@ban_story: LOOK AT ME INSTRUMENTAL (Slowed + Reverb) #mytypemusic #slowedsongs #fypage #audioedit #phonk_music

ban story
ban story
Open In TikTok:
Region: EG
Thursday 01 October 2026 03:21:00 GMT
297134
28322
185
524

Music

Download

Comments

elamordemividaanto0
Antonia te amo 😍💝👑👸 :
🫠🫠🫠🫠🤯🤯
2026-10-01 03:59:26
103
juste_anais55
𝒖𝒕𝒊𝒍𝒊𝒔𝒂𝒕𝒆𝒖𝒓 ♡︎ :
XXXTENTACION 🫶💙💙
2026-10-04 10:16:14
1
eduardo.m2077
Eduardo :
ese sonido como gusta hasta lo tengo de tono de llamada🔥
2026-10-02 03:47:16
6
abrahammedina0632
𖣂︎ Abraham 𖣂︎ :
xxxtentación look at me
2026-10-02 19:05:48
0
sergio.adalberto409
sergio.adalberto409 :
original
2026-10-02 22:55:15
1
moto_2005
Ислам :
Если бы, он был бы живой!☠️
2026-10-02 15:48:22
6
konsuke.prod
depay178 :
btw tuff playlist
2026-10-01 20:26:19
20
eey603
...🔫💤 :
🥺🖤💔
2026-10-01 17:21:31
24
rahatw10
rahat🇧🇩 :
peak
2026-10-01 03:30:33
27
_mk228
🤫 :
ts gas
2026-10-01 21:29:00
15
inter.pol.1
GHOSTFACE :
XXXtentacion
2026-10-02 21:08:16
0
alexis...325
MARTIN 🧃☘️🥀 :
quien mas se puso a entrenar con esto
2026-10-02 01:33:35
14
666_flower1
xxxFcxxx :
my goat
2026-10-02 11:24:33
0
xxxtentacion2018...x
xxxtentacion❤️...Fan :
xxxxtentacion ♥️♥️
2026-10-03 02:59:22
2
abaaaaaaaaaaaaaa1
"عـەبـەِ :
2026-10-01 05:20:40
20
edinsong.g.27
J.E.G :
2026-10-01 03:49:25
10
by_seid52
seid_376 :
🥶
2026-10-01 06:06:34
7
standoff_stream825826
gab_standfof_5376 :
2026-10-01 13:16:16
6
osman22433
rus :
2026-10-02 14:29:36
1
silzv_willian
silzv_willian :
2026-10-02 16:46:39
1
solitario.com080
OZIEL :
2026-10-02 19:13:13
2
motosgp05
ALEX CRISTANCHO :
disciplina ?
2026-10-03 00:01:34
3
akahs208
░A░K░A░S░H░ :
2019🥺👐❤️‍🩹
2026-10-03 08:14:52
4
lack.kevin
Laczkó Kevin :
2026-10-02 17:30:12
1
l.bluex4
Ⓥ .WIPI ☠️ 999✅ :
5-0 Francia
2026-10-02 11:33:09
3
To see more videos from user @ban_story, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

