagi terasa sakit seperti dulu, tetapi jejaknya masih ada. Permintaan maaf yang tulus adalah langkah penting. Penyesalan yang lahir dari hati menunjukkan adanya kesadaran, tanggung jawab, dan keinginan untuk berubah. Bahkan dalam konteks spiritual, Tuhan Maha Pengampun terhadap hamba-Nya yang sungguh-sungguh bertobat. Namun, ini mengingatkan bahwa pengampunan tidak selalu berarti menghapus dampak emosional yang telah terjadi pada orang lain. Dalam relasi manusia, baik pasangan, keluarga, maupun pertemanan, luka batin memiliki dinamika sendiri. Orang yang terluka membutuhkan waktu, rasa aman, dan konsistensi untuk kembali percaya. Memaafkan bukan kewajiban instan, melainkan proses. Sama seperti cangkir yang direkatkan, ia mungkin bisa digunakan kembali, tetapi tidak pernah persis sama seperti sebelumnya. Pesan penting nya adalah ajakan untuk lebih berhati-hati dalam bersikap dan berbicara. Jangan meremehkan dampak dari kata-kata dan tindakan kita hanya karena kita merasa bisa meminta maaf setelahnya. Tidak semua orang mampu pulih dengan kecepatan yang sama, dan tidak semua luka bisa kembali utuh. Video ini juga mengajarkan empati: jika kita adalah pihak yang bersalah, maka tugas kita bukan hanya meminta maaf, tetapi juga menerima bahwa orang lain berhak merasa sakit, berjarak, atau membutuhkan waktu. Sementara jika kita adalah pihak yang terluka, kita diingatkan bahwa tidak apa-apa jika proses memaafkan terasa berat, itu bukan tanda kelemahan, melainkan bagian dari penyembuhan. Pada akhirnya, ini mengajak kita untuk menjadi manusia yang lebih sadar, lebih lembut, dan lebih bertanggung jawab secara emosional. Karena beberapa luka bisa disembuhkan, tetapi kebijaksanaan lahir dari bekas retakan yang mengajarkan kita untuk tidak mengulang kesalahan yang sama.
Ketika “Maaf” Tidak Selalu Menghapus Luka Video ini menyampaikan pesan yang sederhana namun sangat dalam: tidak semua luka bisa hilang hanya dengan satu kata “maaf”. Visual sebuah cangkir yang retak dan disatukan kembali, kita diajak memahami bahwa meskipun sesuatu dapat diperbaiki, bekas kerusakan sering kali tetap terlihat. Retakan itu menjadi simbol luka batin. Sesuatu yang mungkin tidak lagi terasa sakit seperti dulu, tetapi jejaknya masih ada. Permintaan maaf yang tulus adalah langkah penting. Penyesalan yang lahir dari hati menunjukkan adanya kesadaran, tanggung jawab, dan keinginan untuk berubah. Bahkan dalam konteks spiritual, Tuhan Maha Pengampun terhadap hamba-Nya yang sungguh-sungguh bertobat. Namun, ini mengingatkan bahwa pengampunan tidak selalu berarti menghapus dampak emosional yang telah terjadi pada orang lain. Dalam relasi manusia, baik pasangan, keluarga, maupun pertemanan, luka batin memiliki dinamika sendiri. Orang yang terluka membutuhkan waktu, rasa aman, dan konsistensi untuk kembali percaya. Memaafkan bukan kewajiban instan, melainkan proses. Sama seperti cangkir yang direkatkan, ia mungkin bisa digunakan kembali, tetapi tidak pernah persis sama seperti sebelumnya. Pesan penting nya adalah ajakan untuk lebih berhati-hati dalam bersikap dan berbicara. Jangan meremehkan dampak dari kata-kata dan tindakan kita hanya karena kita merasa bisa meminta maaf setelahnya. Tidak semua orang mampu pulih dengan kecepatan yang sama, dan tidak semua luka bisa kembali utuh. Video ini juga mengajarkan empati: jika kita adalah pihak yang bersalah, maka tugas kita bukan hanya meminta maaf, tetapi juga menerima bahwa orang lain berhak merasa sakit, berjarak, atau membutuhkan waktu. Sementara jika kita adalah pihak yang terluka, kita diingatkan bahwa tidak apa-apa jika proses memaafkan terasa berat, itu bukan tanda kelemahan, melainkan bagian dari penyembuhan. Pada akhirnya, ini mengajak kita untuk menjadi manusia yang lebih sadar, lebih lembut, dan lebih bertanggung jawab secara emosional. Karena beberapa luka bisa disembuhkan, tetapi kebijaksanaan lahir dari bekas retakan yang mengajarkan kita untuk tidak mengulang kesalahan yang sama.

About