@lucianoarmas0: #CapCut

LUCIANO 🖤💫🐼🇲🇽🇵🇪
LUCIANO 🖤💫🐼🇲🇽🇵🇪
Open In TikTok:
Region: US
Tuesday 29 September 2026 16:30:45 GMT
203493
5831
129
2728

Music

Download

Comments

maria.rodezno8
Maria Rodezno :
algunas usan filtro y maquillaje pero algunas somos al natural
2026-09-29 19:51:44
3
ericaarriagaperez
Erica Arriaga Pérez 🇲🇽❤️🇺🇸 :
Yo soy igual mi mayoría de videos son sin filtro
2026-09-29 18:01:17
3
user886233180000
mili :
Hahahaha
2026-09-30 19:27:04
1
esteban.gomez.lop56
mariester Gomes 😍 :
jajajajajajajajajaja
2026-10-05 19:22:53
1
jost5893
jost :
literal
2026-10-04 14:04:46
1
glo.gatitos
glo gatitos :
jajajaj
2026-10-08 20:08:37
1
michincinthia.eli
michinCinthia Elias :
Conejito malo❤️
2026-09-29 19:34:03
1
rosenda.martnez43
Rosenda Martínez :
que chistoso 🤣🤣🤣🤣🤣
2026-10-01 03:08:16
1
user9049338617151
Anita🌻 :
jajaja eso es verdad !! lo mejor ser con maquillaje natural [Risita][Beso volado]
2026-10-04 18:31:50
2
roberto.studart
Roberto Studart :
Eu no dia das eleições Flávio Bolsonaro 22
2026-10-13 09:29:20
0
toto.nuez1
Toto nuñez :
como diría mi esposa mi chaparrita mejor con filtro para que nadie me reconozca
2026-10-05 23:54:00
2
cruzmaria206
🥰😍🤩😘🥰😍🥰🥰 :
jajajajajaja
2026-09-29 17:35:25
1
gokul..indu
Guino :
😂😂😂😂😂
2026-10-12 23:46:07
0
jess.hernndez2853
Jesús Hernández :
cuando se empieza una comunicasion con personas q no son tu pareja los filtros están escondidas prefiero visitarla e n su domicilio pero con permiso antisipado
2026-10-12 00:47:25
0
oliver11073
Oliver :
ánimo tocayo... saludos
2026-10-10 18:39:35
0
123adrian1990
Adrian 😁 :
🤝😂
2026-10-10 17:08:09
0
washan155
washan155 :
es para las chicas
2026-09-29 17:19:16
0
esmogiro
Esperanza Giler :
2026-10-10 19:05:07
0
katherinepjt
Katherine :
jaajaaja
2026-10-09 16:49:57
0
flaco._754
😎flac🫥(2:6@ :
🤣
2026-10-10 11:54:21
0
pm.saul0
PM saul :
[Lágrimas de alegría][Lágrimas de alegría][Lágrimas de alegría][Lágrimas de alegría][Lágrimas de alegría]
2026-10-10 03:50:27
0
yulwin26
Ludwig Huamán :
Afirma
2026-10-13 17:02:54
0
alexelizondo805
user1395367817758 :
jajajaja
2026-10-10 13:53:18
0
veronicamedina167
Veronica Medina :
ja
2026-09-29 17:37:07
0
To see more videos from user @lucianoarmas0, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

