@est__2018: Omg!! It’s amazing… definitely putting you in the holiday spirit. #multipurpose #cleaner #cleanersoftiktok #multipurposecleaner #cleaning

Erica
Erica
Open In TikTok:
Region: US
Sunday 27 September 2026 14:51:24 GMT
1539
190
5
4

Music

Download

Comments

latanjaclem
Latanja (Tee) :
Okay, Kay, Kay!!!! I’m so ready for the fall weather!
2026-09-28 01:16:29
0
elvisfrederick3
elvisfrederick3 :
nice beautiful sister
2026-09-27 16:35:21
0
puertorican.eagle
ThePuertoRicanEagleWay :
[Heartwarming][Heartwarming][Heartwarming]
2026-09-27 15:51:53
0
user3593790588627
Mika :
🥰🥰🥰
2026-09-27 14:57:35
0
marquita.smiling
Marquita Smiling :
🥰🥰🥰
2026-09-27 23:12:18
0
To see more videos from user @est__2018, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Rahasia Jenazah Wanita Yang Tulangnya Memancarkan Wangi Misik Selama 3000 Tahun SAAT ISRA MI'RAJ, RASULULLAH BERHENTI KARENA MENCIUM BAU KUBURAN INI Malam itu bukan malam biasa. Rasulullah ﷺ sedang diperjalankan dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsha. Kecepatan melebihi cahaya. Tiba-tiba di tengah kegelapan, beliau mencium sebuah aroma. Bukan wangi bunga surga. Tapi wangi dari dalam tanah. Wangi yang sangat kuat, menusuk, wangi misik murni. Rasulullah bertanya kepada Jibril:
Rahasia Jenazah Wanita Yang Tulangnya Memancarkan Wangi Misik Selama 3000 Tahun SAAT ISRA MI'RAJ, RASULULLAH BERHENTI KARENA MENCIUM BAU KUBURAN INI Malam itu bukan malam biasa. Rasulullah ﷺ sedang diperjalankan dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsha. Kecepatan melebihi cahaya. Tiba-tiba di tengah kegelapan, beliau mencium sebuah aroma. Bukan wangi bunga surga. Tapi wangi dari dalam tanah. Wangi yang sangat kuat, menusuk, wangi misik murni. Rasulullah bertanya kepada Jibril: "Wahai Jibril, wangi apa yang sangat harum ini?" Jibril menjawab: "Itu adalah wangi dari kuburan Masyithah, tukang sisir anak Fir'aun, dan anak-anaknya." Padahal Masyithah telah wafat 3000 tahun sebelum malam itu. Tapi bau jasadnya masih hidup. ~ PROLOG: WANITA MISKIN DI TENGAH ISTANA TERMEGAH DI DUNIA Siapa Masyithah? Ia bukan ratu. Ia bukan putri. Ia hanyalah seorang budak wanita. Tugasnya hanya satu: menyisir rambut putri Fir'aun. Di istana yang penuh dengan emas, ia adalah wanita paling miskin. Tidak ada yang mengenalnya. Tapi di langit, namanya sangat terkenal. Karena di dalam istana yang semua orang menyembah Fir'aun, ia sendirian menyembah Allah. ~ BAB 1: SATU KATA YANG MEMBONGKAR RAHASIANYA SELAMA BERTAHUN-TAHUN Suatu hari, saat ia menyisir rambut putri Fir'aun, sisir itu terjatuh dari tangannya. Secara spontan ia berkata: "Bismillah." Putri Fir'aun mendengarnya. Ia bertanya: "Apakah ayahku yang kau maksud?" Masyithah menjawab dengan suara yang gemetar tapi tegas: "Bukan. Tuhanku dan Tuhan ayahmu adalah Allah." Putri itu melaporkan kepada Fir'aun. Fir'aun murka. Ia memanggil Masyithah. Fir'aun berkata: "Apakah kau punya Tuhan selain aku?" Masyithah menjawab: "Ya. Tuhanku dan Tuhanmu adalah Allah." Itu adalah kalimat termahal yang pernah diucapkan seorang budak wanita di muka bumi. ~ BAB 2: KUALI TEMBAGA YANG MENDIDIH DAN BAYI YANG BERBICARA Fir'aun tidak langsung membunuhnya. Ia ingin menyiksanya secara perlahan. Ia memerintahkan untuk didatangkan sebuah kuali besar dari tembaga, diisi minyak dan air, lalu dipanaskan sampai mendidih. Kemudian ia datangkan anak-anak Masyithah satu per satu. Empat orang anak, yang paling besar masih remaja, yang paling kecil masih bayi yang sedang ia susui. Di depan mata Masyithah, anak pertama dilemparkan ke dalam kuali. Tulangnya terlepas dari dagingnya. Wafat syahid. Anak kedua, anak ketiga, sama. Tinggallah ia dan bayi yang ada di gendongannya. Tangannya gemetar. Hatinya hampir luruh. Ia adalah seorang ibu. Di saat imannya hampir goyah, bayi yang belum bisa berbicara itu, dengan izin Allah, berkata: "Yaa Ummah, iqtaḥimii fa inna 'adzaabad dunya ahwanu min 'adzaabil aakhirah." "Wahai Ibuku, terjunlah. Sungguh adzab dunia ini lebih ringan daripada adzab akhirat." Mendengar itu, Masyithah memejamkan mata, memeluk bayinya, dan terjun bersama ke dalam kuali mendidih itu. Mati syahid bersama anak-anaknya dalam satu hari. ~ BAB 3: MENGAPA TULANGNYA WANGI 3000 TAHUN? Jasad mereka dibuang. Tidak dimakamkan dengan layak. Bahkan tulang-belulangnya berserakan. Tapi Allah tidak membiarkan begitu saja. Allah perintahkan tanah untuk menjaga tulang mereka. Allah simpan wanginya. 3000 tahun berlalu. Fir'aun dan istananya hancur menjadi debu. Piramidanya menjadi batu bisu. Kerajaannya lenyap ditelan lautan. Tapi tulang Masyithah tetap wangi. Sampai Rasulullah menciumnya di malam Isra. Sampai hari ini, di Mesir, para ulama masih menunjukkan lembah tempat kuali itu dulu diletakkan. Tanahnya masih berbau berbeda dari tanah sekitarnya. Mengapa? Karena saat hidup, ia menjaga satu kalimat: Bismillah. Saat semua orang di istana berkata "Bismi Fir'aun" [dengan nama Fir'aun], ia sendirian berkata "Bismillah". Maka Allah jaga kalimat itu kembali dengan penjagaan abadi: tulang yang tidak hancur, dan wangi yang tidak hilang selama ribuan tahun. Wallahu a'lam. #fyppppppppppppppppppppppp #promomakangajian #sorotan #renunganislam #nabimuhammad

About