@pretty_farmgirl: Pumpkin season is for your skin too. This DIY castor oil pumpkin scrub takes five minutes and five ingredients, and it leaves your skin feeling soft, smooth, and nourished without a single synthetic in sight. Sugar buffs away dull, dry skin. Pumpkin brings natural vitamins and antioxidants. Castor oil and coconut oil lock in moisture so your skin feels hydrated long after you rinse. And one drop of cinnamon makes your whole bathroom smell like fall. Whether you're dealing with dry winter skin, rough elbows and knees, or you just want a little self care ritual that feels cozy, this one is for you. It also makes a beautiful homemade gift in a mason jar. 📌 Save this for later 💌 Share with a friend who loves natural wellness tips 🤍 Follow for more DIY recipes and wellness ideas #castoroil #DIY #scrub #bodyscrub #pumpkin

Pretty Farm Girl
Pretty Farm Girl
Open In TikTok:
Region: US
Saturday 03 October 2026 13:00:00 GMT
1534
39
0
4

Music

Download

Comments

There are no more comments for this video.
To see more videos from user @pretty_farmgirl, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

#pov
#pov "Udah berapa kali aku bilang? Kalau kamu manggung malam, aku yang antar dan jemput." Begitu kamu membuka pintu rumah, suara berat itu langsung menyambut dari ruang tamu. Ryul sudah duduk di sana. Dan dari wajahnya saja, kamu sudah tahu kalau laki-laki itu sedang tidak baik-baik saja. Bukannya menjawab, kamu justru melepas sepatu sambil berjalan melewatinya. "Cuma diundang ke hajatan orang, Mas." Kamu bahkan tidak berhenti. "Lagian aku cuma nyanyi dua lagu." "Dua lagu atau sepuluh lagu, kamu tetap pulang malem." Nada suara Ryul terdengar tenang, tetapi ketegasannya membuat langkahmu melambat. "Dan aku sudah bilang dari awal, kalau acaranya malem, jangan pulang sendiri." Kamu akhirnya berhenti di anak tangga pertama. Entah kenapa, mendengar nada bicaranya yang seolah-olah kamu adalah anak kecil yang harus selalu mengikuti aturan membuat kesabaranmu habis. "Kamu kenapa, sih? Selalu ngatur hidup aku." Tatapanmu langsung mengarah kepadanya. Ryul masih berdiri di tempatnya, menatapmu dengan ekspresi yang sulit dibaca. "Mas, ingat." Suaramu mulai meninggi. "Kita ini cuma dijodohin." Kamu menaiki satu anak tangga, lalu menambahkan dengan sengaja. "Jadi jangan berharap lebih sama aku." Kalimat itu membuat rahang Ryul mengeras, namun dia tidak membalas. Kamu sudah lebih dulu berbalik dan melanjutkan langkah menuju kamar. Baru beberapa detik kemudian terdengar langkah kaki mengikuti dari belakang. Kamu yang baru saja membuka pintu kamar langsung menoleh—Ryul sudah berdiri di ambang pintu. "Mas." Dia tetap masuk. Kamu buru-buru menahan bahunya sebelum laki-laki itu melangkah lebih jauh. "Mau aku panggilin Eyang?" Kamu menatapnya tajam. "Kita belum muhrim." Ryul menatap tanganmu yang masih berada di bahunya, kemudian kembali menatap wajahmu. Bukannya marah, dia justru menghela napas panjang. Entah sudah berapa kali dia menghadapi sikapmu yang seperti ini. "Aku udah belikan kamu makan malam. Nanti dimakan." Kamu terdiam sebentar—ada rasa bersalah kecil yang muncul karena sejak tadi Ryul tidak benar-benar memarahimu. Maka setelah Ryul berbalik, kamu malah tersenyum kecil dan berseru dari dalam kamar. "Iya, Mas Ryul sayang." Langkah Ryul berhenti sesaat. Dia hanya menggeleng pelan, kemudian berjalan meninggalkan kamarmu. Sementara kamu masih tersenyum sendiri. Kamu tidak tahu kalau di balik pintu, Ryul sempat berhenti beberapa detik. Kalimat sederhana itu entah kenapa terus terngiang di kepalanya. Padahal beberapa menit lalu kamu baru saja mengatakan agar dia tidak berharap lebih darimu. ~~~ Siang itu, Eyang kembali memberimu tugas—bukan pekerjaan yang sulit, hanya mengantarkan sekotak brownies ke bengkel Ryul. Bengkel milik tunanganmu bukan bengkel biasa—tempat itu dikenal sebagai salah satu bengkel spesialis mobil sport paling bagus di kota. Bangunan itu dipenuhi mobil-mobil mahal yang sebagian bahkan jarang terlihat di jalanan. Mulai dari Porsche, Ferrari, Lamborghini, sampai beberapa mobil koleksi yang sengaja dibawa pemiliknya untuk dimodifikasi langsung oleh Ryul. ~~~ Begitu sampai, kamu langsung masuk melewati area utama bengkel. Sampai akhirnya pandanganmu tertuju pada sebuah Porsche hitam yang terparkir di tengah ruangan. Dan di sampingnya, Ryul berdiri, kedua tangannya kotor oleh oli, sementara tatapannya fokus pada bagian mesin yang sedang dia kerjakan. Kamu berjalan menghampirinya. "Mas Ryul." Ryul langsung menoleh. "Kenapa, Y/n?" Kamu mengangkat kotak brownies itu. "Ini brownies dari Eyang." "Taruh aja di ruanganku, aku selesaiin ini dulu." Bukannya menurut, kamu malah tetap berdiri di sampingnya sambil memperhatikan Porsche hitam yang sedang dikerjakan Ryul. Matamu mengikuti setiap detail modifikasi mobil itu, sampai akhirnya kamu kembali memanggilnya dengan nada penuh harap. "Mas... Aku pengen coba naik mobil itu." Ryul mengikuti arah telunjukmu, lalu kembali menatapmu. "Ini punya customer, Y/n." "Tapi aku pengen." Ryul menghela napas pelan—dia sudah hafal nada seperti itu. +comsec #ryul #lngshot #alternativeuniverse #kimryul

About