@3mrbelbeisi: حبك أمانة 🔥 #اكسبلور #مايا_نصري #عمروبلبيسي #الشعب_الصيني_ماله_حل😂😂

عمرو بلبيسي
عمرو بلبيسي
Open In TikTok:
Region: PS
Sunday 27 September 2026 12:42:57 GMT
164771
6685
86
642

Music

Download

Comments

brahimibrahim706
👑💪KING👑💪 :
اوھ لا لا غير مادروش من جيھة مايا نصري صوت قوة
2026-09-27 21:32:25
1
yacinelbaraka
أم ألاء❤️ :
ياريت لو تقرا قران صوتك يجنن
2026-09-27 15:50:13
11
rodas34879
🌙👸قَمَر 🎀(💥🍫ገመር) :
🤗🤗
2026-09-27 16:24:04
2
aboroaboro2
✟𝄢𓅂ባለማህተቧ✞🙏😘 :
የገመር ልዑል 😁🥰
2026-09-27 20:44:56
1
asmsberhi
asma.berhi :
ماشالله عل صوت روعه🥰
2026-09-28 09:56:17
1
is..nana148
🫀☕️ :
مايا تخترق المشاعر كلماتها
2026-09-28 09:16:23
1
koka19914
ليليان 🫰🏻 :
صوته كلش حلووو
2026-09-28 21:20:12
0
user2878731119603
ام فرح💚❤️ :
ممكن تغني لجورج وسوف
2026-09-27 16:42:19
3
r.r1990
Reuof 📸 :
مايا نصري 🥹❤️ذكريات
2026-09-28 19:27:35
0
_maryem_omrani
maryouma :
لو تغني لأصالة اغنيتها الجديدة اتصور تطلع كثييير حلوة
2026-09-28 16:03:18
0
staramongsky2
star :
صوتك خياااااال غني مقطع طويل🤍
2026-09-27 18:05:46
1
specialpage234
Nada Alsadoun :
مشاء الله الصوت جميل جدا
2026-09-27 17:54:35
1
sheae__
خلطات مضمونه :
اووووه
2026-09-28 19:34:17
0
abgg832
❤️🇾🇪🇬🇧 :
2026-09-27 14:40:14
1
karimabcn1
,@ :
غني الأغنية ديال أصالة صوتك مشاءالله
2026-09-27 14:08:03
1
faridasayang_
Farida :
asalamualaikum
2026-09-27 12:47:40
1
a.xey_m6
صمتي الحكاية :
الله ع صوتك ياعمرو[عناق قلب كبير]
2026-09-28 01:10:19
0
hymei23
Haymita🎧🧕 :
2026-09-27 12:45:28
0
oumbant25
Mariam 🫀 :
صوتو مشاء الله ولكان في القرأن اجمل واجمل
2026-09-27 13:30:36
14
user1775556974392
جهاد🥷🏻🌵 :
2026-09-28 01:32:13
0
848ai4
ساليووووو 🎀✨️🍃🌺🦋🇫🇷🇦🇪 :
عود لاحضاني 💔
2026-09-28 21:31:09
0
rawan3r
Rawan .R :
الله أغنيتي 🥹🎼
2026-09-28 23:04:03
0
nic00552
English teacher :
2026-09-28 11:37:40
0
sabrina.sabrina6695
Sabrina sabrina :
❤️🥰❤️
2026-09-28 08:59:14
0
je.suis.la.princes1
👑Je suis la princesse 🫶🌹 :
كيوت🥰❤️
2026-09-27 12:45:47
0
To see more videos from user @3mrbelbeisi, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

