@kiongozi.mkuu.freemanson: #tiktokviral

SHARIFU AGENTMKUU
SHARIFU AGENTMKUU
Open In TikTok:
Region: TZ
Monday 28 September 2026 06:45:36 GMT
32689
1241
13
24

Music

Download

Comments

kelvinkirimi37
Kelvin KIRIMi :
join me there
2026-10-16 13:55:26
1
zuu1507
Zuu :
jaman had jay melody🥺🥺🥺
2026-10-19 14:34:35
1
thomas.junior34
Thomas Junior :
wow
2026-09-30 10:49:38
1
user424980006
Faraja :
ok
2026-09-28 09:29:39
1
user2660776718361
ben kabetes :
@[Tears of joy][Red heart]
2026-09-28 11:44:55
1
kamanda264
Kamanda :
vp
2026-10-20 12:25:59
0
mugisa3841
mugisa :
mutu ache
2026-09-28 11:48:49
1
prex_gloria
Pgee :
😳😳😳
2026-10-21 19:25:10
0
johar.ramadhan82
johar ramadhan :
😂😂😂
2026-09-28 21:39:12
1
user303504395071
user303504395071 :
🥰🥰🥰
2026-09-28 11:04:03
1
samy.jack62
samy jack :
🥰🥰🥰
2026-09-28 13:24:19
1
salumu.mussa.lubu4
SALUMU [BAJAJI] :
😂😂😂
2026-09-28 09:26:21
1
tdrs.jaguar
de secipere :
🥰🥰🥰
2026-10-23 22:54:14
0
To see more videos from user @kiongozi.mkuu.freemanson, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Ratusan mahasiswa dari sejumlah perguruan tinggi di Nusa Tenggara Barat (NTB) menggelar demonstrasi di depan Kantor DPRD NTB, Mataram, Kamis (22/10/2026). Dalam aksinya, mahasiswa menyoroti dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Mahasiswa menilai sejumlah kebijakan pemerintah pusat belum berpihak kepada masyarakat. Dari pantauan, massa aksi berasal dari empat perguruan tinggi, yakni Universitas Mataram (Unram), Universitas Islam Negeri (UIN), Universitas Pendidikan Mandalika (Undikma), dan Universitas Nahdlatul Ulama (UNU). Para mahasiswa tiba di depan Kantor DPRD NTB sekitar pukul 11.00 WITA. Mereka membawa spanduk dan poster berisi tuntutan terhadap pemerintah. Salah satu tuntutan utama mahasiswa adalah evaluasi program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) yang mereka nilai belum berjalan sesuai harapan. Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) UNU, Noval, yang juga menjadi orator dalam aksi tersebut, mengatakan mahasiswa mendesak pemerintah mengevaluasi kebijakan yang dinilai membebani masyarakat. Selain menuntut evaluasi kebijakan pemerintah pusat, mahasiswa meminta DPRD NTB menyampaikan aspirasi mereka kepada pemerintah pusat. Mahasiswa juga menyoroti kondisi infrastruktur pendidikan di NTB yang dinilai perlu mendapat perhatian. Mereka mendesak pemerintah melakukan pembenahan agar fasilitas pendidikan dapat menunjang kebutuhan masyarakat. Tak hanya itu, massa aksi meminta pemerintah daerah menindak tegas pelaku kejahatan lingkungan di NTB. Noval berharap DPRD NTB dapat menindaklanjuti tuntutan mahasiswa dengan menyampaikannya kepada pemerintah pusat. Hingga berita ini ditulis, mahasiswa masih bertahan di depan Kantor DPRD NTB. Belum ada perwakilan DPRD NTB yang keluar untuk menemui massa aksi. Belum ada keterangan dari pihak DPRD NTB maupun pemerintah terkait tuntutan yang disampaikan mahasiswa dalam demonstrasi tersebut.
Ratusan mahasiswa dari sejumlah perguruan tinggi di Nusa Tenggara Barat (NTB) menggelar demonstrasi di depan Kantor DPRD NTB, Mataram, Kamis (22/10/2026). Dalam aksinya, mahasiswa menyoroti dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Mahasiswa menilai sejumlah kebijakan pemerintah pusat belum berpihak kepada masyarakat. Dari pantauan, massa aksi berasal dari empat perguruan tinggi, yakni Universitas Mataram (Unram), Universitas Islam Negeri (UIN), Universitas Pendidikan Mandalika (Undikma), dan Universitas Nahdlatul Ulama (UNU). Para mahasiswa tiba di depan Kantor DPRD NTB sekitar pukul 11.00 WITA. Mereka membawa spanduk dan poster berisi tuntutan terhadap pemerintah. Salah satu tuntutan utama mahasiswa adalah evaluasi program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) yang mereka nilai belum berjalan sesuai harapan. Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) UNU, Noval, yang juga menjadi orator dalam aksi tersebut, mengatakan mahasiswa mendesak pemerintah mengevaluasi kebijakan yang dinilai membebani masyarakat. Selain menuntut evaluasi kebijakan pemerintah pusat, mahasiswa meminta DPRD NTB menyampaikan aspirasi mereka kepada pemerintah pusat. Mahasiswa juga menyoroti kondisi infrastruktur pendidikan di NTB yang dinilai perlu mendapat perhatian. Mereka mendesak pemerintah melakukan pembenahan agar fasilitas pendidikan dapat menunjang kebutuhan masyarakat. Tak hanya itu, massa aksi meminta pemerintah daerah menindak tegas pelaku kejahatan lingkungan di NTB. Noval berharap DPRD NTB dapat menindaklanjuti tuntutan mahasiswa dengan menyampaikannya kepada pemerintah pusat. Hingga berita ini ditulis, mahasiswa masih bertahan di depan Kantor DPRD NTB. Belum ada perwakilan DPRD NTB yang keluar untuk menemui massa aksi. Belum ada keterangan dari pihak DPRD NTB maupun pemerintah terkait tuntutan yang disampaikan mahasiswa dalam demonstrasi tersebut.

About