@qaimaqkz: 🔶 ПОЛНЫЙ ВЫПУСК НА #YOUTUBE КАНАЛЕ ПО ССЫЛКЕ В ОПИСАНИИ ПРОФИЛЯ #казахстан #новости #рек #qaimaq

QAIMAQ
QAIMAQ
Open In TikTok:
Region: KZ
Wednesday 30 September 2026 10:40:08 GMT
15781
268
22
20

Music

Download

Comments

user31811092423108
Роман Мельчак :
Падение! Перед большим взлетом!
2026-09-30 16:20:54
7
mwgakc142kz
Waka Gimarat 🇰🇿 :
Короче цены на товар и бензин неснижутся 😁 вот что это значит
2026-09-30 14:54:53
5
theonewhoismoretender
The one who is more tender :
В этой стране будут беднеть независимо от курса тенге или стоимости нефти.И жизнь будет дорожать также независимо от причин.
2026-09-30 13:21:45
13
money.man.kz
money man :
Спекуляция
2026-09-30 15:18:49
2
janarbekelenbaev
zhanbo :
скажите прямо, поддерживаем российский тренд цен.
2026-09-30 15:39:01
2
sagyngalidavletov
Sagyngali Davletov :
если нефть дорожает то доллар дешевеет вот и все
2026-09-30 12:20:22
5
user4228872458757
Бек :
Растарможка, утиль алымы мен бастапқы төлем халыққа тиімді болу қажет!!!
2026-10-01 06:21:58
0
igor.kz.kz
IgorKZ :
до какой степени ожидаете укрепление? на что ориентироваться чтобы понять когда "разворот" ?
2026-09-30 15:33:24
2
oral_xamitovich
oral_xamitovich :
Вы правы
2026-10-01 01:44:21
0
007zhulik
Агент 007 :
много воды, доллары поступают только за нефть, долларов много стало. временно это всё
2026-09-30 16:13:51
2
kim041542
Dodik :
2026-09-30 19:57:34
1
scerebro01
Cerebra :
если до конца года 350 будет)
2026-09-30 14:50:36
0
genrich206
Genrich :
потому что, тенге самая крепкая в мире валюта 😁
2026-09-30 18:18:20
0
optimus3451
Кирг Лазарус :
Тогда почему все дорожает?
2026-10-01 03:02:48
0
user8122737746101
ммм :
а к другим валютам?
2026-09-30 11:20:41
0
serkbol130
serkbol :
Ну это понятно.
2026-09-30 11:48:13
0
skanword2
г. Малмыж :
смысл каждое колебание обсуждать 🌪️
2026-09-30 14:18:51
0
solaris519
Сэр Леопольд :
Есть закон обратки. Как укрепился так и в обратку пойдет. С еще большой силой
2026-09-30 12:34:18
3
jeandosov_1
Jean Dosov :
котоковое [Слезы радости]
2026-09-30 12:37:40
1
To see more videos from user @qaimaqkz, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Manusia sering kali mengira bahwa segala kenikmatan yang dimilikinya merupakan bukti keistimewaan dirinya. Harta, kesehatan, kedudukan, dan berbagai kemudahan hidup kerap dianggap sebagai tanda bahwa ia lebih baik atau lebih beruntung daripada orang lain. Padahal, nikmat yang datang kepada seseorang tidak selalu menunjukkan kemuliaannya. Kehidupan ini bukan sekadar tempat menerima hadiah, melainkan juga ruang untuk melihat bagaimana manusia menyikapi apa yang telah diberikan kepadanya. Sebagian orang menjadi lebih rendah hati ketika memperoleh kelapangan. Mereka menyadari bahwa segala sesuatu yang dimiliki dapat hilang kapan saja dan tidak sepenuhnya lahir dari kemampuan pribadi. Kesadaran itu membuat mereka lebih mudah bersyukur, lebih ringan berbagi, dan lebih peka terhadap kesulitan yang dialami orang lain. Namun, tidak sedikit pula yang justru berubah menjadi sombong ketika hidupnya dipenuhi kemudahan. Mereka mulai merasa paling