@ciklinbeautyboutique: Aku pernah mencintai seseorang hingga seluruh doa terasa memiliki namanya, hingga kepergiannya meninggalkan ruang yang tak mampu diisi siapa pun. Lalu kamu datang perlahan, bukan untuk menghapus masa lalu, melainkan membuatku mengerti bahwa hati yang pernah patah masih bisa berdebar.