Language
English
عربي
Tiếng Việt
русский
français
español
日本語
한글
Deutsch
हिन्दी
简体中文
繁體中文
API
Home
How To Use
Language
English
عربي
Tiếng Việt
русский
français
español
日本語
한글
Deutsch
हिन्दी
简体中文
繁體中文
Home
Detail
@quangngoc556: Cục csgt đã trả lời báo chí lái xe yếu kém thì không được chạy vào cao tốc .chạy lên dốc không đủ tốc độ tối thiểu thì camera phạt nguội rán mà chịu 😀#nghelaixe😘🥰🚌 #xuhuong #master2024bytiktok
Container 77 /81 👌🫶24 /7
Open In TikTok:
Region: VN
Thursday 01 October 2026 05:08:13 GMT
76794
1034
363
81
Music
Download
No Watermark .mp4 (
0MB
)
No Watermark(HD) .mp4 (
0MB
)
Watermark .mp4 (
0MB
)
Music .mp3
Comments
Sơn Võ :
không biết cục này là gì luôn ý 😂😂😂
2026-10-01 06:50:11
54
Sáu Luân :
Tụi này nó ngồi trong phòng lạnh nó phán như đúng rồi
2026-10-01 07:17:39
27
Vựa Khô Tân Phát :
Cho bộ ca điều tra xem cục này là cục gì 😂
2026-10-01 07:28:23
27
Tuấn Bùi 94 :
Xe mình mới vậy là do kĩ năng lái xe của mình kém rồi 🥺
2026-10-01 07:41:20
19
gialongtruck :
Cho cán bộ cục chạy thử xe tải xem kỹ năng của cục kém hay ae lái xe kém😅😂😁
2026-10-01 06:45:02
39
Phạm Huy Biển :
Cho mấy ông csgt lái xe hàng nặng test trước làm mẫu cho anh em học theo, ông nào lái yếu ko làm được cho ra khỏi ngành 😁😁😁
2026-10-01 09:10:03
1
đông bg.180286 :
do cục yếu kém quá nên nó vậy
2026-10-01 07:52:35
6
Buôn Dưa :
chuyển giao nghành vận tải cho bộ ca
2026-10-01 09:01:00
7
Xe dịch vụ 14 :
cho tại hạ hỏi Cục này là Cục j [Cười lớn]
2026-10-01 09:10:00
5
Nguyễn Vũ :
Việt Nam mình hết người tài rồi cho nên có những người rất rất tài nó mới nghĩ ra được những điều như vậy bái phục
2026-10-01 08:41:32
8
Binh Báo :
Bái phục
2026-10-01 07:18:42
3
Thuong Nguyen :
thôi ae tài mình yếu kém đi ql còn để cho mấy ông cục ổng đi ở cao tốc ổng đóng phí
2026-10-01 10:55:41
3
Trường Quyên 1234 :
Quá khốn nạn
2026-10-01 09:52:51
2
Mr Sơn - độ xe chắp vá :
Cục khảo sát bằng xe bán tải à
2026-10-01 10:32:49
1
DVDL_Hải_Đăng_🚌👷 :
Kêu bộ cầm xe thử là biết à
2026-10-01 07:56:37
6
người vùng cao 🇻🇳🌞🦍 :
thế phải cho ông đó ngồi lái những chiếc xe đó rồi nhận xét
2026-10-01 06:54:11
6
Trường Hồ :
Cục trả lời vậy thua cục rồi.😅😅😅
2026-10-01 07:42:10
3
Tôi là Tôi :
nể quá mấy quan ơi 😂😂😂
2026-10-01 08:27:28
1
Phong Nhã :
má kêu mấy tài xế lên lm lãnh đạo tui thấy mai ra dân còn có cái ăn cái mặc
2026-10-01 08:13:28
9
SơN BụI2109 :
🤣🤣🤣🤣 Chuẩn r kỹ năng yếu thì đừng lên cao tốc nha các bác tài😁😁😁😁.
