@shayan.afridi_adv:

🚩 𝒯𝓇𝓊𝓉𝒽 𝓌ℴ𝓇𝒹𝓈 ✍️ |
🚩 𝒯𝓇𝓊𝓉𝒽 𝓌ℴ𝓇𝒹𝓈 ✍️ |
Open In TikTok:
Region: PK
Monday 28 September 2026 22:26:55 GMT
1661
10
1
0

Music

Download

Comments

_mustafabangash07
ƉɆ⩔ƗⱠ _999 :
❤️❤️❤️
2026-09-29 05:58:27
0
To see more videos from user @shayan.afridi_adv, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Letusan Krakatau 1883 terjadi di Hindia Belanda (sekarang Indonesia), yang bermula pada tanggal 27 Agustus 1883 (dengan gejala pada awal Mei) dan berpuncak dengan letusan hebat yang meruntuhkan kaldera. Pada tanggal 20 Mei 1883, dan letusan besar terjadi pada 27 Agustus 1883, dua pertiga bagian Krakatau runtuh dalam sebuah letusan berantai, melenyapkan sebagian besar pulau di sekelilingnya. Aktivitas seismik tetap berlangsung hingga Februari 1884. Letusan ini adalah salah satu letusan gunung api paling mematikan dan paling merusak dalam sejarah, setelah Letusan Tambora 1815, menimbulkan setidaknya 36.417 korban jiwa akibat letusan dan tsunami yang dihasilkannya. Dampak letusan ini juga bisa dirasakan di seluruh penjuru dunia. Letusan ini adalah salah satu peristiwa gunung berapi paling mematikan dan paling merusak dalam sejarah. Letusan ini adalah salah satu ledakan dengan suara paling keras yang pernah tercatat, dan terdengar setidaknya 3.000 mil (4.800 km) jauhnya. Letusan ini menimbulkan tsunami ketika menghantam perairan Selat Sunda. Ketinggian gelombang tsunami mencapai 24 meter (79 kaki) di sepanjang pantai selatan Sumatra dan 42 meter (138 kaki) di sepanjang pantai barat Jawa. Tsunami membawa batu karang raksasa seberat 50 ton. Seluruh hutan tumbang dan hanyut, hingga hanya menyisakan akarnya saja.  Tsunami datang setelah air laut surut, dan disertai suara yang memekakkan telinga. Peristiwa ini menyebabkan musim dingin vulkanik selama 5 tahun lamanya.  Gelombang tekanan akustik mengelilingi dunia lebih dari tiga kali.  Dampak tambahan yang signifikan dirasakan di seluruh dunia dalam beberapa hari dan minggu setelah letusan gunung berapi. Aktivitas seismik tambahan dilaporkan hingga Februari 1884, tetapi laporan apa pun setelah Oktober 1883 ditolak oleh penyelidikan selanjutnya oleh Rogier Verbeek terhadap letusan tersebut. #fyp #sejarahindonesia  #krakatau #letusan #hindiabelanda
Letusan Krakatau 1883 terjadi di Hindia Belanda (sekarang Indonesia), yang bermula pada tanggal 27 Agustus 1883 (dengan gejala pada awal Mei) dan berpuncak dengan letusan hebat yang meruntuhkan kaldera. Pada tanggal 20 Mei 1883, dan letusan besar terjadi pada 27 Agustus 1883, dua pertiga bagian Krakatau runtuh dalam sebuah letusan berantai, melenyapkan sebagian besar pulau di sekelilingnya. Aktivitas seismik tetap berlangsung hingga Februari 1884. Letusan ini adalah salah satu letusan gunung api paling mematikan dan paling merusak dalam sejarah, setelah Letusan Tambora 1815, menimbulkan setidaknya 36.417 korban jiwa akibat letusan dan tsunami yang dihasilkannya. Dampak letusan ini juga bisa dirasakan di seluruh penjuru dunia. Letusan ini adalah salah satu peristiwa gunung berapi paling mematikan dan paling merusak dalam sejarah. Letusan ini adalah salah satu ledakan dengan suara paling keras yang pernah tercatat, dan terdengar setidaknya 3.000 mil (4.800 km) jauhnya. Letusan ini menimbulkan tsunami ketika menghantam perairan Selat Sunda. Ketinggian gelombang tsunami mencapai 24 meter (79 kaki) di sepanjang pantai selatan Sumatra dan 42 meter (138 kaki) di sepanjang pantai barat Jawa. Tsunami membawa batu karang raksasa seberat 50 ton. Seluruh hutan tumbang dan hanyut, hingga hanya menyisakan akarnya saja. Tsunami datang setelah air laut surut, dan disertai suara yang memekakkan telinga. Peristiwa ini menyebabkan musim dingin vulkanik selama 5 tahun lamanya. Gelombang tekanan akustik mengelilingi dunia lebih dari tiga kali. Dampak tambahan yang signifikan dirasakan di seluruh dunia dalam beberapa hari dan minggu setelah letusan gunung berapi. Aktivitas seismik tambahan dilaporkan hingga Februari 1884, tetapi laporan apa pun setelah Oktober 1883 ditolak oleh penyelidikan selanjutnya oleh Rogier Verbeek terhadap letusan tersebut. #fyp #sejarahindonesia #krakatau #letusan #hindiabelanda

About