@sindonews: Ketegangan di Selat Hormuz kembali meningkat setelah Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) mengumumkan telah menyita sebuah drone bawah air canggih milik Amerika Serikat pada Minggu (27/9/2026). Menurut pernyataan Angkatan Laut IRGC, wahana tersebut merupakan Remus 600 dan diduga digunakan untuk kegiatan spionase. Iran menyebut perangkat itu diamankan melalui operasi yang melibatkan pengawasan intelijen dan peperangan elektronik, kemudian diserahkan kepada tim spesialis untuk pemulihan data. #Iran #AmerikaSerikat #SelatHormuz #IRGC #TimurTengah #Drone #Sindonews