@yeseniajeti:

Yeseniajeti
Yeseniajeti
Open In TikTok:
Region: US
Sunday 27 September 2026 11:50:14 GMT
48397
2427
23
157

Music

Download

Comments

justpatrice04
𝓟𝓪𝓽𝓻𝓲𝓬𝓮𓆩♡𓆪 :
I want to learn content like this
2026-09-28 17:58:26
0
raeofsunshine1983
TaSheka McCane :
How often do you take them! My doctor said oregano oil is not to be taken everyday.
2026-09-27 14:18:07
10
sheate832
BRl33 :
Wait was that Abuela
2026-09-27 14:50:14
8
kettlesblackprincess
KettlesBlackPrincess :
I need this, where can I find it.
2026-09-27 13:08:54
6
moriiyel0
Mori Iyel :
Song and visual tea!!
2026-09-27 14:56:38
13
user4241179916567
user4241179916567 :
TURE. STRESS OUT BODY
2026-09-27 14:09:09
4
jordaneedwards2009
Lya💕🕷️💋🫡 :
I need that
2026-09-27 18:16:55
1
viraldeck22
Drex :
Amazing way to advertise
2026-09-27 21:16:20
1
kegomoditswemahlalela
Kegomoditswe Mahlale :
love the song 🥰
2026-09-27 14:59:48
4
babygabby22
Baby gabby 🥰 :
2026-09-27 14:38:59
2
leahc9696
Leah C :
They got the grandma from encanto
2026-09-27 14:48:37
6
vias_dynasty
Lipcare Materials In PH :
does this really work for weight loss or it's just AI content
2026-09-28 16:16:12
0
thephoenixhasrizen
The Empress :
Bs her sister could have been told her
2026-09-27 14:13:28
8
sumshorthairedgirl
Kennedy :
Not abuela from encanto😭
2026-09-28 04:48:55
2
jordanhampstead
Jhamp :
Michelle Obama in the beginning
2026-09-27 20:57:05
1
kemarr50
Kemarr :
🥰🥰🥰
2026-09-27 19:28:33
1
avis.liner
Avis Linet :
❤️❤️❤️
2026-09-27 13:54:28
1
stevevavo7
Stevevavo :
🥰
2026-09-28 10:48:57
0
To see more videos from user @yeseniajeti, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Korban dugaan penipuan/penggelapan yang dilakukan Karyawan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Kantor Cabang Salatiga, Jalan Diponegoro, mulai berani muncul dan 'nyanyi' ke wartawan. Korban adalah suami istri (pasutri), Dwi Megi Setiawan (34) dan Catur Nova Anggorowati (34), keduanya warga Legok, RT 02 RW III, Kelurahan Kauman Kidul, Kecamatan Sidorejo, Salatiga dari tindakan tak bertanggungjawab terduga pelaku berinisial GTP. Sejak kasus ini bergulir, GTP telah diberhentikan management BRI Cabang Salatiga dengan jabatan terakhir Manager RO BRI Kantor Cabang Salatiga. Kepada Disway Jateng secara ekslusif, korban membeberkan kronologi kejadian hingga harus menanggung hutang Rp1 miliar dengan jaminan sertifikat rumah berserta bangunan milik orang tua salah satu korban, berada di Legok, RT 02 RW III, Kelurahan Kauman Kidul, Kecamatan Sidorejo, Salatiga. Menurut Dwi Megi Setiawan, ia awalnya yang kenal lebih dahulu dengan terduga pelaku GTP di Salatiga. Korban mengajukan pinjaman tahun 2024 kepada pelaku yang saat itu menjabat sebagai Manager RO BRI Cabang Salatiga sebesar Rp350 juta untuk keperluan modal usaha. Pinjaman pertama lancar, tidak ada masalah. Kemudian, berlanjut pada tanggal 3 Juli 2026, korban mengajukan 'Top Up' pinjaman ke pelaku Rp600 juta sesuai harga sertifikat yang dijadikan jaminan ke BRI Kantor cabang Salatiga. Namun oleh pelaku, Top Up ke-2 ini malah ACC Rp1 miliar tanpa diskusi atau persetujuan kepada korban.
Korban dugaan penipuan/penggelapan yang dilakukan Karyawan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Kantor Cabang Salatiga, Jalan Diponegoro, mulai berani muncul dan 'nyanyi' ke wartawan. Korban adalah suami istri (pasutri), Dwi Megi Setiawan (34) dan Catur Nova Anggorowati (34), keduanya warga Legok, RT 02 RW III, Kelurahan Kauman Kidul, Kecamatan Sidorejo, Salatiga dari tindakan tak bertanggungjawab terduga pelaku berinisial GTP. Sejak kasus ini bergulir, GTP telah diberhentikan management BRI Cabang Salatiga dengan jabatan terakhir Manager RO BRI Kantor Cabang Salatiga. Kepada Disway Jateng secara ekslusif, korban membeberkan kronologi kejadian hingga harus menanggung hutang Rp1 miliar dengan jaminan sertifikat rumah berserta bangunan milik orang tua salah satu korban, berada di Legok, RT 02 RW III, Kelurahan Kauman Kidul, Kecamatan Sidorejo, Salatiga. Menurut Dwi Megi Setiawan, ia awalnya yang kenal lebih dahulu dengan terduga pelaku GTP di Salatiga. Korban mengajukan pinjaman tahun 2024 kepada pelaku yang saat itu menjabat sebagai Manager RO BRI Cabang Salatiga sebesar Rp350 juta untuk keperluan modal usaha. Pinjaman pertama lancar, tidak ada masalah. Kemudian, berlanjut pada tanggal 3 Juli 2026, korban mengajukan 'Top Up' pinjaman ke pelaku Rp600 juta sesuai harga sertifikat yang dijadikan jaminan ke BRI Kantor cabang Salatiga. Namun oleh pelaku, Top Up ke-2 ini malah ACC Rp1 miliar tanpa diskusi atau persetujuan kepada korban. "Tiba-tiba saya dapat notifikasi dari pelaku tanggal 3 Juli 2026, pukul 10.48 WIB platform pinjaman saya di ACC sebesar Rp1 miliar," ungkap Dwi, di Salatiga, Minggu 27 September 2026. Saat pengajuan kredit, korban membuat Akad (Kredit) dengan pelaku  di  BRI Kantor Cabang Salatiga namun pembuatan buku tabungan diarahkan (oleh terduga pelaku) di Kantor BRI Unit Tingkir Kota Salatiga. Berita selengkapnya di jateng.disway.id #salatiga24jam #diswayjateng

About