@lisariany_: #PepsodentAffiliateSquad #freshbreath #pepsodentfifa #pepsodentbestdefender #pastagigipepsodent @tanyapepsodent

Lisariany✿
Lisariany✿
Open In TikTok:
Region: ID
Monday 28 September 2026 12:34:56 GMT
6
0
0
0

Music

Download

Comments

There are no more comments for this video.
To see more videos from user @lisariany_, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang menggelar upacara peringatan HUT ke-27 di halaman Kantor Wali Kota Bontang, Senin (12/10/2026). Dalam kesempatan itu, Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni mengingatkan aparatur sipil negara (ASN) agar tidak terjebak rutinitas administrasi, tetapi menghadirkan perubahan nyata bagi masyarakat. Mengusung tema Bontang Berbenah, Bertumbuh, dan Berdampak, Neni menegaskan keberhasilan pembangunan tidak cukup diukur dari program maupun penghargaan. Ukuran utamanya adalah manfaat yang dirasakan warga. “ASN harus mampu memahami substansi, membaca perubahan, memetakan persoalan, memberikan solusi, dan memastikan setiap kebijakan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujarnya. Neni menyebut Bontang memiliki sejumlah capaian positif. Pada 2025, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) mencapai 83,04, melampaui rata-rata Kalimantan Timur sebesar 79,39 dan nasional 75,90. Tingkat kemiskinan juga turun menjadi 3,21 persen pada 2025, dari 4,67 persen pada 2018. Ekonomi yang terkontraksi 2,51 persen pada 2024 kembali tumbuh 3,21 persen pada 2025. Selain itu, Bontang meraih berbagai penghargaan di bidang kesehatan, pendidikan, tata kelola pemerintahan, dan lingkungan. Nilai Document Management System (DMS) mencapai 96,5 poin hingga Oktober 2026. Meski demikian, Neni menegaskan penghargaan bukan tujuan akhir. Dia mengajak ASN, Forkopimda, dunia usaha, dan masyarakat memperkuat kolaborasi agar pembangunan menghasilkan pelayanan publik yang semakin cepat, transparan, berkualitas, dan berdampak nyata. Penulis & Video: Adiel Kundhara/KP Redaktur: Supriyadi Editor: Gana
Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang menggelar upacara peringatan HUT ke-27 di halaman Kantor Wali Kota Bontang, Senin (12/10/2026). Dalam kesempatan itu, Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni mengingatkan aparatur sipil negara (ASN) agar tidak terjebak rutinitas administrasi, tetapi menghadirkan perubahan nyata bagi masyarakat. Mengusung tema Bontang Berbenah, Bertumbuh, dan Berdampak, Neni menegaskan keberhasilan pembangunan tidak cukup diukur dari program maupun penghargaan. Ukuran utamanya adalah manfaat yang dirasakan warga. “ASN harus mampu memahami substansi, membaca perubahan, memetakan persoalan, memberikan solusi, dan memastikan setiap kebijakan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujarnya. Neni menyebut Bontang memiliki sejumlah capaian positif. Pada 2025, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) mencapai 83,04, melampaui rata-rata Kalimantan Timur sebesar 79,39 dan nasional 75,90. Tingkat kemiskinan juga turun menjadi 3,21 persen pada 2025, dari 4,67 persen pada 2018. Ekonomi yang terkontraksi 2,51 persen pada 2024 kembali tumbuh 3,21 persen pada 2025. Selain itu, Bontang meraih berbagai penghargaan di bidang kesehatan, pendidikan, tata kelola pemerintahan, dan lingkungan. Nilai Document Management System (DMS) mencapai 96,5 poin hingga Oktober 2026. Meski demikian, Neni menegaskan penghargaan bukan tujuan akhir. Dia mengajak ASN, Forkopimda, dunia usaha, dan masyarakat memperkuat kolaborasi agar pembangunan menghasilkan pelayanan publik yang semakin cepat, transparan, berkualitas, dan berdampak nyata. Penulis & Video: Adiel Kundhara/KP Redaktur: Supriyadi Editor: Gana

About