@abo.hala.1.3: ان الذين يخشون ربهم بالغيب لهم مغفره واجر كبير #سوره #الملك #القارئ_محمد_رمضان

القارئ محمد رمضان
القارئ محمد رمضان
Open In TikTok:
Region: EG
Thursday 01 October 2026 04:43:32 GMT
1710
232
39
4

Music

Download

Comments

mahmoud12_31
𝑀𝐴𝐻𝑀𝑂𝑈𝐷 ☝️♥️ :
بارك الله فيك أخي 🫵🏻♥️
2026-10-02 15:58:16
1
mahmoud.said816
Mahmoud said :
مشاء الله
2026-10-02 07:31:20
1
user8053071246874
يوشع كعب :
الحمد لى الله ربي العالمين
2026-10-19 06:56:41
1
abn.nouh5
المتوكل على الله :
لا اله الا الله وحده لا شريك له له الملك وله الحمد وهو على كل شيء قدير
2026-10-01 19:17:44
1
abdurrahman.mehmet
Abdelrahman metwly :
جمال ودلال ماشاءالله تبارك الله 😍❤️
2026-10-01 05:05:51
1
omarabdelaziz54
Omar Abd Elaziz :
ربنا يبارك فيك
2026-10-01 22:34:36
1
mohamedali_567
Mohamed Ali :
ربنا يبارك فيك يا حبيبي ويزيدك من فضله ❤️
2026-10-01 16:24:21
1
yeesha534
Ayesha🦋🍉 :
ماشاء الله تبارك الرحمان
2026-10-01 13:52:06
1
hala123740
🌺 ÖM ĤÄŁÄ 🧁 :
ما شاء الله اللهم بارك 🌹❤️
2026-10-01 08:30:30
1
amiraeztwvz
💫🇩🇿𝓐𝓶𝓲𝓻𝓪/أميرة🇵🇸💫 :
طيب الله الأنفاس ما شاء الله
2026-10-01 05:01:04
1
mohamedsaad6674
Mohamed Saad :
تبارك الرحمن ❤️
2026-10-03 15:10:25
1
user56mhp76cgg
روبانزل🦋👑 :
ماشاء الله تبارك الرحمن
2026-10-01 15:51:15
1
ziad.ali.17.4
Ziad Ali |زياد على :
ما شاء الله ♥️
2026-10-01 04:46:32
1
abn.nouh5
المتوكل على الله :
شيخ محمد اقرء سورة الملك كلها لاجل نكررها ونحفظها جزاك الله خيرا
2026-10-01 19:19:41
1
salsabil6298
salsabil :
🥰🥰🥰
2026-10-25 10:16:16
1
alaya196.mejjj
Ella :
[Öppna händer][Öppna händer][Öppna händer]
2026-10-22 05:21:28
1
karimmr.hamza
karem hamza :
♥️♥️♥️♥️
2026-10-20 09:19:46
1
imman6161
Eman :
🥰🥰🥰🥰🥰
2026-10-11 15:12:44
1
imedtunis2
Ghl Paris 93@ :
[Réconfortant][Réconfortant][Réconfortant]
2026-10-07 06:18:59
1
irocktrend
『ROCK』| روك 🦅 EG 🦅 :
❤️❤️❤️
2026-10-01 18:25:15
1
ghanam.ghanam11
Ghanam Ghanam :
[يدان مفتوحتان][يدان مفتوحتان][يدان مفتوحتان]
2026-10-29 08:05:37
1
To see more videos from user @abo.hala.1.3, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Sumpah… aku nulis ini sambil nahan air mata yang tumpah deras di pipi, dada sesak luar biasa, dan tangan gemetar hebat karena kewarasanku benar-benar sudah di ambang batas kehancuran. Di titik terendah hidupku yang paling gelap, penuh kepedihan,  dan membuatku menangis terisak di sudut kamar, aku mau jujur dan melepaskan semua beban batin yang menghimpit jiwaku: aku sekarang sudah tidak bisa melayani suamiku lagi karena kepalaku terus-terusan pusing berat akibat hipertensi yang menggerogoti tubuhku, dan sebagai puncaknya yang paling menyayat hati, suamiku malah melayangkan gugatan cerai padaku di saat aku sedang berjuang menahan sakit dan tidak berdaya! Semua mimpi indah rumah tangga kami hancur lebur dalam sekejap, padahal kalau diingat-ingat kembali, malapetaka mengerikan ini bener-bener berawal dari gejala awal yang dari dulu selalu kuanggap remeh. Tiap kali kepalaku pusing berdenyut, leher belakang kerasa kaku banget, dan tengkuk berat kayak ditimpa beban berkuintal-kuintal, aku selalu ngeles. Dalam hati selalu mikir,  “Ah, paling cuma capek habis urus rumah, kurang tidur dikit, atau kebanyakan pikiran doang, nanti juga hilang sendiri pas dibawa tidur.” Paling banter aku cuma bawa tidur sebentar, dioles minyak angin, atau ditempel koyo di leher tanpa pernah tahu ada bahaya besar yang sedang mengintai di balik diamnya tubuh. Padahal kalau mau jujur, pemicu utamanya ya kebiasaan sepele yang kutumpuk tiap hari tanpa pernah mau peduli. Aku hobi banget begadang sampai subuh demi ngerjain urusan rumah tangga tanpa henti,  menampung stres beban pikiran sendirian tanpa mau cerita ke suami, ditambah pola makan yang hancur lebur hobi banget makan makanan asin gurih berlebihan, gorengan berminyak, dan kurang minum air putih. Aku selalu mikir karena usianya masih muda dan badanku kelihatannya kuat, tubuhku bakal baik-baik aja menampung semua gaya hidup merusak itu. Sampai akhirnya hari naas yang menghancurkan segalanya itu beneran datang.  Rasa pusing dan leher kaku itu mendadak berubah jadi hantaman hebat kepala rasanya mau pecah, pandangan gelap, dan sekujur tubuhku langsung ambruk lemas tak berdaya di hadapanku. Panik setengah mati, keluargaku membawaku buru-buru ke IGD rumah sakit.  Tapi pas alat tensimeter dipasang di lengannya dan perawat selesai memompa... raut wajah petugas medis langsung berubah sangat panik dan tegang.