POV 28 : Ada kebenaran yang terasa seperti pengkhianatan hanya karena kita mengetahuinya terlalu terlambat. — Pagi setelah pertemuan itu, Y/N bangun dengan perasaan yang aneh. Karna untuk pertama kalinya setelah bertahun-tahun, ia merasa percakapannya dengan Heeseung benar-benar telah berakhir. Tidak ada lagi kalimat yang tertahan, tidak ada lagi pertanyaan yang harus dijawab malam itu. — Rapat proyek hari itu berlangsung di salah satu ruang pertemuan Lee Group. Perusahaan tempat  Y/N bekerja memang sedang bekerja sama dengan salah satu divisi Lee Group, sehingga kehadirannya di sana bukan sesuatu yang aneh. Evan sudah berada di dalam ruangan ketika Y/N datang. Tatapan mereka bertemu, evan tersenyum kecil dan Y/N membalasnya. Sederhana, tidak ada yang perlu dibicarakan. Namun beberapa menit kemudian, pintu ruang rapat kembali terbuka. Heeseung masuk. Langkah Y/N melambat, heeseung juga melihatnya. Tatapan mereka bertemu sebentar sebelum keduanya kembali bersikap profesional. Evan memperhatikan itu. Ia masih tidak tahu apa yang sebenarnya terjadi di antara mereka. Ia hanya mengingat pertemuan di kafe beberapa waktu lalu ; cara Y/N dan Heeseung saling menatap, cara percakapan mereka terasa terlalu berat untuk dua orang yang hanya kebetulan pernah bertemu. Tetapi ia tidak pernah bertanya. — Rapat berjalan hampir dua jam.  Evan memimpin bagian pengembangan proyek, sementara Y/N menjelaskan beberapa revisi dari pihak perusahaannya, heeseung beberapa kali memberikan keputusan mengenai arah proyek. Semuanya terlihat profesional. Namun ada beberapa hal kecil yang tidak luput dari perhatian Heeseung. Evan tahu kapan Y/N mulai kelelahan, ia tahu dokumen mana yang sedang dicari Y/N, Ia bahkan tanpa banyak bicara menggeser berkas yang dibutuhkan ke arahnya. Hal-hal tidak berarti bagi orang lain, namun bagi Heeseung, semuanya terasa terlalu mudah terlihat. Ia tahu adiknya menyukai seseorang, ia hanya baru mengetahui bahwa perempuan itu adalah Y/N. Dan sekarang ia melihat sendiri bagaimana dekatnya mereka. — Rapat selesai menjelang siang. Beberapa orang mulai meninggalkan ruangan, Y/N masih memasukkan laptop ke dalam tas ketika evan menghampiri heeseung. “Hyung, soal laporan....” Tangan Y/N berhenti. 'Hyung'. Ia perlahan mengangkat wajah, tatapannya berpindah dari evan kepada heeseung..Heeseung terlihat biasa saja dan evan juga. Tetapi sesuatu di kepala Y/N mulai terasa tidak masuk akal. Evan kembali berbicara,“Bagian yang tadi...” Y/N menatap mereka.“Kalian…” Keduanya menoleh, suara Y/N hampir tidak terdengar, “...Kalian saudara?” Evan terlihat bingung. Heeseung justru menjawab lebih dulu.“Iya.” Y/N tidak langsung bereaksi,  Ia hanya menatap heeseung, kemudian Evan. Lalu kembali kepada Heeseung. “Adik?” Heeseung mengangguk. “Evan adikmu?” “Iya.” Dunia Y/N seakan berhenti beberapa detik. Tangannya yang memegang tali tas perlahan mengendur, ia bahkan tidak tahu harus merasa apa terlebih dahulu. Terkejut? Marah? Takut? Sakit? Semuanya datang bersamaan. Ia menatap Evan. Laki-laki yang perlahan masuk ke dalam kehidupannya, laki-laki yang menjemputnya, yang mendengarkan ceritanya, yang menemani ketika ia sedang kacau, yang beberapa malam lalu masih berdiri di balkon apartemennya, laki-laki yang mulai ia tunggu, yang mulai ia rindukan. Dan ternyata… dia adalah adik heeseung. “Kenapa…” Suara Y/N pecah. Evan mengerutkan kening.“Kenapa apa?” “Kenapa kamu nggak pernah bilang?” Evan terdiam. “Aku nggak tahu kamu perlu tahu.” “Perlu tahu?” Y/N tertawa kecil. Namun matanya mulai berkaca-kaca. “Evan, aku pernah punya hubungan dengan kakakmu.” LANJUT DI💬 +6 *LANJUTAN YG HILANG, BISA DI CEK DI SALURAN* #pov #heeseung #fyp #evan #xyzbca
