@kituuum: item fashion peninggi badan nih cuy! kali ini edisi boxy cardigan dari @hazelstudio.id

kitum💫
kitum💫
Open In TikTok:
Region: ID
Thursday 01 October 2026 08:10:00 GMT
2716
8
0
0

Music

Download

Comments

There are no more comments for this video.
To see more videos from user @kituuum, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Penjelasan 👇🏻  - Secara garis besar, kutipan ini mengajak kita untuk merenungkan kesia-siaan rasa khawatir yang berlebihan terhadap masa depan. Berikut adalah penjelasan mendalam mengenai makna di balik kutipan tersebut: 1. Siklus Kekhawatiran yang Tidak Pernah Selesai Kalimat
Penjelasan 👇🏻 - Secara garis besar, kutipan ini mengajak kita untuk merenungkan kesia-siaan rasa khawatir yang berlebihan terhadap masa depan. Berikut adalah penjelasan mendalam mengenai makna di balik kutipan tersebut: 1. Siklus Kekhawatiran yang Tidak Pernah Selesai Kalimat "Bukankah hari inipun hari yang kamu khawatirkan sebelumnya?" mengingatkan kita pada pola pikir manusia yang sering terjebak dalam kecemasan. Ketika berada di masa lalu, kita sering merasa cemas tentang bagaimana nasib kita di hari ini. Namun, setelah hari ini benar-benar terjadi, kita sering kali baik-baik saja atau mampu melewatinya. Ironisnya, bukannya bersyukur, kita justru berpindah mengkhawatirkan hari esok. 2. Menghargai Masa Kini (Sebab-Akibat) Kutipan ini menampar kesadaran kita bahwa fokus yang terlalu besar pada masa depan hanya akan merenggut kedamaian kita di masa sekarang. Masa depan pada dasarnya adalah misteri yang belum terjadi, sedangkan masa kini adalah realitas yang bisa kita kendalikan. Daripada membuang energi untuk mencemaskan skenario buruk yang belum tentu terjadi, lebih baik fokus melakukan yang terbaik hari ini. 3. Pesan Pasrah dan Optimisme Di balik sindiran halus tersebut, terdapat pesan mendalam tentang pentingnya bersikap pasrah (tawakal) setelah berusaha. Cak Nun ingin menyampaikan bahwa hidup ini akan terus berjalan. Kekhawatiran tidak akan mengubah apa yang akan terjadi di masa depan, melainkan hanya akan merusak kebahagiaan dan produktivitas kita di hari ini. - Siapa itu Emha Ainun Najib ? Ainun Najib adalah seorang praktisi teknologi informasi dan data sains asal Gresik, Jawa Timur, yang dikenal luas sebagai penggagas situs KawalPemilu.org dan KawalCOVID19.id. Latar Belakang dan Pendidikan Kelahiran: Gresik, Jawa Timur, 20 Oktober 1985. Pendidikan Menengah: SMA Negeri 5 Surabaya. Ia pernah menjadi anggota tim Indonesia dalam Olimpiade Matematika Asia Pasifik 2003 dan meraih honorable mention. Pendidikan Tinggi: Meraih beasiswa di Universitas Teknologi Nanyang (NTU), Singapura, mengambil jurusan Computer Engineering (Teknik Komputer). Prestasi Pemrograman: Bersama mahasiswa Indonesia lainnya, ia pernah menjuarai kompetisi pemrograman ACM ICPC tingkat regional Asia di Teheran, Iran (2006) dan bertanding di tingkat dunia di Tokyo, Jepang (2007). Karier dan Kontribusi Praktisi Teknologi: Pernah bekerja di IBM Singapura sebagai software engineer dan berkarier di perusahaan teknologi besar seperti Grab sebagai head of analytics, platform and regional business. Inisiator KawalPemilu: Menggagas situs KawalPemilu.org untuk melakukan hitung cepat dan mengawal transparansi hasil pemilihan umum di Indonesia secara crowdsourcing. Inisiator Kawal COVID-19: Membentuk situs KawalCOVID19.id guna menyediakan data dan informasi yang akurat serta terpercaya selama masa pandemi COVID-19 di Indonesia. #tokoh #emhaainunnajib #caknun #caknunquotes

About