Sumpah… aku nulis ini sambil nahan air mata yang tumpah deras di pipi, dada sesak luar biasa, dan tangan gemetar hebat karena kewarasanku benar-benar sudah di ambang batas kehancuran. Di titik terendah hidupku yang paling gelap, penuh kepedihan, dan membuatku menangis terisak di sudut kamar, aku mau jujur dan melepaskan semua beban batin yang menghimpit jiwaku: aku sekarang sudah tidak bisa melayani suamiku lagi karena kepalaku terus-terusan pusing berat akibat hipertensi yang menggerogoti tubuhku, dan sebagai puncaknya yang paling menyayat hati, suamiku malah melayangkan gugatan cerai padaku di saat aku sedang berjuang menahan sakit dan tidak berdaya! Semua mimpi indah rumah tangga kami hancur lebur dalam sekejap, padahal kalau diingat-ingat kembali, malapetaka mengerikan ini bener-bener berawal dari gejala awal yang dari dulu selalu kuanggap remeh. Tiap kali kepalaku pusing berdenyut, leher belakang kerasa kaku banget, dan tengkuk berat kayak ditimpa beban berkuintal-kuintal, aku selalu ngeles. Dalam hati selalu mikir, “Ah, paling cuma capek habis urus rumah, kurang tidur dikit, atau kebanyakan pikiran doang, nanti juga hilang sendiri pas dibawa tidur.” Paling banter aku cuma bawa tidur sebentar, dioles minyak angin, atau ditempel koyo di leher tanpa pernah tahu ada bahaya besar yang sedang mengintai di balik diamnya tubuh. Padahal kalau mau jujur, pemicu utamanya ya kebiasaan sepele yang kutumpuk tiap hari tanpa pernah mau peduli. Aku hobi banget begadang sampai subuh demi ngerjain urusan rumah tangga tanpa henti, menampung stres beban pikiran sendirian tanpa mau cerita ke suami, ditambah pola makan yang hancur lebur hobi banget makan makanan asin gurih berlebihan, gorengan berminyak, dan kurang minum air putih. Aku selalu mikir karena usianya masih muda dan badanku kelihatannya kuat, tubuhku bakal baik-baik aja menampung semua gaya hidup merusak itu. Sampai akhirnya hari naas yang menghancurkan segalanya itu beneran datang. Rasa pusing dan leher kaku itu mendadak berubah jadi hantaman hebat kepala rasanya mau pecah, pandangan gelap, dan sekujur tubuhku langsung ambruk lemas tak berdaya di hadapanku. Panik setengah mati, keluargaku membawaku buru-buru ke IGD rumah sakit. Tapi pas alat tensimeter dipasang di lengannya dan perawat selesai memompa... raut wajah petugas medis langsung berubah sangat panik dan tegang. "Ini tensinya melonjak sangat krisis terekstrem di angka 210/110!" seru perawat dengan nada buru-buru memanggil dokter spesialis. Kalimat vonis dari dokter setelahnya langsung bikin petir menyambar tepat di dadaku dan duniaku runtuh seketika: "Ibu mengalami Hipertensi Kritis yang memecahkan pembuluh darah di otaknya dan memicu ancaman Stroke Berat! Tekanan setinggi ini merusak sistem saraf, membuat fisik melemah total, dan butuh istirahat total serta pengobatan seumur hidup!" Detik itu juga, duniaku runtuh tak tersisa. Hidupku berubah jadi penjara penderitaan: raga lemas tak berdaya, tidak bisa lagi menjalankan kewajiban sebagai istri, dan sebagai puncak dari segala kepedihan, suami yang paling kuandalkan justru tega meninggalkanku dan melayangkan gugatan cerai di saat aku paling butuh dukungan hidupnya. Jujur, penyesalan selalu datang terlambat dan rasanya membakar dada tanpa henti. Kenapa sih dulu aku begitu bodoh mengabaikan sinyal pusing dan tengkuk kaku? Dari sini aku makin sadar kalau hipertensi tuh beneran silent killer yang paling jahat. Dia menyelinap diam-diam di balik kesibukan harian, merusak tubuh tanpa suara, dan begitu meledak, bukan cuma raga yang disiksa, tapi keutuhan rumah tangga, harga diri, dan hati kita ikut dihancurkan tak bersisa. #fyp #viral #hipertensi #darahtinggi #tekanandarahtinggi

About