@ariani527: Akar masalah adalah sistem kapitalisme demokrasi sekuler lahir untuk oligarki bukan utk rakyatnya rakyatnya dijadikan korban dan di bodohi. Sistem demokrasi sekuler kapitalisme terlihat kokoh tp retaknya malah terlihat jelas.yg dijanjikan kesejahteraan justru sering berujung kesenjangan ini bukan kebetulan ini pola.dlm kapitalisme manusia jd penentu segalanya benar dan salah ditimbang oleh akal dan kepentingan bukan Wahyu, bukan aturan yang tetap akibatnya hukum bs berubah sesuai siapa yg berkuasa sistem ini ini fleksibel tp rapuh mengikuti nafsu penguasa saat ini.ekonomipun banyak berdiri di atas yg sama uang berputar besar di sektor non Real sementara yg nyata produksi dan kebutuhan dasar justru tertinggal inilah akar krisis demi krisis sistem yg rapuh ini terus melahirkan gejolak ekonomi yang tak kunjung selesai dan konflik di mana mana ketimpangan ketidakadilan terjadi di mana mana masihkah ini di anggap normal ?. Negara wajib mengelola kemudian hasilnya digunakan untuk memenuhi kebutuhan hajat hidup rakyat seperti kesehatan pendidikan gratis. Negara bukan memalak rakyatnya dgn beraneka ragam pajak yang terus menerus zalim terhadap rakyatnya.
MAKA DARI ITU,MEREKA NGOTOT MEMBERI MAKAN DARIPADA MENCERDASKAN KEHIDUPAN BANGSA
KENAPA??? KARENA KALAU RAKYATNYA CERDAS DAN PINTAR AKAN SUSAH DIATUR
DAN MEREKA TIDAK FAHAM JUGA😏
2026-10-02 04:46:21
2
Mimin :
rakyat Indonesia Mash banyak yg belum sdr akan hal itu. nnti pemerintah d anngapnya yg paling perduli dg rakyat.. bar doa anngap perduli dan baik bak pahlawan.
2026-10-01 16:49:09
3
KEMECER :
LOGIKA
2026-10-02 03:46:59
3
Abel's mom :
gini amat nasib rakyat indo😳
2026-10-02 05:28:07
2
YOEDI :
Ini sebenarnya sudah berjalan bertahun-tahun, sayang rakyat kita ini kapan sadarnya hanya dibohongi terus - terusan, masih aja kalau pemilu dipilih
2026-10-02 06:09:16
2
a dul266 :
itulah..tipu daya syaithon yg terkutuk.
2026-10-02 08:35:22
1
amri :
bodohnya rkyat jika memahami parlimen itu menjaga kepentingan rakyat dn kebajikan rakyat.sebenarnya parlimen itu adalah untuk melindungi kepentingan mereka dahulunya yg menjajah negara.
2026-10-01 23:47:19
2
Ikshan Noah :
kawal. libatkan. tokoh ,msyarakat tokoh. kepercayaan fan tokoh. agama yg terpenting. yrasparan.
2026-10-02 05:07:13
2
bejo :
betul.100% pemerintah akan miskinkan rakyat
2026-10-02 04:19:25
2
Rachmat :
Kita dijajah oleh bangsa kita sendiri. Para pejabat dinafkahi oleh rakyat melalui pajak di semua lini.
Setuju jangan bayar pajak.
2026-10-01 21:57:29
3
⚡ :
jaman Jokowi berkuasa sampai sekarang tipu tipu
2026-10-01 16:55:55
2
yutuber lagu :
benar apa yang di ucapkan bapak proklamator bung Karno kita bisa mengusir penjajah tapi kita tidak bisa melawan penjajah bangsa sendiri yang rakus akan kekuasaan dan jabatan untuk memiskinkan rakyat Indonesia supaya bodoh dan menjadi kacung
2026-10-01 23:46:54
2
mey :
jgn harap ...Konoha rakyat nya bisa makmur SMP mampus jg
2026-10-02 01:08:28
2
irwan :
rakyat yg bodoh adalah aset berharga bagi penguasa yg rakus
2026-10-02 09:23:35
1
bibit unggul :
sudah terbaca alur tipu daya mereka, dan kita makin tidak berdaya🥹😭
2026-10-01 16:49:23
3
Jhon narimo :
Rakyat jangan diaaam sajaa
2026-10-02 11:12:16
0
wekade :
salam merdeka
kita sebagai rakyat harus merdeka benar benar merdeka tanpa ada pungutan segala jenis bayar pajak
2026-10-02 07:29:00
0
BangNyoee :
Rejim ini memang menganut sistem mamarika...pajak jadi yg utama pendapatan negara....
Hasil bumi nya dikemanain...
2026-10-01 17:15:56
0
®️RennO🌹 :
Teori Politik [Tertawa sampai menangis].
Bansos Desil hanya Pemanis Supaya perang sendiri
2026-10-01 21:51:43
1
🐝 Raja lebah 🐝 :
kita bergerak semuanya jangan mau di sengsara kn
2026-10-02 01:02:56
4
darwin ani :
jgn mau bayar pajak....titik..
2026-10-01 19:36:41
1
Cucu Nurhasanah :
miris nya lagi rakyat mendukung nya,
2026-10-01 21:53:17
2
Bambang Agus :
penjajahan hrs dihapuskan dmuka bumi krn gak sesuai dg UUD 45
..
2026-10-02 02:41:30
1
Abdul Rauf :
itu adalah sifat dajjal,,😃😃😃
2026-10-01 16:51:44
1
zozo78 :
ASUU
2026-10-02 03:36:29
1
To see more videos from user @ariani527, please go to the Tikwm
homepage.