sugarbydiah :
iya, menerima keputusan seseorang memang bentuk kedewasaan. tapi jangan sampai kata ‘dia memilih yang terbaik’ dipakai buat membungkus kenyataan bahwa seseorang memang memilih pergi. kadang kita bukan kurang, cuma memang bukan pilihan yang dia perjuangkan,dan satu hal yang perlu diingat, ditolak bukan berarti tidak berharga, ditinggalkan bukan berarti tidak layak dicintai. ada orang yang hadir untuk menetap, ada juga yang hadir hanya untuk mengajarkan kita cara melepaskan, jadi nggak perlu sibuk mengubah penolakan jadi cerita indah, cukup terima, ambil pelajarannya, lalu lanjutkan hidup. karena sesuatu yang benar-benar ditakdirkan untuk kita nggak akan membuat kita terus-terusan memohon untuk dipilih.
pada akhirnya, yang pergi punya hak atas pilihannya, dan yang ditinggalkan juga punya hak untuk berhenti menunggu. jangan terlalu lama berdiri di depan pintu yang sudah jelas ditutup, karena bisa jadi di belakangmu ada jalan yang jauh lebih pantas untuk kamu tempuh, mereka ga punya kapasitas buat bener bener perjuangin hubungan, dan kamu jangan tanya lagi, " kenapa si aku ga di pilih kenapa bukan aku, dan kenapa aku ga di perjuangin" pasti kalian bakal bertanya tanya, nah balik lagi seperti yang aku bilang mereka ga punya kapasitas buat perjuanganin hubungan dan kamu, dan untuk kalian yang di gantung di tinggal pergi tanpa kejelasan, tanpa kata putus itu udh closer dari mereka mau sampai kapan nunggu? kalian berhak bahagia lanjutin hidup tanpa harus terbenani pertanyaan pertanyaan yg kalian bikin sendiri, jangan buat diri kalian tersiksa sama luka yg mereka kasih
2026-09-28 14:37:53