@thevalerieadams: What a secure woman does when he drops the effort ⤵️ A man putting in less effort can feel unnerving - especially when it seemed like things were going really well. If you have anxious dating patterns the tendency is to look at what YOU possibly did wrong or focus on WHY he’s being distant/putting in less effort. It’s not bad to wonder these things - it’s about upgrading the QUALITY of questions you are asking yourself. The secure woman chooses to turn the questions back on herself. 💎Is this aligned for her? 💎Is this a pattern of his that will lead to her feeling unsafe? 💎Is this how she wants her future partner to show up if they were in a relationship? His level of effort isn’t a reflection of YOUR value or what you deserve…. But it’s absolutely the time to reflect about if this works for you 🪞💯 If you want to learn the tools to date like a secure woman and attract a healthy relationship, that’s what I teach you inside of SECURELY CHOSEN 🩷 (Join in my profile) . . . #dating #datingadvice #redflags #datingtips #datingadviceforwomen

Valerie | Dating Coach
Valerie | Dating Coach
Open In TikTok:
Region: US
Wednesday 30 September 2026 01:04:35 GMT
8219
393
0
12

Music

Download

Comments

There are no more comments for this video.
To see more videos from user @thevalerieadams, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Bayi kurus & sulit gemuk biasanya karena 1 dari 3 hal ini, Bun: masuknya kurang, serapannya bermasalah, atau keluarnya kebanyakan. 1. Asupan masuk kurang dari kebutuhan - Makan dikit/encer: Porsi kecil + bubur encer = kalori tekor. Lambung bayi kecil, jadi harus padat kalori. - Kurang lemak: MPASI tanpa minyak, santan, keju, mentega. 1 sdm lemak = 90 kalori, ngaruh banget ke BB. - Kebanyakan susu: Usia 9+ bln kalau susu >700ml/hari, anak kenyang susu & nolak makan padat. - Nafsu makan turun: Tumbuh gigi, sariawan, pilek, GTM. Kalau tiap makan cuma 2-3 suap, BB stuck. - Jadwal berantakan: Ngemil terus, jadi nggak pernah laper pas jam makan utama. 2. Makanan masuk tapi nggak terserap - Anemia defisiensi besi: Paling sering. HB rendah bikin lemes, nafsu makan turun, BB seret. - ISK – Infeksi Saluran Kemih: Nggak demam, tapi BB stuck. Bakteri bikin tubuh capek. - Alergi protein susu sapi: Diare kronis, ruam, feses berlendir → asupan nggak terserap optimal. - Cacingan: Udah MPASI + main tanah, kalori dimakan cacing. - Diare/GERD berkepanjangan: Usus terganggu, makanan bisa nggak diserap optimal. - TB/TBC anak: Batuk >2 minggu, keringat malam, BB nggak naik. 3. Tubuh bakar kalori terlalu banyak - Anak hiperaktif: Nggak bisa diem, kalori kebakar cepat. - Penyakit jantung bawaan: Jantung kerja keras = kebutuhan kalori bisa lebih tinggi. - Sakit berulang: Batpil tiap bulan, panas → kalori dipakai buat lawan penyakit. - Gangguan metabolik/tiroid: Jarang, tapi bisa bikin metabolisme cepat. Tanda yang harus langsung cek ke DSA: 1. Garis BB di KMS datar atau turun 2 bulan berturut-turut. 2. BB di bawah garis merah, atau potong 2 pita warna ke bawah. 3. Anak lemes, pucat, sering sakit, nggak aktif. 4. Diare/muntah >2 minggu, feses berdarah/berlendir. Yang bisa kamu cek dulu di rumah: 1. Plot KMS: BB naiknya sesuai garis nggak? Kalau naik meski pelan, biasanya aman. 2. Menu MPASI: Sudah pakai prohe double + lemak tiap makan belum? 3. Susu: Kebanyakan nggak? Usia 1 thn cukup 400-500ml/hari. 4. Aktifitas: Anak lincah & ceria walau kurus = biasanya nggak masalah. Gen juga ngaruh, Bun. Kalau ayah-ibu badannya kecil, anak wajar di persentil bawah asal garisnya naik konsisten. Umur anak berapa & BB lahir + BB sekarang berapa? #fyppppppppppppppppppppppp #parentingtips #viral #gtmanak #explore
Bayi kurus & sulit gemuk biasanya karena 1 dari 3 hal ini, Bun: masuknya kurang, serapannya bermasalah, atau keluarnya kebanyakan. 1. Asupan masuk kurang dari kebutuhan - Makan dikit/encer: Porsi kecil + bubur encer = kalori tekor. Lambung bayi kecil, jadi harus padat kalori. - Kurang lemak: MPASI tanpa minyak, santan, keju, mentega. 1 sdm lemak = 90 kalori, ngaruh banget ke BB. - Kebanyakan susu: Usia 9+ bln kalau susu >700ml/hari, anak kenyang susu & nolak makan padat. - Nafsu makan turun: Tumbuh gigi, sariawan, pilek, GTM. Kalau tiap makan cuma 2-3 suap, BB stuck. - Jadwal berantakan: Ngemil terus, jadi nggak pernah laper pas jam makan utama. 2. Makanan masuk tapi nggak terserap - Anemia defisiensi besi: Paling sering. HB rendah bikin lemes, nafsu makan turun, BB seret. - ISK – Infeksi Saluran Kemih: Nggak demam, tapi BB stuck. Bakteri bikin tubuh capek. - Alergi protein susu sapi: Diare kronis, ruam, feses berlendir → asupan nggak terserap optimal. - Cacingan: Udah MPASI + main tanah, kalori dimakan cacing. - Diare/GERD berkepanjangan: Usus terganggu, makanan bisa nggak diserap optimal. - TB/TBC anak: Batuk >2 minggu, keringat malam, BB nggak naik. 3. Tubuh bakar kalori terlalu banyak - Anak hiperaktif: Nggak bisa diem, kalori kebakar cepat. - Penyakit jantung bawaan: Jantung kerja keras = kebutuhan kalori bisa lebih tinggi. - Sakit berulang: Batpil tiap bulan, panas → kalori dipakai buat lawan penyakit. - Gangguan metabolik/tiroid: Jarang, tapi bisa bikin metabolisme cepat. Tanda yang harus langsung cek ke DSA: 1. Garis BB di KMS datar atau turun 2 bulan berturut-turut. 2. BB di bawah garis merah, atau potong 2 pita warna ke bawah. 3. Anak lemes, pucat, sering sakit, nggak aktif. 4. Diare/muntah >2 minggu, feses berdarah/berlendir. Yang bisa kamu cek dulu di rumah: 1. Plot KMS: BB naiknya sesuai garis nggak? Kalau naik meski pelan, biasanya aman. 2. Menu MPASI: Sudah pakai prohe double + lemak tiap makan belum? 3. Susu: Kebanyakan nggak? Usia 1 thn cukup 400-500ml/hari. 4. Aktifitas: Anak lincah & ceria walau kurus = biasanya nggak masalah. Gen juga ngaruh, Bun. Kalau ayah-ibu badannya kecil, anak wajar di persentil bawah asal garisnya naik konsisten. Umur anak berapa & BB lahir + BB sekarang berapa? #fyppppppppppppppppppppppp #parentingtips #viral #gtmanak #explore

About