@carepedia.com: Seorang pria asal Malang diketahui mengalami hipertensi sejak usia 23 tahun dan kemudian mengalami stroke. Yang menjadi perhatian, ada beberapa kebiasaan di pagi hari yang sering dianggap sepele, seperti langsung merokok setelah bangun tidur, terlalu banyak minum kopi, mengonsumsi makanan tinggi garam, hingga kurang bergerak setelah bangun. Kebiasaan tersebut tidak serta merta menjadi penyebab stroke, tetapi beberapa di antaranya dapat memengaruhi tekanan darah dan kesehatan pembuluh darah jika dilakukan terus menerus. Lalu, kenapa hipertensi berkaitan dengan stroke? Tekanan darah yang terus tinggi dalam jangka panjang dapat memberikan tekanan pada dinding pembuluh darah. Kondisi ini dapat membuat pembuluh darah menjadi lebih rentan mengalami kerusakan dan meningkatkan risiko terjadinya penyumbatan atau pecahnya pembuluh darah di otak. Inilah yang kemudian dapat menyebabkan stroke. Masalahnya, hipertensi sering kali tidak menimbulkan gejala yang jelas. Karena itu, jangan menunggu sampai muncul komplikasi untuk mulai memeriksa tekanan darah. Rutin cek tekanan darah, kurangi rokok, batasi asupan garam dan kafein berlebihan, perbanyak aktivitas fisik, serta ikuti anjuran tenaga kesehatan jika sudah didiagnosis hipertensi. Usia muda bukan berarti bebas dari hipertensi. Kenali risikonya dan mulai jaga tekanan darah sejak sekarang. #fyp #masukberanda #viral #trending #hipertensi
Care pedia
Region: ID
Tuesday 29 September 2026 06:51:14 GMT
Music
Download
Comments
There are no more comments for this video.
To see more videos from user @carepedia.com, please go to the Tikwm
homepage.