@trumsansale76: #VF3 sinh ra không phải để đạp đèo nhé !

TỜ NĂM TRĂM !
TỜ NĂM TRĂM !
Open In TikTok:
Region: VN
Tuesday 29 September 2026 11:42:57 GMT
5626
27
11
7

Music

Download

Comments

tuntun2024111
Kunkun :
Liều thật. Con xe đồ chơi cũng dám vác đi đèo
2026-09-29 14:41:15
1
lebaovy2103
Mọt :
Rất nể gd nào ôm vf3 đi đèo, đi cao tốc... mạng sống chỉ có một lần, các bạn quá chủ quan và mạo hiểm khi đặt cược mạng sống cả gd, người thân vào cái thùng tole này. 🥺🥺🥺
2026-09-29 14:49:00
0
user7557075999260
Làm lại :
Quả này bác tài giật mình đạp lút chân phanh lại còn đánh lái phải thì Drift là đúng ròi 😊
2026-09-29 15:01:14
0
hudu20252
Hudu :
mua xe chỉ để chạy loanh quanh thì dân VN giàu quá!
2026-09-29 14:48:17
0
userlmr3l8pnyh
Mr Sếp :
Vf3 chỉ giành cho đi đô thị thôi, lên núi nát hết xe
2026-09-29 14:33:26
0
thanhhoakg
BẢO AN :
k chít là may rồi
2026-09-29 13:44:10
0
tintuc24.com.vn
PV24h Review :
mình đi đường đồi núi nhiều, xe khỏe mà
2026-09-29 14:54:01
0
thanhhoakg
BẢO AN :
🤣🤣🤣
2026-09-29 13:43:57
0
To see more videos from user @trumsansale76, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Namanya Ahda Dhiyaurrohman. 19 tahun. Warga Ngringo, Jaten, Karanganyar. Bukan anak orang kaya. Anak desa yang ijazahnya masih baru. Yang cita-citanya sederhana: berangkat ke Kalimantan, kerja di sawit, biar bisa kirim uang untuk Bapak Ibu di rumah. Itu alasan kenapa Minggu dini hari 13 September 2026, kamu naik KM Virgo Transport 8 rute Surabaya - Banjarmasin, Nak. Kamu tidak berlibur. Kamu merantau. Di tas ranselmu isinya bukan baju mahal, isinya harapan. Isinya fotokopi KTP yang baru jadi, isinya nomor kontak mandor sawit, isinya doa Ibu yang kamu cium tangannya sebelum berangkat. Kamu bilang sama Ibu,
Namanya Ahda Dhiyaurrohman. 19 tahun. Warga Ngringo, Jaten, Karanganyar. Bukan anak orang kaya. Anak desa yang ijazahnya masih baru. Yang cita-citanya sederhana: berangkat ke Kalimantan, kerja di sawit, biar bisa kirim uang untuk Bapak Ibu di rumah. Itu alasan kenapa Minggu dini hari 13 September 2026, kamu naik KM Virgo Transport 8 rute Surabaya - Banjarmasin, Nak. Kamu tidak berlibur. Kamu merantau. Di tas ranselmu isinya bukan baju mahal, isinya harapan. Isinya fotokopi KTP yang baru jadi, isinya nomor kontak mandor sawit, isinya doa Ibu yang kamu cium tangannya sebelum berangkat. Kamu bilang sama Ibu, "Doakan Ahda betah ya Bu, di sawit." 19 tahun, Nak. Umurmu masih bau seragam SMA. Tapi kamu sudah berani menyeberang Laut Jawa demi jadi kuli sawit di tanah orang. Lalu Laut Jawa itu tidak mengizinkanmu sampai. Kapal itu karam di perairan Masalembo. Kamu hilang 9 hari. 9 hari Bapakmu di Ngringo tidak berangkat ke sawah, hanya duduk di depan pintu menunggu. 9 hari Ibumu tidak masak enak, karena yang mau dikirimi uang hasil sawit itu belum juga memberi kabar. Sampai kemarin, laut memuntahkan jawaban paling pedih. Di saku sebuah jenazah yang baru diangkat, ditemukan KTP yang masih basah. Atas nama: AHDA DHIYAURROHMAN. Ya Allah... KTP itu yang mau kamu pakai untuk daftar jadi pekerja sawit itu, Nak? KTP yang kamu laminating biar tidak rusak di kebun itu? Kamu simpan di saku celana paling dalam, paling dekat dengan paha, karena kamu takut hilang di antara pelepah sawit nanti? KTP itu tidak hilang di kebun sawit, Nak. KTP itu tenggelam bersamamu di Laut Jawa. Ia setia menemanimu 9 hari di dasar laut, menjaga namamu agar kami tahu ini kamu, anak perantau sawit dari Ngringo. Hari ini, Selasa 22 September 2026, Bapak Ibumu dipanggil ke Polresta Surakarta untuk tes DNA. Bayangkan pedihnya. Anaknya berangkat ke Kalimantan mau kerja sawit untuk membahagiakan orang tua, sekarang orang tuanya harus diambil darahnya untuk mencocokkan dengan jenazah yang memegang KTP anaknya. Pj Kepala Desa Ngringo, Ibu Apri Linawati, hanya bisa mengangguk pelan, "Iya, ada permintaan tes DNA. Kita tunggu hasil." Ahda... Kamu belum sempat mencium bau tanah Kalimantan. Belum sempat merasakan getah sawit di tanganmu. Belum sempat gajian pertama untuk belikan Ibu jilbab baru itu. Tapi Allah sudah gantikan gajimu dengan sesuatu yang jauh lebih tinggi. Gaji syahid. Pulanglah, Nak. Warga Ngringo sudah siap menyambutmu. Bukan dengan seragam sawit yang kamu impikan, tapi dengan kain kafan terbaik. Jika memang KTP di saku jenazah itu punyamu, tidur yang tenang ya, Nak. Cita-citamu menjadi pekerja sawit yang membanggakan orang tua, sudah Allah catat sebagai amal bakti yang sempurna. Al-Fatihah untukmu, pejuang sawit 19 tahun dari Ngringo. InsyaAllah syahid.#mediacenterriekediahpitaloka #sangpena #kmvirgo

About