BANYUWANGI  || 🌏PratamaNews.com🇮🇩 || Sikap tidak transparan ditunjukkan SMAN 1 Genteng Banyuwangi saat dikonfirmasi ulang awak media terkait dugaan persetubuhan anak di bawah umur yang menyeret salah satu siswanya, Kamis (01/09/2026).   Setelah sebelumnya humas beralasan tidak ada siswa dengan inisial ESP, awak media kembali menanyakan secara spesifik siswa berinisial PPT alias E yang disebut-sebut masih duduk di kelas 12 dan menjadi terlapor di Unit PPA Polresta Banyuwangi.   Namun pihak sekolah enggan menjawab. Humas yang menemui awak media berdalih bahwa semua urusan klarifikasi sudah diserahkan kepada Bpk Galih selaku Ketua Komite Sekolah.   “Untuk masalah itu sudah diserahkan ke Pak Galih selaku komite, silakan ke beliau saja,” ujar Humas singkat.   Padahal sesuai Permendikbud No.75 Tahun 2016, komite bukan juru bicara kasus pidana siswa. Komite hanya bertugas sebagai pemberi pertimbangan dan pengawas pelayanan pendidikan, bukan menangani perkara hukum.   Kejanggalan semakin terlihat saat awak media mempertanyakan legalitas komite itu sendiri. Saat diminta menunjukkan Berita Acara penunjukan dan pemilihan anggota Komite Sekolah sebagai bukti transparansi publik, pihak humas kembali mengelak.   “Itu ada di Kepala Sekolah,” jawabnya sambil menghindar.   Padahal menurut UU No.14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik, Berita Acara pembentukan Komite Sekolah adalah dokumen publik yang wajib diketahui wali murid dan masyarakat. Jawaban yang berputar-putar antara “sudah diserahkan ke komite” dan “ada di Kepsek” ini justru menunjukkan ada sesuatu yang disembunyikan.   Sikap Kepala Sekolah yang sejak awal tidak mau menemui dengan alasan meeting, padahal jam sekolah telah berakhir dan terpantau guru-guru sudah pulang, ditambah humas yang tidak menguasai data siswa, serta munculnya sosok mengaku ketua komite yang mengancam akan tempuh jalur hukum jika diberitakan, semakin menguatkan dugaan adanya upaya menutupi kasus.   Tugas jurnalis adalah mencari informasi yang akurat dan berimbang demi kepentingan publik, sebagaimana diamanatkan UU Pers No.40 Tahun 1999 Pasal 4. Jika pihak sekolah tertutup dan melempar tanggung jawab ke komite yang legalitasnya saja tidak jelas, maka publik berhak mempertanyakan ada apa di balik ini.   Hingga berita ini diturunkan, pihak SMAN 1 Genteng belum memberikan jawaban tertulis resmi terkait keberadaan siswa PPT alias E dan terkait keabsahan Berita Acara Komite Sekolah. Sementara kasus dugaan persetubuhan anak di bawah umur dengan korban siswi SMAN tersebut masih terus bergulir di Polresta Banyuwangi. (Tiem) Sumber: Rrdaksi Reporter: Taufiq Rahmansyah  https://pratamanews.com/2026/10/01/sman-1-genteng-tertutup-soal-siswa-terlapor-dugaan-persetubuhan-anak-lempar-ke-komite-berita-acara-penunjukan-komite-disembunyikan/ @SMAN 1 GENTENG  @POLRESTA BANYUWANGI  @bareskrim mabes polri  @DINAS PENDIDIKAN BANYUWANGI  @Radar Banyuwangi @Radar Jatim  @tvOnenews  @MetroTv  @BOY
BANYUWANGI || 🌏PratamaNews.com🇮🇩 || Sikap tidak transparan ditunjukkan SMAN 1 Genteng Banyuwangi saat dikonfirmasi ulang awak media terkait dugaan persetubuhan anak di bawah umur yang menyeret salah satu siswanya, Kamis (01/09/2026). Setelah sebelumnya humas beralasan tidak ada siswa dengan inisial ESP, awak media kembali menanyakan secara spesifik siswa berinisial PPT alias E yang disebut-sebut masih duduk di kelas 12 dan menjadi terlapor di Unit PPA Polresta Banyuwangi. Namun pihak sekolah enggan menjawab. Humas yang menemui awak media berdalih bahwa semua urusan klarifikasi sudah diserahkan kepada Bpk Galih selaku Ketua Komite Sekolah. “Untuk masalah itu sudah diserahkan ke Pak Galih selaku komite, silakan ke beliau saja,” ujar Humas singkat. Padahal sesuai Permendikbud No.75 Tahun 2016, komite bukan juru bicara kasus pidana siswa. Komite hanya bertugas sebagai pemberi pertimbangan dan pengawas pelayanan pendidikan, bukan menangani perkara hukum. Kejanggalan semakin terlihat saat awak media mempertanyakan legalitas komite itu sendiri. Saat diminta menunjukkan Berita Acara penunjukan dan pemilihan anggota Komite Sekolah sebagai bukti transparansi publik, pihak humas kembali mengelak. “Itu ada di Kepala Sekolah,” jawabnya sambil menghindar. Padahal menurut UU No.14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik, Berita Acara pembentukan Komite Sekolah adalah dokumen publik yang wajib diketahui wali murid dan masyarakat. Jawaban yang berputar-putar antara “sudah diserahkan ke komite” dan “ada di Kepsek” ini justru menunjukkan ada sesuatu yang disembunyikan. Sikap Kepala Sekolah yang sejak awal tidak mau menemui dengan alasan meeting, padahal jam sekolah telah berakhir dan terpantau guru-guru sudah pulang, ditambah humas yang tidak menguasai data siswa, serta munculnya sosok mengaku ketua komite yang mengancam akan tempuh jalur hukum jika diberitakan, semakin menguatkan dugaan adanya upaya menutupi kasus. Tugas jurnalis adalah mencari informasi yang akurat dan berimbang demi kepentingan publik, sebagaimana diamanatkan UU Pers No.40 Tahun 1999 Pasal 4. Jika pihak sekolah tertutup dan melempar tanggung jawab ke komite yang legalitasnya saja tidak jelas, maka publik berhak mempertanyakan ada apa di balik ini. Hingga berita ini diturunkan, pihak SMAN 1 Genteng belum memberikan jawaban tertulis resmi terkait keberadaan siswa PPT alias E dan terkait keabsahan Berita Acara Komite Sekolah. Sementara kasus dugaan persetubuhan anak di bawah umur dengan korban siswi SMAN tersebut masih terus bergulir di Polresta Banyuwangi. (Tiem) Sumber: Rrdaksi Reporter: Taufiq Rahmansyah https://pratamanews.com/2026/10/01/sman-1-genteng-tertutup-soal-siswa-terlapor-dugaan-persetubuhan-anak-lempar-ke-komite-berita-acara-penunjukan-komite-disembunyikan/ @SMAN 1 GENTENG @POLRESTA BANYUWANGI @bareskrim mabes polri @DINAS PENDIDIKAN BANYUWANGI @Radar Banyuwangi @Radar Jatim @tvOnenews @MetroTv @BOY

About