kholisshi :
aku adalah manusia egois. nggak bisa bilang suamiku lebih capek. dia adalah pelaut, sebelum menikah dia juga pelaut. dalam otakku tidak ada perubahan apapun di hidupnya, sebelum menikah, setelah menikah, setelah punya anak dia tetap pelaut. di kapal kerjaan dia tetap sama. sedangkan aku semuanya berubah. sebelum menikah aku kerja bisa nerima banyak customer tanpa mikirin pembagian waktu. setelah menikah aku harus bagi waktu untuk perhatiin suami. apalagi setelah melahirkan, aku harus rela tolak2 customer biar aku bisa balance antara kerja, urus rumah, urus anak. dan di kapal kerjaan suamiku tidak ada perubahan dari dulu. pernah suami marah karena aku cuek, kebanyakan kerja. saat itulah aku nangis2 ke dia, aku ini capek urus rumah sendiri, urus anak sendiri, anaknya nggak mau makan, GTM, dia butuh sosok ayah, disisi lain aku juga harus kerja karena sudah ada janji sama customer buat kerjain barang. dan disaat seperti itu dia menuntut aku untuk perhatian ke dia. padahal aku udah berusaha pendam agar dia tenang disana, karena suami marah dan nuntut aku, suami anggap aku nggak perhatian ke dia. saat itulah aku meledakkk. suami kerja di kapal kerjaan dia dari dulu itu tetap, hari2nya nggak ada perubahan, yang berubah hanya isi pikirannya yg kangen sama anak istri makanya nuntut perhatian. tapi aku sebagai istri juga di rumah handle semuaaaaaa sendirian, perubahan hidup yang drastis, semua hal minta dijadikan prioritas, suami, anak, rumah, kerjaan. kalau ditanya capek siapa? kujawab capek aku, dan aku egois nggak terima kalau dibilang suami lebih capek.
2026-10-03 07:54:30