@tiktokrumiisme: MATA LUKA SENGKON KARTA Aku, seorang petani Bojongsari. Menghidupi mimpi dari padi yang ditanam sendiri. Kesederhanaan panutan hidup. Dapat untung dilipat dan ditabung. 1974¹ tanah air yang kucinta berumur dua puluh sembilan tahun. Waktu yang muda bagi berdirinya sebuah negara. Lambang garuda, dasarnya Pancasila Undang-undang empat-lima; merajut banyak peristiwa. Peralihan kepemimpinan yang mendesak. Bung Karno diganti Pak Harto dengan dalih keamanan negara. Pembanta*** enam jenderal satu perwira enam jam dalam satu malam. Mati di lubang tak berguna. Tak ada dalam perang Mahabharata bahkan di sejarah dunia, hanya di sejarah Indonesia. — Peri Sandi Huizche [1]. 1974 mengacu pada kasus Sengkon dan Karta; dua petani miskin dari Bekasi yang pada tahun 1974 yang divonis bersalah atas perampokan dan pembunuhan yang tidak mereka lakukan, setelah dipaksa mengaku di bawah siksaan. Beberapa tahun kemudian, pelaku sebenarnya tertangkap dan mengakui kejahatannya. Namun karena belum ada mekanisme hukum, Sengkon dan Karta tetap mendekam di penjara. Kasus ini akhirnya melahirkan mekanisme Peninjauan Kembali (PK) dan berujung pada pembebasan Sengkon dan Karta pada tahun 1981. Sayangnya, mereka dibebaskan dalam keadaan miskin dan sakit, dan upaya mereka untuk menuntut ganti rugi ditolak, hingga akhirnya mereka meninggal tanpa pernah mendapatkan kompensasi atau keadilan finansial atas penderitaan yang mereka alami. #rumiisme #g30spki #30september

RUMIISME
RUMIISME
Open In TikTok:
Region: ID
Wednesday 30 September 2026 05:00:00 GMT
4226
225
2
36

Music

Download

Comments

farhan.balines
farhan :
merinding dengernya
2026-09-30 15:07:57
0
mekaring.cahyo
Japanese Kluyuran :
puisi yg menyala setiap September
2026-09-30 06:13:07
0
To see more videos from user @tiktokrumiisme, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos


About