#haruto (4)  Kamu berjalan menuruni anak tangga dengan sedikit tergesa-gesa saat mendengar suara ketukan pintu dari luar rumah.  Kamu melirik sekilas ke arah jam dinding yang menunjukkan pukul delapan malam.
#haruto (4) Kamu berjalan menuruni anak tangga dengan sedikit tergesa-gesa saat mendengar suara ketukan pintu dari luar rumah. Kamu melirik sekilas ke arah jam dinding yang menunjukkan pukul delapan malam. "Siapa yang datang malem-malem begini?" Gumam mu. Pasalnya itu tidak mungkin haruto. Karena lelaki itu bisa saja langsung masuk tanpa mengetuk pintu terlebih dahulu. Ceklek. "Mama? Papa?" Kedua mata mu tampak membulat sempurna saat melihat sosok kedua orang tua mu yang sudah lama tidak kamu temui semenjak kamu menikah. Kamu dengan cepat memeluk erat mereka berdua secara bergantian. "y/n kangen banget sama kalian." Ucap mu setelah melepaskan pelukan itu. "Mama sama papa juga kenapa gamau nengokin aku kesini? Aku disini ngerasa di kurung ma, pa.." Kamu menatap melas ke arah mereka berdua, berniat mengadu tentang kehidupan mu setelah menikah. Ibu mu nampak tersenyum tipis, dia mengusap lembut rambut mu. "Kamu harus tahan y/n, ini semua demi kebaikan kita." Ucapnya. Kamu seketika menghela napas lelah. "Emang gak bisa ya kita mulai lagi dari nol aja? Aku gapapa kalo harus hidup sederhana, aku rela kerja kok." "Engga y/n, papa gak setuju." Celetuk ayah mu. Dia menatap mu lamat. "Kita gak boleh buat semua ini jadi sia-sia." Dahi mu mengernyit, merasa bingung dengan maksud perkataan ayah mu barusan. "Maksudnya?" "Dekati dia, ambil hatinya, kamu harus bisa membuat suami mu itu percaya sepenuhnya sama kamu." Ibu mu ikut tersenyum, dia menepuk pelan pundakmu. "Setelah itu, kamu pastikan semua aset yang dia punya, harus atas nama kamu." Mendengar itu, kamu dengan cepat menatap mereka bergantian. "Maksud kalian aku harus manfaatin haruto buat rebut apa yang dia punya?" Ayah mu mengangguk. "Iya, dan setelahnya baru kamu bisa bebas dari dia." Kepalamu reflek menggeleng. "Engga, aku gamau. Haruto itu orang baik!" "Tapi kamu mau bebas dari dia kan? Itu kan yang kamu mau?" "Jadi turunin apa kata mama sama papa." ••• Kalimat-kalimat itu terus berputar di kepala mu seperti kaset rusak. Di satu sisi, kamu memang ingin sekali lepas dari haruto. Tapi kamu tidak sejahat itu untuk melakukan apa yang orang tua mu perintahkan. Sedari tadi kamu hanya duduk bersandar di atas kasur, dengan pandangan menatap kosong ke depan. Sampai akhirnya pintu kamar terdengar dibuka dari luar. Kamu menoleh, dan terlihat haruto yang baru saja pulang dari kantor. Haruto berjalan mendekat ke arah mu. Dia sedikit menundukkan badannya lalu mencium dahi mu cukup lama. "Kamu belum tidur?" Tanyanya. Kamu hanya menggeleng menanggapinya. "Kenapa?" "Gapapa." Mendengar itu, haruto nampak menghela napas pendek. Dia kemudian berjalan sedikit menjauh dari mu. Hening beberapa saat. Kamu hanya diam dengan haruto yang tampak sibuk membuka dasi dan jam tangan yang ia pakai. Kamu menoleh ke arah haruto yang saat ini tengah membelakangi mu. "Ru." "Hm?" Balasnya tanpa menoleh ke arah mu. Kamu menarik napas panjang, jantung mu rasanya berdetak tidak karuan. "Ayo cerai." Dasi yang baru saja terlepas dari kerah baju lelaki itu, kini tampak dikepal sempurna olehnya. Haruto menoleh. Sorot mata yang biasanya lembut saat menatap mu, kini terlihat menajam. Dia mendekat, raut wajahnya sama sekali tidak ada kehangatan saat ini. Dia duduk di sebelah mu, membuat mu mundur sebari menunduk saat tatapan mata kalian tidak sengaja bertemu. Tapi sebelum itu, sebelah tangan haruto sudah lebih dulu menahan pinggang mu. "Ulang." Ujarnya sebari meraih dagu mu agar mendongak menatap nya. Jarak antara kalian sangat dekat, bahkan kamu bisa merasakan napasnya yang sedikit memburu menahan emosi. "A-aku mau kita cerai." Bukannya membalas, ujung bibir haruto tertarik sedikit, membetuk senyum miring di wajahnya. "Cerai?" Kamu mengangguk. Haruto terkekeh sinis. "Aku paling benci sama kata itu." Dia menatap mata mu lekat. "Aku udah bilang, aku gak akan pernah lepasin kamu." Ujarnya. "Tapi ru---" "Stt, aku gak butuh pendapat kamu." Dia mengusap pelan pipi kanan mu. "You'll always be mine." #treasure #au #pov

About