2026-10-01 07:26:36
4
MINH HOÀNG GIA :
xe có tải và ko có tải nó khác hoàn toàn
2026-10-01 07:06:33
2
_ductq :
Cục nói j cũng đúng
2026-10-01 07:06:57
2
Nothing Man :
Cục ko biết lái xe tải 😂😂
2026-10-01 06:58:31
4
Vĩnh Vệ 8386 :
luật với cán bộ VN chán thật
2026-10-01 07:48:05
1
lão hổ :
bằng F là bố của các loại bằng mà họ lại k biết cái sơ đẳng đó à.
2026-10-01 07:19:03
4
To see more videos from user @quangngoc556, please go to the Tikwm homepage.
Other Videos
POV | Sean bukan sekedar aa Bandung biasa. Nama Sean Arya Winata, cukup dikenal di sekolahnya. Bukan hanya karena keluarganya yang masih memiliki darah menak Sunda, tetapi juga karena tingkahnya yang jauh dari bayangan orang-orang tentang seorang keturunan keluarga terpandang. Sean seharusnya tumbuh menjadi laki-laki yang tenang, berwibawa, dan penuh tata krama. Namun justru ia tumbuh menjadi anak tongkrongan paling berisik satu sekolah. Kamu sendiri adalah seorang gadis blasteran Belanda yang baru satu minggu lalu pindah ke Indonesia, setelah terlalu lama hidup di luar negeri. Bandung masih terasa asing bagimu. Mulai dari udara dinginnya, logat orang-orangnya, sampai kebiasaan anak-anak sekolah yang menurutmu terlalu ramai. Dan hari ini, menjadi pertama kalinya kamu menginjakkan kaki di sekolah barumu. ••• Sebuah mobil Range Rover hitam yang berhenti tepat di depan gerbang sekolah, sukses menarik perhatian banyak pasang mata bahkan sebelum pintunya terbuka. Saat kakimu turun menyentuh aspal, kamu sempat terdiam sesaat. Tatapan orang-orang terasa begitu asing. Bisikan kecil mulai terdengar di sana-sini, bercampur dengan rasa penasaran dari para siswa yang memperhatikanmu tanpa malu-malu. Termasuk sekelompok anak tongkrongan yang sejak tadi duduk santai di area parkiran bersama motor mereka. “Saha eta, euy? Hebring pisan ka sakola naek Range Rover,” celetuk Kenan pelan, membuat beberapa temannya ikut menoleh. Termasuk Sean. Martin ikut berdiri penuh antusias. “Ajig… geulis pisan euy…” Suara di parkiran itu seketika penuh. Namun di antara mereka, Sean menjadi orang yang paling diam. Cowok itu masih duduk santai di atas motor hitam miliknya. Helm masih menggantung ditangannya, sementara matanya tak lepas sedikit pun darimu. Entah karena wajah pucat cantikmu, sorot bingung di matamu, atau caramu berdiri canggung di tengah lingkungan yang benar-benar baru bagimu. Yang jelas, kehadiranmu cukup berhasil mencuri perhatiannya. Begitu melihat langkahmu mulai mendekat ke arah gedung sekolah, Sean tiba-tiba turun dari motornya tanpa mengatakan apa pun. Tatapannya masih mengikutimu—seolah tanpa sadar, kakinya sendiri yang membawanya melangkah mendekat. Melihat itu, teman-temannya spontan heboh sendiri. “Eh, si kehed rek kamana itu?” celetuk James. “Samperin hayu anying, samperin! Malah diem aja!” sahut Juju menepuk bahu Martin. Beberapa dari mereka langsung ikut berdiri, sementara Sean berjalan paling depan dengan ekspresi santai seolah tak terjadi apa-apa. Senyumnya sudah terpampang jelas begitu melihatmu semakin mendekat. Dan di situlah langkahmu perlahan melambat. Kedua tanganmu masih menggenggam erat tali tas, sementara tatapanmu tampak gugup sekaligus bingung melihat segerombolan cowok yang kini berdiri tepat di hadapanmu. Terutama satu cowok yang paling mencolok di antara mereka. Sean. Kedua tangannya masuk ke dalam saku celana, bajunya sengaja