@breakingindonesia: Purnomo Polisi Baik Tutup Akun, Diduga Dikejar Setoran Pajak Hasil Monetisasi Medsos LAMONGAN — Ipda Purnomo, anggota Polres Lamongan yang dikenal publik sebagai “Polisi Baik”, mengumumkan akan menonaktifkan monetisasi kanal YouTube Purnomo Belajar Baik mulai Oktober 2026. Keputusan itu disampaikan setelah dirinya mengaku didatangi seseorang yang mempertanyakan penghasilan dari aktivitas media sosialnya. Dalam keterangannya, Purnomo mengaku memberikan akses rekening kepada pihak yang datang tersebut agar dapat melihat secara langsung pemasukan dari media sosialnya. Ia bahkan menyampaikan bahwa penghasilan dari YouTube selama ini digunakan untuk kegiatan sosial, termasuk membantu perawatan orang dengan gangguan jiwa (ODGJ), kaum dhuafa, serta anak yatim. Purnomo mengatakan dirinya tidak menggunakan pendapatan dari kanal tersebut untuk memperkaya diri. Karena itu, kedatangan pihak yang mempertanyakan penghasilannya tersebut membuatnya memilih menghentikan monetisasi. Sejumlah pemberitaan kemudian mengaitkan pihak yang mempertanyakan penghasilan tersebut dengan dugaan urusan pajak. Meski monetisasi dihentikan, Purnomo disebut tetap akan membuat konten yang berisi ajakan berbuat baik. Dengan demikian, yang dihentikan terutama adalah sumber pendapatan dari iklan atau monetisasi, bukan aktivitasnya menyebarkan konten positif di media sosial. Keputusan Purnomo tersebut kemudian menjadi perhatian warganet. Pasalnya, pendapatan dari kanal yang selama ini dikenal digunakan untuk kegiatan sosial justru berhenti setelah muncul persoalan terkait pihak yang mempertanyakan penghasilan media sosialnya.
Breaking News
Region: ID
Tuesday 29 September 2026 13:06:34 GMT
Music
Download
Comments
🅢🅞🅛🅘🅥🅐🅖🅐🅝🅣 :
bahkan polisi pun menyerah melawan pajak 🤣
2026-09-29 17:52:46
1
Tuyul Balap :
semangat pak pur
2026-09-29 18:45:53
0
To see more videos from user @breakingindonesia, please go to the Tikwm
homepage.