@ld._as: #يكلبي_دكول_وداعت_الله_عله_لجفوني #حزينه_جدا🥱💔 #باسم_الكربلائي #تصميمي #تصاميم_فيديوهات🎵🎤

زُهـٓــࢪاءَ|𝒁𝒐𝒁𝒐
زُهـٓــࢪاءَ|𝒁𝒐𝒁𝒐
Open In TikTok:
Region: IQ
Sunday 27 September 2026 20:27:21 GMT
6291
565
6
20

Music

Download

Comments

user4966036131451
فاقد اعزاز :
وداعت الله يمه كرار والله تيهتني ماخليت بيه حيل عله فراگك
2026-09-27 21:35:31
0
kjhzdk
حسين الباسمي1 :
💔💔💔
2026-09-27 21:53:25
0
z___si7
فقيدي ابي :
😭😭😭
2026-09-27 21:28:50
0
mhhzz20
مهدي البصراوي :
💋💋💋
2026-09-27 20:31:33
0
dy6gir6eip7m
هادي المحمداوي :
♥️♥️♥️
2026-09-27 20:31:24
0
warda___313
رحيق الورد :
😭😢
2026-09-27 22:02:11
0
To see more videos from user @ld._as, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Kalau BB anak terus stagnan, turun, atau kenaikannya tidak sesuai, jangan cuma menunggu sampai tulang rusuk atau bagian tubuh lain terlihat jelas. Perubahan pada grafik pertumbuhan bisa menjadi alasan untuk melakukan pemeriksaan lebih lanjut. UNICEF juga menyarankan anak dengan BB turun, tidak naik, atau kenaikannya tidak cukup untuk dibawa ke fasilitas kesehatan. (UNICEF) Untuk mendeteksi risiko wasting, Bunda bisa memperhatikan beberapa hal: - 📌 Pantau tren BB, bukan hanya angka sekali timbang. - 📌 Perhatikan apakah anak tampak semakin kurus. - 📌 Usia 6–59 bulan, LiLA dapat digunakan sebagai salah satu alat skrining. - 📌 Cek apakah terdapat bengkak pada kedua punggung kaki. - 📌 Bila ada tanda yang mengkhawatirkan, lakukan pemeriksaan pertumbuhan secara menyeluruh. (UNICEF) Yang perlu diingat, wasting tidak bisa dipastikan hanya dari foto atau dari tulang rusuk yang terlihat.  WHO mendefinisikan wasting terutama berdasarkan berat badan menurut tinggi/panjang badan, dengan LiLA sebagai salah satu ukuran alternatif pada kondisi tertentu. (Iris) Jadi Bunda, jangan tunggu anak terlihat “sangat kurus” untuk mulai memperhatikan pertumbuhannya. Pantau BB secara rutin dan segera periksa bila ada perubahan yang menetap. ❤️ Sumber: - WHO – Guideline on Wasting and Nutritional Oedema - UNICEF Indonesia – Tangani Wasting agar Tidak Stunting - UNICEF Indonesia – Tanda-Tanda dan Cara Identifikasi Wasting #masukberanda #explore #foryou #viral #fyppppppppppppppppppppppp
Kalau BB anak terus stagnan, turun, atau kenaikannya tidak sesuai, jangan cuma menunggu sampai tulang rusuk atau bagian tubuh lain terlihat jelas. Perubahan pada grafik pertumbuhan bisa menjadi alasan untuk melakukan pemeriksaan lebih lanjut. UNICEF juga menyarankan anak dengan BB turun, tidak naik, atau kenaikannya tidak cukup untuk dibawa ke fasilitas kesehatan. (UNICEF) Untuk mendeteksi risiko wasting, Bunda bisa memperhatikan beberapa hal: - 📌 Pantau tren BB, bukan hanya angka sekali timbang. - 📌 Perhatikan apakah anak tampak semakin kurus. - 📌 Usia 6–59 bulan, LiLA dapat digunakan sebagai salah satu alat skrining. - 📌 Cek apakah terdapat bengkak pada kedua punggung kaki. - 📌 Bila ada tanda yang mengkhawatirkan, lakukan pemeriksaan pertumbuhan secara menyeluruh. (UNICEF) Yang perlu diingat, wasting tidak bisa dipastikan hanya dari foto atau dari tulang rusuk yang terlihat. WHO mendefinisikan wasting terutama berdasarkan berat badan menurut tinggi/panjang badan, dengan LiLA sebagai salah satu ukuran alternatif pada kondisi tertentu. (Iris) Jadi Bunda, jangan tunggu anak terlihat “sangat kurus” untuk mulai memperhatikan pertumbuhannya. Pantau BB secara rutin dan segera periksa bila ada perubahan yang menetap. ❤️ Sumber: - WHO – Guideline on Wasting and Nutritional Oedema - UNICEF Indonesia – Tangani Wasting agar Tidak Stunting - UNICEF Indonesia – Tanda-Tanda dan Cara Identifikasi Wasting #masukberanda #explore #foryou #viral #fyppppppppppppppppppppppp

About