dikeluarkan—dibalut jaket kulit hitam dengan dasi yang terpasang rapi. Kini ia berdiri santai sambil menatapmu tanpa rasa canggung sedikit pun. Sementara di belakangnya, teman-temannya sudah ribut sendiri. Sean langsung menoleh singkat ke belakang dengan tatapan malas. “Cicing atuh, barudak. Ieu mah bagian aing.” Setelah itu, cowok itu kembali menatapmu dengan senyum tengil yang entah kenapa justru terlihat manis. “Halo cantik,” ucapnya santai lalu ia mengulurkan tangan. “Sean. Aa Bandung anu kasep.” Kamu hanya terdiam beberapa detik, bingung harus bereaksi bagaimana. Namun karena tidak enak, kamu tetap menyambut uluran tangannya pelan. “Y/n,” jawabmu setengah gugup. Sean tersenyum kecil. Tapi anehnya, cowok itu tidak juga melepaskan genggaman tanganmu. Tatapannya masih tertahan padamu. Kamu mulai mencoba menarik tanganmu perlahan, namun Sean malah menahan genggamannya sebentar lagi. Dan itu sukses membuat teman-temannya heboh cekikikan. Martin yang sedari tadi tak terima, memisahkan paksa jabatan tangan kalian. “Heh! Udah atuh udah!— +🗨️ #pov #seonghyeon #cortis #seonghyeonedit #fyp
I know who i be🔥🔥 || Collab with my brother @charly.ae || #edit #aftereffects #nigeriantiktok🇳🇬🇳🇬🇳🇬 #fyp #davido @davido
Harga bawang merah makin mahal? Mending tanam sendiri di pekarangan rumah! 🧅 Pakai Benih Bawang Merah Unggul ini—isi melimpah (100+ seeds), tahan hama, dan cocok di segala lahan. Panen puas, hemat belanjaan! 👉 Klik keranjang kuning & borong benihnya sekarang! #BenihBawangMerah #BerkebunDiRumah #TanamanBawang #RacunTiktok #FYP
Part 26 #manufacturing#factoryprocess#factorylife#assemblyline #madeinusa@𝙁𝘼𝘾𝙏𝙍𝙊 𝙇𝘼𝘽 @Sk Processing @HK Factro
i'm gonna live every minute of it. #soul #souledit #movieedit #fyp #joegardener
Socialist Modernism in Bucharest! Bucharest’s Socialist Modernism (1950s–1989) fused modernist functionality with communist doctrine, producing stark, utilitarian structures meant to serve collective needs. Unlike the ornate neo-classical socialist style seen in the Palace of the Parliament, these buildings embraced raw concrete, repetitive modular designs, and imposing scales—prioritizing efficiency over aesthetics. Key examples include the Drumul Taberei and Militari housing districts, where standardized apartment blocks embodied socialist egalitarianism (and later, urban decay). Another notable structure is the IMGB Factory, showcasing the era’s emphasis on industrial production over ornament. These buildings were designed to reflect the regime’s vision of a homogenized, egalitarian society, though their rigid uniformity often sacrificed livability. Today, these structures divide opinion—some see them as oppressive relics, others as cultural artifacts ripe for adaptive reuse. Their unflinching concrete forms remain a tangible record of an era that reshaped Bucharest’s identity. 📸 Photograph by Dumitru Rusu | Documentation: ©️ BACU Association / 2013-2025 #socmod #socheritage #socmodernism #sovietmodernism #brutalism #archilovers #architecturelovers #architecture #brutalist #modernarchitecture #minimalism #brutalism #brutalistarchitecture #concrete #construction #architecturephotography #modernism #brutgroup #architectural #design #minimal #socialistmodernism #brutalism #concretearchitecture #modernistarchitecture #concretehouse #socmonumentalart #brutgroup
About
Robot
API
Legal
Privacy Policy