POV 28 : Ada kebenaran yang terasa seperti pengkhianatan hanya karena kita mengetahuinya terlalu terlambat. — Pagi setelah pertemuan itu, Y/N bangun dengan perasaan yang aneh. Karna untuk pertama kalinya setelah bertahun-tahun, ia merasa percakapannya dengan Heeseung benar-benar telah berakhir. Tidak ada lagi kalimat yang tertahan, tidak ada lagi pertanyaan yang harus dijawab malam itu. — Rapat proyek hari itu berlangsung di salah satu ruang pertemuan Lee Group. Perusahaan tempat  Y/N bekerja memang sedang bekerja sama dengan salah satu divisi Lee Group, sehingga kehadirannya di sana bukan sesuatu yang aneh. Evan sudah berada di dalam ruangan ketika Y/N datang. Tatapan mereka bertemu, evan tersenyum kecil dan Y/N membalasnya. Sederhana, tidak ada yang perlu dibicarakan. Namun beberapa menit kemudian, pintu ruang rapat kembali terbuka. Heeseung masuk. Langkah Y/N melambat, heeseung juga melihatnya. Tatapan mereka bertemu sebentar sebelum keduanya kembali bersikap profesional. Evan memperhatikan itu. Ia masih tidak tahu apa yang sebenarnya terjadi di antara mereka. Ia hanya mengingat pertemuan di kafe beberapa waktu lalu ; cara Y/N dan Heeseung saling menatap, cara percakapan mereka terasa terlalu berat untuk dua orang yang hanya kebetulan pernah bertemu. Tetapi ia tidak pernah bertanya. — Rapat berjalan hampir dua jam.  Evan memimpin bagian pengembangan proyek, sementara Y/N menjelaskan beberapa revisi dari pihak perusahaannya, heeseung beberapa kali memberikan keputusan mengenai arah proyek. Semuanya terlihat profesional. Namun ada beberapa hal kecil yang tidak luput dari perhatian Heeseung. Evan tahu kapan Y/N mulai kelelahan, ia tahu dokumen mana yang sedang dicari Y/N, Ia bahkan tanpa banyak bicara menggeser berkas yang dibutuhkan ke arahnya. Hal-hal tidak berarti bagi orang lain, namun bagi Heeseung, semuanya terasa terlalu mudah terlihat. Ia tahu adiknya menyukai seseorang, ia hanya baru mengetahui bahwa perempuan itu adalah Y/N. Dan sekarang ia melihat sendiri bagaimana dekatnya mereka. — Rapat selesai menjelang siang. Beberapa orang mulai meninggalkan ruangan, Y/N masih memasukkan laptop ke dalam tas ketika evan menghampiri heeseung. “Hyung, soal laporan....” Tangan Y/N berhenti. 'Hyung'. Ia perlahan mengangkat wajah, tatapannya berpindah dari evan kepada heeseung..Heeseung terlihat biasa saja dan evan juga. Tetapi sesuatu di kepala Y/N mulai terasa tidak masuk akal. Evan kembali berbicara,“Bagian yang tadi...” Y/N menatap mereka.“Kalian…” Keduanya menoleh, suara Y/N hampir tidak terdengar, “...Kalian saudara?” Evan terlihat bingung. Heeseung justru menjawab lebih dulu.“Iya.” Y/N tidak langsung bereaksi,  Ia hanya menatap heeseung, kemudian Evan. Lalu kembali kepada Heeseung. “Adik?” Heeseung mengangguk. “Evan adikmu?” “Iya.” Dunia Y/N seakan berhenti beberapa detik. Tangannya yang memegang tali tas perlahan mengendur, ia bahkan tidak tahu harus merasa apa terlebih dahulu. Terkejut? Marah? Takut? Sakit? Semuanya datang bersamaan. Ia menatap Evan. Laki-laki yang perlahan masuk ke dalam kehidupannya, laki-laki yang menjemputnya, yang mendengarkan ceritanya, yang menemani ketika ia sedang kacau, yang beberapa malam lalu masih berdiri di balkon apartemennya, laki-laki yang mulai ia tunggu, yang mulai ia rindukan. Dan ternyata… dia adalah adik heeseung. “Kenapa…” Suara Y/N pecah. Evan mengerutkan kening.“Kenapa apa?” “Kenapa kamu nggak pernah bilang?” Evan terdiam. “Aku nggak tahu kamu perlu tahu.” “Perlu tahu?” Y/N tertawa kecil. Namun matanya mulai berkaca-kaca. “Evan, aku pernah punya hubungan dengan kakakmu.” LANJUT DI💬 +6 *LANJUTAN YG HILANG, BISA DI CEK DI SALURAN* #pov #heeseung #fyp #evan #xyzbca

About