mampu, paling pantas, dan perlahan melupakan bahwa semua yang dimiliki hanyalah titipan yang bersifat sementara. Sesungguhnya, nikmat bukan hanya tentang bertambahnya harta atau luasnya kesempatan, tetapi juga tentang apa yang terjadi di dalam hati. Ada orang yang memiliki sedikit, tetapi hidupnya dipenuhi ketenangan dan rasa cukup. Sebaliknya, ada pula yang memiliki segalanya, tetapi tidak pernah merasa puas dan terus dikejar oleh kegelisahan. Keadaan batin seseorang sering kali lebih menentukan nilai sebuah nikmat daripada jumlah yang berhasil dikumpulkannya. Nikmat yang sejati tidak membuat manusia merasa lebih tinggi dari sesamanya. Ia justru melahirkan kerendahan hati dan kesadaran bahwa hidup tidak sepenuhnya berada dalam kendali manusia. Ketika seseorang mampu melihat keberhasilan sebagai amanah, bukan sebagai alasan untuk membanggakan diri, ia akan lebih mudah menjaga keseimbangan antara rasa syukur dan tanggung jawab. Dari sanalah lahir kebijaksanaan untuk menikmati kehidupan tanpa diperbudak oleh apa yang dimiliki. #ribath💫 #ustadzgaul
Manusia sering kali mengira bahwa segala kenikmatan yang dimilikinya merupakan bukti keistimewaan dirinya. Harta, kesehatan, kedudukan, dan berbagai kemudahan hidup kerap dianggap sebagai tanda bahwa ia lebih baik atau lebih beruntung daripada orang lain. Padahal, nikmat yang datang kepada seseorang tidak selalu menunjukkan kemuliaannya. Kehidupan ini bukan sekadar tempat menerima hadiah, melainkan juga ruang untuk melihat bagaimana manusia menyikapi apa yang telah diberikan kepadanya. Sebagian orang menjadi lebih rendah hati ketika memperoleh kelapangan. Mereka menyadari bahwa segala sesuatu yang dimiliki dapat hilang kapan saja dan tidak sepenuhnya lahir dari kemampuan pribadi. Kesadaran itu membuat mereka lebih mudah bersyukur, lebih ringan berbagi, dan lebih peka terhadap kesulitan yang dialami orang lain. Namun, tidak sedikit pula yang justru berubah menjadi sombong ketika hidupnya dipenuhi kemudahan. Mereka mulai merasa paling mampu, paling pantas, dan perlahan melupakan bahwa semua yang dimiliki hanyalah titipan yang bersifat sementara. Sesungguhnya, nikmat bukan hanya tentang bertambahnya harta atau luasnya kesempatan, tetapi juga tentang apa yang terjadi di dalam hati. Ada orang yang memiliki sedikit, tetapi hidupnya dipenuhi ketenangan dan rasa cukup. Sebaliknya, ada pula yang memiliki segalanya, tetapi tidak pernah merasa puas dan terus dikejar oleh kegelisahan. Keadaan batin seseorang sering kali lebih menentukan nilai sebuah nikmat daripada jumlah yang berhasil dikumpulkannya. Nikmat yang sejati tidak membuat manusia merasa lebih tinggi dari sesamanya. Ia justru melahirkan kerendahan hati dan kesadaran bahwa hidup tidak sepenuhnya berada dalam kendali manusia. Ketika seseorang mampu melihat keberhasilan sebagai amanah, bukan sebagai alasan untuk membanggakan diri, ia akan lebih mudah menjaga keseimbangan antara rasa syukur dan tanggung jawab. Dari sanalah lahir kebijaksanaan untuk menikmati kehidupan tanpa diperbudak oleh apa yang dimiliki. #ribath💫 #ustadzgaul

About