@mackenziekoonts: Living in the comfy pants and comfy outfits this pregnancy #pregnantmom #maternityfashion #shopwithconfidence #maternityoutfit #OOTD

Mackenzie Koonts | SAHM
Mackenzie Koonts | SAHM
Open In TikTok:
Region: US
Thursday 01 October 2026 12:39:14 GMT
2243
11
0
0

Music

Download

Comments

There are no more comments for this video.
To see more videos from user @mackenziekoonts, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Murid*:
Murid*: "Syeh... mengapa aku diuji oleh hutang? Rasanya setiap kali aku melunasi satu, muncul lagi yang lain. Malamku gelisah, siangnya malu bertemu orang. Apakah Allah murka padaku?" *Syekh Abdul Qadir al-Jailani*: "Duduklah anakku. Tarik nafas. Hutang itu bukan tanda Allah murka. Ia adalah surat dari Allah untuk hatimu." *Murid*: "Surat? Tapi isinya menakutkan, Syeh. Penagih datang, keluarga menuntut, harga semakin tinggi." *Syekh Abdul Qadir*: "Benar. Ujian memang datang dengan wajah yang menakutkan, agar kita lari kepada-Nya, bukan lari darinya. Dengar: ada 3 hal yang Allah inginkan ketika seorang hamba diuji hutang." *Murid*: "Apa itu, Syeh?" *Syekh Abdul Qadir*: "*Pertama, membersihkan hati.* Harta membuat manusia lupa. Hutang membuat manusia ingat. Ia memotong kesombongan dan menumbuhkan tawadhu. Bukankah Nabi kita berlindung dari hutang? Karena hutang bisa membuat orang berbohong dan mengingkari janji." "*Kedua, menguji amanah.* Hutang adalah amanah. Bagaimana kau menjaga janji kepada manusia, itulah cermin bagaimana kau menjaga janji kepada Allah. Bayarlah semampumu, jujurlah dengan yang memberi hutang. Minta tempo jika tak mampu. Allah melihat usahamu, bukan hanya hasilnya." "*Ketiga, mendekatkanmu kepada doa.* Orang yang lapang jarang menangis di sepertiga malam. Tapi orang yang berhutang, sering sujudnya paling panjang. Allah ingin mendengar suaramu. Dia ingin kau berkata: 'Ya Allah, hanya Engkau yang bisa melapangkan.'" *Murid*: "Lalu apa yang harus aku lakukan, Syeh? Aku lelah." *Syekh Abdul Qadir*: "Lakukan 4 perkara ini: 1. *Bertaubat dan perbaiki niat.* Jika hutang itu untuk maksiat, hentikan. Jika untuk kebutuhan, mintalah keberkahan di dalamnya. 2. *Bekerja dan ikhtiar.* Jangan duduk menunggu keajaiban. Jemput rezeki. Sedikit tapi halal lebih dicintai Allah daripada banyak tapi haram. 3. *Jaga lisan dan janji.* Temui orang yang memberi hutang. Jelaskan dengan baik. Hati manusia bisa dilembutkan jika kita jujur. 4. *Perbanyak doa Nabi:* _'Allahumma inni a'udzu bika minal hammi wal hazan, wal 'ajzi wal kasal, wal jubni wal bukhl, wa dhola'id daini wa gholabatir rijal'_ 'Ya Allah aku berlindung kepada-Mu dari kegelisahan, kesedihan, lemah, malas, pengecut, kikir, lilitan hutang, dan tekanan orang.'" *Murid*: "Apakah akan selesai, Syeh?" *Syekh Abdul Qadir*: "Anakku, yang pasti selesai itu bukan hanya hutangnya. Yang Allah inginkan selesai itu adalah sifat tamak, putus asa, dan jauh dari-Nya di dalam dirimu. Jika Allah mendapati hatimu sabar, jujur, dan tetap bersyukur saat diuji, maka Dia bisa menutup hutangmu dengan satu pintu rezeki yang tak kau sangka. Bisa dari arah yang tak kau hitung." "Ingat: laut bisa surut, tapi janji Allah tidak pernah surut. Ujiannya sebentar, pahalanya kekal." *Murid*: _menangis_ "Terima kasih, Syeh. Dadaku sedikit lebih lapang sekarang." *Syekh Abdul Qadir*: "Lapangkan juga dada orang yang memberi hutang kepadamu. Dan lapangkan tanganmu untuk sedekah walau sedikit. Karena sedekah memadamkan murka Allah dan membuka pintu rezeki. Allah tidak akan menyia-nyiakan satu dirham pun yang kau keluarkan karena-Nya." --- Semoga Allah melapangkan urusanmu ya 🙏 Hutang memang berat, tapi bukan akhir. Itu jalan Allah untuk mendidik dan mengangkat derajat.

About