@taphoahungtran: #thoitrangnam #thoitrang #aokhoacnam #aothudongnam

Hùng Trần
Hùng Trần
Open In TikTok:
Region: VN
Monday 28 September 2026 17:15:40 GMT
682
1
0
1

Music

Download

Comments

There are no more comments for this video.
To see more videos from user @taphoahungtran, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Sebanyak 724 guru menumpuk di kawasan Lumajang Kota yang akhirnya membuat persebaran pendidik tidak merata. Hal tersebut diungkapkan oleh Bupati Lumajang Indah Amperawati bahwa persebaran guru di kota sebanyak 724 orang. Sedangkan, di kecamatan lain rata-rata berjumlah sekitar 107 hingga 116 orang. Ia mengungkapkan hal tersebut pada saat sidang paripurna DPRD dengan agenda jawaban pemerintah atas pandangan umum fraksi terhadap Rancangan APBD (R-APBD) Tahun 2027 pada Senin, (19/10). Sosok yang akrab disapa Bunda Indah ini mengatakan, penataan distribusi guru perlu diawali dengan pemutakhiran data untuk memastikan kesesuaian antara jumlah tenaga pendidik yang tercatat dan kondisi rill di sekolah. Dirinya menduga, ketimpangan tersebut turut dipengaruhi keberadaan rombongan belajar (rombel) tanpa peserta didik yang masih tercatat dalam sistem. Demi mengatasi persoalan sekolah dengan jumlah murid yang sedikit, pemerintah menyiapkan dua opsi kebijakan, yaitu diantaranya penerapan kelas rangkap atau pembelajaran multikelas dan penggabungan sekolah. Selanjutnya, dirinya juga menjelaskan pengaplikasian dua opsi tersebut harus disertai hasil analisis demografis wilayah, agar hak anak untuk memperoleh pendidikan tetap terjamin. Menurut Indah, dengan sistem Kelas Rangkap dan regrouping dapat membuat beban rasio kebutuhan pendidik akan menyusut. Ia mengatakan, pengajar yang terbebas dari rombel akan didistribusikan ulang di sekolah lain. Setelah dilakukannya sinkronisasi rombel kosong, efisiensi sekolah, dan pemerataan pendidik dituntaskan. Indah mengungkapkan angka defisit tenaga kependidikan paling rasional. Sumber: Tribun Jatim/Imam Nawawi 📩 Info kolaborasi atau partnership  Hubungi 0822-2566-6497 #majangmejeng #wongmajang #OktoberRM
Sebanyak 724 guru menumpuk di kawasan Lumajang Kota yang akhirnya membuat persebaran pendidik tidak merata. Hal tersebut diungkapkan oleh Bupati Lumajang Indah Amperawati bahwa persebaran guru di kota sebanyak 724 orang. Sedangkan, di kecamatan lain rata-rata berjumlah sekitar 107 hingga 116 orang. Ia mengungkapkan hal tersebut pada saat sidang paripurna DPRD dengan agenda jawaban pemerintah atas pandangan umum fraksi terhadap Rancangan APBD (R-APBD) Tahun 2027 pada Senin, (19/10). Sosok yang akrab disapa Bunda Indah ini mengatakan, penataan distribusi guru perlu diawali dengan pemutakhiran data untuk memastikan kesesuaian antara jumlah tenaga pendidik yang tercatat dan kondisi rill di sekolah. Dirinya menduga, ketimpangan tersebut turut dipengaruhi keberadaan rombongan belajar (rombel) tanpa peserta didik yang masih tercatat dalam sistem. Demi mengatasi persoalan sekolah dengan jumlah murid yang sedikit, pemerintah menyiapkan dua opsi kebijakan, yaitu diantaranya penerapan kelas rangkap atau pembelajaran multikelas dan penggabungan sekolah. Selanjutnya, dirinya juga menjelaskan pengaplikasian dua opsi tersebut harus disertai hasil analisis demografis wilayah, agar hak anak untuk memperoleh pendidikan tetap terjamin. Menurut Indah, dengan sistem Kelas Rangkap dan regrouping dapat membuat beban rasio kebutuhan pendidik akan menyusut. Ia mengatakan, pengajar yang terbebas dari rombel akan didistribusikan ulang di sekolah lain. Setelah dilakukannya sinkronisasi rombel kosong, efisiensi sekolah, dan pemerataan pendidik dituntaskan. Indah mengungkapkan angka defisit tenaga kependidikan paling rasional. Sumber: Tribun Jatim/Imam Nawawi 📩 Info kolaborasi atau partnership Hubungi 0822-2566-6497 #majangmejeng #wongmajang #OktoberRM

About