@.storyat.l: خايف ومشيت وانا خايف . خايف على فرحة قلبي 🥹❤️#زي_الهوا #عبد_الحليم_حافظ #ستوريات #story #CapCut

ستوريات storyat l
ستوريات storyat l
Open In TikTok:
Region: EG
Monday 28 September 2026 10:15:22 GMT
11198
411
7
35

Music

Download

Comments

maria.vargas.leon
Maria Vargas leon :
2026-09-28 14:34:43
1
user63539691393985
مرسال العمري :
❤️
2026-09-28 13:53:50
1
rosebutterfly4
🌹Rose butterfly🌹 :
🥰🥰🥰
2026-10-02 22:54:28
0
mohamedelzawawe2
محمد الزواوي🇦🇪🤝🇪🇬 :
❤️❤️❤️
2026-09-28 10:29:13
1
nadastouris
nadastouris :
😍😍😍😍😍😍😍😍😍😍😍
2026-09-30 16:08:36
0
nadastouris
nadastouris :
🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰
2026-09-30 16:08:31
0
bssamadam
Bassam Saad Al-Amami :
🥰🥰🥰
2026-10-03 21:04:17
0
To see more videos from user @.storyat.l, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Hati-hati Tertipu Penampilan! Kenapa Orang Saleh Bisa Sebarkan Hadis Palsu?🛑 Dalam ilmu hadis, ada fenomena unik yang dicatat pada pengantar kitab Shahih Muslim: لَمْ نَرَ أَهْلَ الْخَيْرِ فِي شَيْءٍ أَكْذَبَ مِنْهُمْ فِي الْحَدِيثِ “Kami belum pernah melihat orang yang baik (ahli ibadah) lebih banyak salah atau berbohong dibandingkan saat mereka mengutip hadis.” Kenapa hal ini bisa terjadi? Karena kita sering kali mudah percaya hanya dengan melihat penampilan luar. Ketika seseorang memakai baju koko, peci, atau membawa tasbih, kita gampang sekali percaya saat ia berkata, “Nabi bersabda...” padahal belum tentu ia pernah mengaji ilmu hadis, apalagi punya sanad ilmu yang jelas. Coba bayangkan kalau yang membacakan dalil itu preman bertato di perempatan jalan, pasti tidak ada yang mau percaya. Itulah sebabnya penyebaran hadis palsu justru sangat berbahaya ketika disampaikan oleh orang yang penampilannya meyakinkan, karena kita jadi lupa untuk bersikap kritis dan mengecek kebenarannya. Hal ini sangat pas dengan dawuh KH. Maimun Zubair tentang bahaya Ziyada khusyu’an, ziyada jahlan (tambah khusyuk, malah tambah bodoh). Terkadang, penampilan dan gaya ibadah yang sangat meyakinkan justru dipakai untuk menutupi kurangnya pemahaman akan ilmu agama. Jadi, beragama itu butuh kejelasan asal-usul ilmunya (sanad), bukan sekadar menilai dari pakaiannya. Tonton video ini sampai habis untuk penjelasan lengkapnya! 👇 di Channel Youtube Resmi @staialanwar.sarang #ilmuhadis #gusbaha #ngajigusbaha #staialanwarsarang #referensiutamakajianislam
Hati-hati Tertipu Penampilan! Kenapa Orang Saleh Bisa Sebarkan Hadis Palsu?🛑 Dalam ilmu hadis, ada fenomena unik yang dicatat pada pengantar kitab Shahih Muslim: لَمْ نَرَ أَهْلَ الْخَيْرِ فِي شَيْءٍ أَكْذَبَ مِنْهُمْ فِي الْحَدِيثِ “Kami belum pernah melihat orang yang baik (ahli ibadah) lebih banyak salah atau berbohong dibandingkan saat mereka mengutip hadis.” Kenapa hal ini bisa terjadi? Karena kita sering kali mudah percaya hanya dengan melihat penampilan luar. Ketika seseorang memakai baju koko, peci, atau membawa tasbih, kita gampang sekali percaya saat ia berkata, “Nabi bersabda...” padahal belum tentu ia pernah mengaji ilmu hadis, apalagi punya sanad ilmu yang jelas. Coba bayangkan kalau yang membacakan dalil itu preman bertato di perempatan jalan, pasti tidak ada yang mau percaya. Itulah sebabnya penyebaran hadis palsu justru sangat berbahaya ketika disampaikan oleh orang yang penampilannya meyakinkan, karena kita jadi lupa untuk bersikap kritis dan mengecek kebenarannya. Hal ini sangat pas dengan dawuh KH. Maimun Zubair tentang bahaya Ziyada khusyu’an, ziyada jahlan (tambah khusyuk, malah tambah bodoh). Terkadang, penampilan dan gaya ibadah yang sangat meyakinkan justru dipakai untuk menutupi kurangnya pemahaman akan ilmu agama. Jadi, beragama itu butuh kejelasan asal-usul ilmunya (sanad), bukan sekadar menilai dari pakaiannya. Tonton video ini sampai habis untuk penjelasan lengkapnya! 👇 di Channel Youtube Resmi @staialanwar.sarang #ilmuhadis #gusbaha #ngajigusbaha #staialanwarsarang #referensiutamakajianislam

About