@bizzarreink203: Pull up tomorrow !!! NO APPT NEEDED !!!

QUIN | OFFICAL BIZZARREINK
QUIN | OFFICAL BIZZARREINK
Open In TikTok:
Region: US
Monday 28 September 2026 20:52:08 GMT
206
12
2
5

Music

Download

Comments

keepingupwith_kells
Keepingupwith_kells :
I will call you around 5pm lol 😩
2026-09-28 20:59:25
1
bizzarreink203
QUIN | OFFICAL BIZZARREINK :
2026-09-28 20:58:40
0
To see more videos from user @bizzarreink203, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

🇯🇵 IJN Kongō Kongō (金剛) adalah kapal utama dari Kongō-class milik Angkatan Laut Kekaisaran Jepang. Kapal ini terkenal karena menjadi salah satu kapal perang Jepang yang memiliki karier sangat panjang, dari era sebelum Perang Dunia I hingga Perang Dunia II. ⚓ Awal sebagai battlecruiser Kongō mulai dibangun pada 17 Januari 1911 di Vickers, Barrow-in-Furness, Inggris, dan diluncurkan pada 18 Mei 1912. Kapal ini selesai pada 16 Agustus 1913. Pada awalnya Kongō dikategorikan sebagai battlecruiser. Konsep battlecruiser pada masa itu adalah: Persenjataan seperti battleship, tetapi kecepatan lebih tinggi dengan perlindungan yang relatif lebih ringan. Kongō membawa 8 meriam utama 356 mm (14 inci) dalam empat turret. Kecepatannya juga sangat tinggi untuk zamannya, sekitar 27 knot. 🇬🇧 Pengaruh Inggris Kongō sangat dipengaruhi desain battlecruiser Inggris. Bahkan kapal pertamanya dibangun di Inggris, sementara tiga kapal berikutnya—Hiei, Haruna, dan Kirishima—dibangun di Jepang berdasarkan desain Kongō. Ini menjadikan kelas Kongō sebagai salah satu contoh penting transfer teknologi kapal perang Inggris ke Jepang. 🔧 Modernisasi besar-besaran Setelah Perang Dunia I, Jepang melakukan modernisasi terhadap Kongō-class. Modernisasi tersebut meliputi: peningkatan perlindungan lapis baja peningkatan sistem kendali tembakan peningkatan kemampuan mesin penambahan persenjataan antipesawat perubahan struktur superstruktur peningkatan kemampuan operasional Modernisasi yang dilakukan sangat besar sehingga karakter Kongō berubah jauh dari battlecruiser awalnya. Pada periode sebelum dan selama Perang Dunia II, Kongō umumnya dikategorikan sebagai fast battleship. 💥 Peran pada Perang Dunia II Kongō ikut dalam berbagai operasi Jepang di Pasifik. Salah satu keunggulannya adalah kecepatan. Dengan sekitar 30 knot setelah modernisasi, Kongō dapat beroperasi bersama kapal-kapal yang lebih cepat dibanding battleship Jepang yang lebih tua. Ia terlibat dalam berbagai operasi, termasuk: Malaya Guadalcanal Battle of Leyte Gulf berbagai operasi armada Jepang di Pasifik Kongō juga termasuk kapal perang Jepang yang cukup aktif selama perang. ☠️ Nasib akhir Pada 21 November 1944, ketika sedang berlayar menuju Jepang setelah operasi di Filipina, Kongō diserang kapal selam Amerika USS Sealion II di Selat Taiwan. Kongō terkena torpedo dan mengalami kerusakan berat. Beberapa jam kemudian, kapal tersebut akhirnya tenggelam. Ratusan awaknya tewas, sementara sebagian lainnya berhasil diselamatkan oleh kapal Jepang yang mendampingi#ijnkongo#bismillahfyp #fyp #fypシ #ijn
🇯🇵 IJN Kongō Kongō (金剛) adalah kapal utama dari Kongō-class milik Angkatan Laut Kekaisaran Jepang. Kapal ini terkenal karena menjadi salah satu kapal perang Jepang yang memiliki karier sangat panjang, dari era sebelum Perang Dunia I hingga Perang Dunia II. ⚓ Awal sebagai battlecruiser Kongō mulai dibangun pada 17 Januari 1911 di Vickers, Barrow-in-Furness, Inggris, dan diluncurkan pada 18 Mei 1912. Kapal ini selesai pada 16 Agustus 1913. Pada awalnya Kongō dikategorikan sebagai battlecruiser. Konsep battlecruiser pada masa itu adalah: Persenjataan seperti battleship, tetapi kecepatan lebih tinggi dengan perlindungan yang relatif lebih ringan. Kongō membawa 8 meriam utama 356 mm (14 inci) dalam empat turret. Kecepatannya juga sangat tinggi untuk zamannya, sekitar 27 knot. 🇬🇧 Pengaruh Inggris Kongō sangat dipengaruhi desain battlecruiser Inggris. Bahkan kapal pertamanya dibangun di Inggris, sementara tiga kapal berikutnya—Hiei, Haruna, dan Kirishima—dibangun di Jepang berdasarkan desain Kongō. Ini menjadikan kelas Kongō sebagai salah satu contoh penting transfer teknologi kapal perang Inggris ke Jepang. 🔧 Modernisasi besar-besaran Setelah Perang Dunia I, Jepang melakukan modernisasi terhadap Kongō-class. Modernisasi tersebut meliputi: peningkatan perlindungan lapis baja peningkatan sistem kendali tembakan peningkatan kemampuan mesin penambahan persenjataan antipesawat perubahan struktur superstruktur peningkatan kemampuan operasional Modernisasi yang dilakukan sangat besar sehingga karakter Kongō berubah jauh dari battlecruiser awalnya. Pada periode sebelum dan selama Perang Dunia II, Kongō umumnya dikategorikan sebagai fast battleship. 💥 Peran pada Perang Dunia II Kongō ikut dalam berbagai operasi Jepang di Pasifik. Salah satu keunggulannya adalah kecepatan. Dengan sekitar 30 knot setelah modernisasi, Kongō dapat beroperasi bersama kapal-kapal yang lebih cepat dibanding battleship Jepang yang lebih tua. Ia terlibat dalam berbagai operasi, termasuk: Malaya Guadalcanal Battle of Leyte Gulf berbagai operasi armada Jepang di Pasifik Kongō juga termasuk kapal perang Jepang yang cukup aktif selama perang. ☠️ Nasib akhir Pada 21 November 1944, ketika sedang berlayar menuju Jepang setelah operasi di Filipina, Kongō diserang kapal selam Amerika USS Sealion II di Selat Taiwan. Kongō terkena torpedo dan mengalami kerusakan berat. Beberapa jam kemudian, kapal tersebut akhirnya tenggelam. Ratusan awaknya tewas, sementara sebagian lainnya berhasil diselamatkan oleh kapal Jepang yang mendampingi#ijnkongo#bismillahfyp #fyp #fypシ #ijn

About